Gaya Balap Berbeda dengan Pol Espargaro, Alasan Johann Zarco Kesulitan di KTM

Pada hari pertama sesi tes di Sepang, Rabu (06/02), Zarco hanya menempati posisi 20 dari total 26 pembalap yang ikut tes.
Hendry WibowoHendry Wibowo - Kamis, 07 Februari 2019
Gaya Balap Berbeda dengan Pol Espargaro, Alasan Johann Zarco Kesulitan di KTM
Johann Zarco (Twitter/KTM)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sesi tes pra-musim MotoGP 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia, kembali mengindikasikan proses adaptasi Johann Zarco di tim Red Bull KTM Factory tidak berjalan mulus.

Terbukti pada hari pertama sesi tes di Sepang, Rabu (06/02), Zarco hanya menempati posisi 20 dari total 26 pembalap yang ikut tes.

Baca Juga:

Akhirnya Valentino Rossi Senang dengan Performa Motor Yamaha YZR-M1 2019

Posisi Dua Hari Pertama Tes Sepang, Alex Rins Sebut Kecepatan Motor Suzuki Ada di Tiga Besar

Yang perlu jadi sorotan, rekan setimnya, Pol Espargaro bisa menempati posisi 10. Sangat jelas, ada yang salah dengan kolaborasi Zarco bersama motor KTM RC16.

Eks pembalap Tech 3 itu pun menceritakan alasan ia begitu kesulitan menaklukkan motor KTM ketimbang Pol. Menurutnya gaya balapnya tidak cocok dengan karakteristik motor tim saat menikung.

"Kami kesulitan untuk merebahkan motor, ini sangat menyiksa saya. Saya benar-benar tidak punya gaya balap yang sama sepertin Pol," kata Zarco.

"Pada pertengahan dan keluar tikungan, merupakan titik di mana saya sangat lemah. Tapi secara keseluruhan, pada tengah tikungan, saya kehilangan banyak waktu ketimbang pembalap lain," lanjutnya.

Komentar Zarco di atas mengindikasikan, motor KTM 2019 bakal dikembangkan ke dua arah yang berbeda. Pertama, yang cocok dengan gaya balap Pol, satu lagi yang bersahabat untuk Zarco.

"Kami telah berkembang tapi kami belum melakukan sesuatu yang besar. Karena masih banyak yang harus dikerjakan dan perubahan yang kami inginkan, merupakan sesuatu yang besar," Zarco menuturkan.*

Baca Berita Selengkapnya soal MotoGP Lainnya di KabarOto.com

Tes MotoGP Sepang MotoGP 2019 Breaking News Johann Zarco KTM

Hendry Wibowo

Motorsports Enthusiast and Giallorossi Fan
Show More

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Belgia vs Senegal Secara Gratis, Live Kamis (2/7) Pukul 03.00 WIB
Cara nonton Belgia vs Senegal gratis di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Cek jadwal live TVRI, link streaming, jam kick-off 03.00 WIB, dan prediksi susunan pemain.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Cara Menonton Belgia vs Senegal Secara Gratis, Live Kamis (2/7) Pukul 03.00 WIB
Piala Dunia
Bagan 16 Besar Piala Dunia 2026 Mulai Terisi, Prancis dan Brasil Dapat Lawan Berat
Bagan Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 mulai terbentuk. Simak tiga laga yang sudah dipastikan, termasuk Prancis vs Paraguay, Brasil vs Norwegia, dan Kanada vs Maroko.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Bagan 16 Besar Piala Dunia 2026 Mulai Terisi, Prancis dan Brasil Dapat Lawan Berat
Jadwal
Cara Menonton Inggris vs RD Kongo Secara Gratis, Live Sebentar Lagi Pukul 23.00 WIB
Cari cara nonton Inggris vs RD Kongo gratis? Simak jadwal live TVRI, link streaming, prediksi susunan pemain, dan jam kick-off Babak 32 Besar Piala Dunia 2026.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Cara Menonton Inggris vs RD Kongo Secara Gratis, Live Sebentar Lagi Pukul 23.00 WIB
Lainnya
Jadi Saksi di Sidang PTUN, Sekjen NOC Indonesia Tekankan Kepatuhan Terhadap Olympic Charter
Sekjen NOC, Wijaya Noeradi menjadi saksi dalam sidang di PTUN dalam perkara gugatan Ketua Pengprov Pertina NTT terhadap Menpora.
BolaSkor - Rabu, 01 Juli 2026
Jadi Saksi di Sidang PTUN, Sekjen NOC Indonesia Tekankan Kepatuhan Terhadap Olympic Charter
Piala Dunia
3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Pemenang Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina
Sebelum menyaksikan Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, simak prediksi superkomputer, head to head, kondisi pemain, dan statistik lengkap.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Pemenang Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina
Liga Indonesia
Tunjuk PSGC Ciamis Sebagai Tim Satelit, Ini Keuntungan untuk Persib Bandung
Persib resmi menjadikan PSGC Ciamis sebagai tim satelit untuk Liga 2 2026/2027. Simak tujuan kerja sama, manfaat bagi pemain muda, dan strategi jangka panjang Maung Bandung.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Tunjuk PSGC Ciamis Sebagai Tim Satelit, Ini Keuntungan untuk Persib Bandung
Piala Dunia
Breaking News: Jurgen Klopp Bersedia Turun Gunung Melatih Timnas Jerman
Jurgen Klopp dikabarkan siap mempertimbangkan melatih Timnas Jerman usai Piala Dunia 2026. Simak laporan Fabrizio Romano, posisi Julian Nagelsmann, dan perkembangan terbarunya.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Breaking News: Jurgen Klopp Bersedia Turun Gunung Melatih Timnas Jerman
Piala Dunia
3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Pemenang Duel Belgia vs Senegal
Sebelum menyaksikan Belgia vs Senegal di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, simak 3 fakta penting, prediksi superkomputer Opta, kondisi pemain, dan statistik menarik.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Pemenang Duel Belgia vs Senegal
Piala Dunia
Superkomputer Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: The Three Lions Unggul Jauh
Superkomputer Opta memprediksi Inggris jauh lebih diunggulkan saat menghadapi RD Kongo di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Cek prediksi skor, peluang menang, dan analisis lengkap.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Superkomputer Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: The Three Lions Unggul Jauh
Sports
Indonesian Padel League 2026 Resmi Diluncurkan, Era Baru Kompetisi Padel Profesional Indonesia Dimulai
PT Liga Padel Indonesia dan PBPI resmi meluncurkan Indonesian Padel League 2026. Kompetisi padel profesional berbasis klub kota akan bergulir mulai Agustus 2026 hingga Februari 2027.
Rizqi Ariandi - Rabu, 01 Juli 2026
Indonesian Padel League 2026 Resmi Diluncurkan, Era Baru Kompetisi Padel Profesional Indonesia Dimulai
Bagikan