Fleksibilitas Brendan Rodgers Sulap Leicester Jadi Kandidat Juara

Melihat kiprah Leicester City musim ini tentu tidak lepas dari sentuhan sang manajer Brendan Rodgers.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Senin, 09 Desember 2019
Fleksibilitas Brendan Rodgers Sulap Leicester Jadi Kandidat Juara
Brendan Rodgers (lcfc)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Leicester City melesat ke peringkat kedua klasemen sementara Premier League. Kemenangan 4-1 di kandang Aston Villa, Minggu (8/12), membuat mereka kini berselisih delapan poin di bawah pemuncak Liverpool.

Tidak pelak lagi, Leicester saat ini berada di baris depan pacuan merebut trofi Premier League. Bahkan tidak sedikit yang mengatakan peluang Leicester lebih baik daripada sang juara bertahan Manchester City yang tertinggal enam poin di bawah mereka.

Baca juga:

Bekuk Manchester City, Solskjaer Belum Mau Pedulikan Posisi Manchester United di Klasemen

Tertinggal 14 Poin dari Liverpool, Pep Guardiola: Kami Akan Coba Lagi Tahun Depan

Melihat kiprah The Foxes musim ini tentu tidak lepas dari sentuhan sang manajer Brendan Rodgers. Satu hal yang menonjol terlihat dari Rodgers adalah flexsibilitas permainan timnya.

Salah satu contoh terkini adalah pada laga melawan Aston Villa, ketika Leicester mencatat kemenangan kedelapan secara bertuntun. Pada laga ini terlihat bagaimana cairnya pergerakan pemain Leicester.

Brendan Rodgers seperti biasa mengawali laga dengan formasi 4-1-4-1. Paling tidak itu yang tercantum dalam daftar pemain sebelum laga. Di atas lapangan Leicester terlihat berbeda.

Seiring jalannya waktu, Leicester berubah bentuk formasi dan permainan. Fleksibilitas sistem ini yang membuat mereka bisa cepat beradaptasi dengan lawan atau situasi di tengah pertandingan.

Dari 4-1-4-1, tanpa terasa skema permainan Leicester berubah menjadi 4-4-2 berlian. Hasilnya bisa dilihat di papan skor di akhir laga.

Saat melawan Everton pekan sebelumnya, Leicester juga mengawali dengan formasi 4-1-4-1. Namun kemudian berubah menjadi 3-5-2 saat laga tersisa 30 menit. Hasilnya The Foxes yang tertinggal 0-1 berbalik memenangkan laga 2-1. Yang menarik, perubahan skema itu dilakukan dengan mulus dan sangat cair.

Jika melihat ke belakang, fleksibilitas memang menjadi inti dari permainan Rodgers. Saat di Liverpool, Rodgers sempat dikatakan hanya tahu strategi tanpa adanya Plan B. Namun seiring jalannya waktu Rodgers membuktikan sebaliknya.

"Bagi saya, sistem tidak relevan. Anda lihat di lapangan dan itu semua soal bagaimana memaksimalkan apa yang ada. Berusaha mendapatkan yang terbaik dari yang kami miliki. Soal gaya bermain boleh selalu sama, mengendalikan permainan dan mencoba dominan. Kami sudah bermain dengan 4-3-3, 4-2-3-1, 3-5-2 dan 4-4-2. Pujian besar kepada para pemain," ujar Rodgers pada Marer 2014, saat menangani Liverpool.

Hasl serupa juga terjadi saat Rodgers hijrah ke Skotlandia untuk membesut Glasgow Celtic.

“Saya sudah cukup memiliki waktu untuk melihat bagaimana menyusun skuat. Yang paling penting adalah fleksibilitas para pemain. Mereka harus melahap semua sistem yang saya berikan," ujar Rodgers ketika bersama Celtic.

Kini fleksibilitas Rodgers menyulap Leicester menjadi kandidat kampiun Premier League.

Leicester City Premier League Brendan Rodgers
Ditulis Oleh

Yusuf Abdillah

Posts

9.645

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Statistik Manchester City vs Leeds United: The Citizens Cari Pelampiasan
Real Madrid batal mengejar Ibrahima Konate! Keputusan mengejutkan ini bikin Liverpool bisa tersenyum lebar. Apa alasan Los Blancos mundur?
Johan Kristiandi - Jumat, 28 November 2025
Prediksi dan Statistik Manchester City vs Leeds United: The Citizens Cari Pelampiasan
Inggris
7 Fakta dan Statistik Menarik Chelsea vs Arsenal: The Gunners Sulit Dikalahkan
Derbi panas Chelsea vs Arsenal kembali tersaji! Temukan 7 fakta mengejutkan yang bikin The Blues waspada, mulai dari rekor pertemuan, tren gol, hingga statistik gila Arteta. Wajib baca sebelum kickoff!
Johan Kristiandi - Jumat, 28 November 2025
7 Fakta dan Statistik Menarik Chelsea vs Arsenal: The Gunners Sulit Dikalahkan
Inggris
Jika Menang Melawan Chelsea, Titel Premier League Jadi Milik Arsenal
Arsenal semakin dekat jadi juara Premier League jika mengalahkan Chelsea di pekan 13 yang dihelat di Stamford Bridge.
Arief Hadi - Jumat, 28 November 2025
Jika Menang Melawan Chelsea, Titel Premier League Jadi Milik Arsenal
Inggris
Bersinar dengan Chelsea, Estevao Talenta Brasil Paling Berbakat setelah Neymar
Belum lama gabung Chelsea, Estevao Willian beradaptasi dengan baik dan menjadi senjata rahasia The Blues.
Arief Hadi - Jumat, 28 November 2025
Bersinar dengan Chelsea, Estevao Talenta Brasil Paling Berbakat setelah Neymar
Inggris
Sepekan, Waktu Penghakiman Arne Slot di Liverpool
Legenda Liverpool, Jamie Carragher, menilai Arne Slot hanya punya waktu sepekan untuk menyelamatkan pekerjaannya.
Arief Hadi - Jumat, 28 November 2025
Sepekan, Waktu Penghakiman Arne Slot di Liverpool
Jadwal
Jadwal Premier League 2025-2026 di Akhir Pekan: Derby London, Chelsea vs Arsenal
Pekan 13 Premier League 2025-2026 berlangsung akhir pekan ini dan menghadirkan laga besar Chelsea vs Arsenal.
Arief Hadi - Jumat, 28 November 2025
Jadwal Premier League 2025-2026 di Akhir Pekan: Derby London, Chelsea vs Arsenal
Inggris
Liverpool Catat Rekor Terburuk dalam 71 Tahun, Arne Slot Tidak Cemaskan Masa Depannya
Pelatih Liverpool yang sedang tertekan, Arne Slot, mengatakan pertemuannya dengan pemilik klub adalah pembicaraan yang sama seperti saat tiba di Anfield.
Yusuf Abdillah - Jumat, 28 November 2025
Liverpool Catat Rekor Terburuk dalam 71 Tahun, Arne Slot Tidak Cemaskan Masa Depannya
Ragam
4 Alasan Keterpurukan Liverpool di Musim Kedua Arne Slot Melatih
Dari juara bertahan Premier League, Liverpool tengah terpuruk saat ini, apa yang terjadi?
Arief Hadi - Kamis, 27 November 2025
4 Alasan Keterpurukan Liverpool di Musim Kedua Arne Slot Melatih
Inggris
Pertemuan Arne Slot dan Liverpool Berakhir, Ultimatum Pemecatan Dilontarkan
Liverpool dikabarkan memberi ultimatum keras kepada Arne Slot usai kekalahan memalukan dari PSV. Dua laga ke depan jadi penentu masa depan sang pelatih!
Johan Kristiandi - Kamis, 27 November 2025
Pertemuan Arne Slot dan Liverpool Berakhir, Ultimatum Pemecatan Dilontarkan
Inggris
Arne Slot Pun Tak Percaya Liverpool Terpuruk
Periode negatif Arne Slot di musim kedua melatih Liverpool semakin terlihat usai kalah 1-4 lawan PSV Eindhoven di Liga Champions.
Arief Hadi - Kamis, 27 November 2025
Arne Slot Pun Tak Percaya Liverpool Terpuruk
Bagikan