Final Piala Dunia 2022, Hugo Lloris Mengejar Rekor Spesial
BolaSkor.com - Hanya Argentina yang memisahkan Hugo Lloris dari predikat penjaga gawang paling sukses dalam sejarah Piala Dunia. Rekor spesial menanti diukir oleh Lloris saat tampil melawan Argentina pada laga final Piala Dunia 2022 di Stadion Lusail, Minggu (18/12) malam WIB.
Tampil di final Piala Dunia 2022, Lloris memiliki peluang untuk menyamai pencapaian kiper Brasil Gilmar dos Santos (1958 dan 1962) sebagai kiper utama yang memenangkan dua Piala Dunia.
Tidak hanya itu, Lloris juga akan masuk buku sejarah jika Prancis mengalahkan Albiceleste di final. Pasalnya dia akan menjadi penjaga gawang pertama yang memenangkan Piala Dunia dua kali sebagai kapten.
Baca Juga:
Piala Dunia 2022: Timnas Prancis Vs Flu Unta
Ousmane Dembele Tak Mau Lionel Messi Angkat Trofi Piala Dunia
Final Piala Dunia 2022: Menguji Tuah Jersey Serba Biru Prancis

Perlu diingat, hanya empat penjaga gawang yang menjadi kapten tim di final Piala Dunia: Gianpiero Combi (Italia/1934), Dino Zoff (Italia/1982), Iker Casillas (2010) dan Hugo Lloris sendiri (2018).
"Ini adalah kesempatan emas untuk tercatat dalam sejarah," ujar Lloris setelah menyingkirkan Maroko.
Yang pasti ada rekor, kecuali dia tidak bermain karena keadaan luar biasa, akan dipecahkan Lloris apapun yang terjadi melawan Argentina. Kiper Prancis itu akan menyalip Manuel Neuer (19) sebagai penjaga gawang dengan penampilan terbanyak dalam sejarah Piala Dunia.
Kiper berusia 35 tahun itu juga sudah mencatat rekor lain di Qatar 2022. Dalam kemenangan perempat final 2-1 atas Inggris, ia menyalip Lilian Thuram (142) sebagai pemain dengan penampilan terbanyak Prancis.
Dia memiliki 144 caps, kebobolan 117 gol, dan 63 clean sheet sejak melakukan debutnya melawan Uruguay (0-0) pada 19 November 2008, dalam usia 21 tahun 10 bulan, di bawah Raymond Domenech.
"Saya bangga, tapi ini masih nomor dua. Piala Dunia adalah yang utama. Saya yakin ketika turnamen selesai saya akan lebih mengapresiasi rekor-rekor ini," kata Lloris.
Namun, sebelum itu, final telah menanti. "Kami kelelahan melawan Maroko, tetapi ini akan menjadi final yang hebat karena Argentina adalah tim yang hebat. Mereka memiliki pemain yang memiliki sejarah sepak bola, seperti Messi, tetapi kami memiliki apa yang dibutuhkan untuk melawan mereka."
Yusuf Abdillah
10.061
Berita Terkait
Marc Klok Cedera, Persib Pulangkan Dedi Kusnandar
Persembahkan Kemenangan untuk Mettu Dwaramury, Owen Rahadiyan Ingatkan Persipura Fokus Persaingan Promosi
Konsistensi Bandung bjb Tandamata Diuji JPE di Awal Putaran Kedua Proliga 2026
Persija Menang atas Persita, Mauricio Souza Sebut Fisik Pemain Lawan Sulitkan Macan Kemayoran
Diky Soemarno Sebut Kehadiran The Jakmania di Tangerang Sebagai Sebuah Sejarah
Tanpa Influencer, 26 Warriors Siap Panaskan Prime Kumite Championship 3 di Jakarta
7 Catatan Statistik Menarik Duel Leeds United vs Arsenal: The Gunners Nyaman di Elland Road
3 Pemain yang Ingin Direkrut AC Milan Jelang Penutupan Bursa Transfer Musim Dingin 2026
Jadwal AC Milan: Lawan Tampil di Kompetisi Eropa, Rossoneri Baru Bertanding pada Rabu (4/2)
Superkomputer Prediksi Juara Premier League: Peluang Arsenal Lebih dari 80 Persen