Format Tidak Berubah, Liga 2 Direncanakan Digelar Februari sampai Maret 2021

Format Liga 2 tetap home tournament dari Februari sampai Maret 2021.
Hadi FebriansyahHadi Febriansyah - Selasa, 03 November 2020
Format Tidak Berubah, Liga 2 Direncanakan Digelar Februari sampai Maret 2021
Dirut PT LIB, Akhmad Hadian Lukita dan Dirop, Sudjarno. (BolaSkor.com/Hadi Febriansyah)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah resmi mengirimkan surat kepada kontestan klub Liga 2 2020 terkait lanjutan kompetisi yang akan digelar pada tahun 2021 mendatang. Dalam surat tersebut, PT LIB tidak mengubah format kompetisi yang sudah ada.

Dalam surat bernomor 395/LIB-KOM/XI/2020 tertulis Liga 2 akan berubah titel dari Liga 2 2020 menjadi Liga 2 2020/2021. Rencananya kompetisi kasta kedua Indonesia ini akan digelar pada periode Februari-Maret 2021 dengan format yang sama.

Seperti diketahui, Liga 2 akan dilangsungkan dengan sistem home tournament yang dibagi menjadi empat grup. Setiap grup terdiri dari enam tim.

Nantinya, dua tim terbaik dari setiap grup bisa masuk ke dalam babak delapan besar. Lalu empat tim terbaik setelahnya melaju ke semifinal. Dua tim terbaik terakhir masuk ke final.

Baca Juga:

PT LIB Beri Subsidi Rp200 Juta kepada Klub Liga 1 untuk Bulan Oktober-Januari

Tak Ada Kompetisi Baru, Dirut PT LIB Tegaskan Liga 1 2020 Tetap Dilanjutkan

"Format dan sistem kompetisi Liga 2 tahun 2020/2021 tidak berubah seperti ketetapan sebelumnya, sedangkan jadwal pertandingan tetap dengan skema yang sama namun waktunya berubah dengan memperhatikan prinsip waktu kick-off pertama Liga 2 2020/2021 digelar setelah kompetisi Liga 1 dilanjutan kembali," tulis surat PT LIB.

Tidak hanya itu saja, subsidi yang akan didapatkan oleh tim Liga 2 2020/2021 akan sama dengan sebelumnya. Namun PT LIB akan ada penambahan subsidi untuk para tim Liga 2 sebesar Rp100 juta dan akan diberikan dalam kurun waktu empat termin.

"Apabila kompetisi berjalan sesuai rencana pada Februari-Maret 2021, maka PT LIB menyampaikan subsidi sebagai berikut: Rp450 juta pada babak penyisihan, Rp100 juta, kompensasi penundaan, Rp200 juta, babak 8 besar, Rp200 juta semifinal. Semua itu dibayar ketika kompetisi sedang berjalan."

"Sementara untuk Juara 1 akan mendapatkan Rp500 juta dan runner-up Rp300 juta. Semua itu akan dibayarkan oleh PT LIB ketika kompetisi telah selesai," pungkas surat yang ditandatangani oleh Direktur PT LIB, Akhma Hadian Lukita.

Pssi PT LIB Liga 2 Breaking News PT Liga Indonesia Baru Akhmad Hadian Lukita

Berita Terkait

Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Mesir Singkirkan Australia Lewat Adu Tendangan Penalti
Mesir sukses menyingkirkan Australia lewat drama adu penalti pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Emam Ashour mencetak gol, sementara Mohamed Salah membawa The Pharaohs melaju ke babak 16 besar.
Johan Kristiandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Mesir Singkirkan Australia Lewat Adu Tendangan Penalti
Piala Dunia
Cara Menonton Argentina vs Cape Verde Secara Gratis, Live Sebentar Lagi Pukul 05.00 WIB
Cara menonton Argentina vs Cape Verde di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Simak jadwal kickoff pukul 05.00 WIB, siaran langsung TVRI, layanan streaming, dan prediksi starting XI.
Johan Kristiandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Cara Menonton Argentina vs Cape Verde Secara Gratis, Live Sebentar Lagi Pukul 05.00 WIB
Timnas
Water Break PSSI Pers: BTN Optimistis Timnas Indonesia Raih Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
BTN membeberkan persiapan Timnas Indonesia menuju ASEAN Hyundai Cup 2026. John Herdman menargetkan Skuad Garuda meraih gelar AFF pertama sepanjang sejarah.
Rizqi Ariandi - Jumat, 03 Juli 2026
Water Break PSSI Pers: BTN Optimistis Timnas Indonesia Raih Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
Piala Dunia
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Lamine Yamal kembali menegaskan ambisi besarnya di Piala Dunia 2026, yakni membawa Spanyol meraih gelar juara.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Julian Nagelsmann resmi mundur dari timnas Jerman usai Piala Dunia 2026. DFB langsung bergerak mendekati Jurgen Klopp sebagai calon pelatih baru. (157 karakter)
Arief Hadi - Jumat, 03 Juli 2026
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Antusiasme publik begitu tinggi hingga jersey tim nasional Norwegia menjadi barang langka menjelang duel seru melawan Brasil di babak 16 besar.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Piala Dunia
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Dari total delapan gol yang telah dicetak Albiceleste sejauh ini, enam di antaranya lahir dari sang kapten Lionel Messi.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Piala Dunia
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, mengaku memahami fungsi VAR, tetapi menilai teknologi tersebut telah mengurangi emosi dan spontanitas yang menjadi bagian penting dari sepak bola.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Piala Dunia
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Prediksi Australia vs Mesir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Football Meets Data memberi Mesir peluang menang 42 persen, sementara Australia tetap berpeluang membuat kejutan.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Piala Dunia
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Pelatih Cape Verde, Bubista, percaya diri timnya mampu memberi kejutan saat menghadapi Argentina di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Simak komentar lengkap dan peluang Cape Verde lolos ke 16 besar.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Bagikan