Final Liga Champions: Punya Identitas Bermain, Inter Milan Bisa Sakiti Manchester City

Inter Milan dapat mengejutkan Manchester City.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 31 Mei 2023
Final Liga Champions: Punya Identitas Bermain, Inter Milan Bisa Sakiti Manchester City
Manchester City vs Inter Milan di final Liga Champions (Laman Resmi UEFA)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Manchester City dalam perjalanan menuju treble winners bersejarah musim ini. Satu titel sudah dimenangi di Premier League, dua tersisa di final Piala FA melawan Manchester United dan final Liga Champions kontra Inter Milan.

Pertandingan final Liga Champions akan dimainkan di Ataturk Olympic Stadium, Istanbul, Turki pada Minggu (11/06) pukul 02.00 dini hari WIB. Itu akan jadi laga menarik dengan pertemuan dua tim dengan 'kutub' permainan berbeda.

Man City dengan permainan ofensif yang menghibur penonton ala Pep Guardiola, sedangkan Inter punya permainan taktis yang kuat dari sisi bertahan dan efisien saat menyerang.

Gelandang Barcelona yang pernah dilatih Guardiola, Sergio Busquets, tak kuasa untuk tidak memberikan komentarnya soal final Liga Champions. Ia menilai Inter bisa memberi kejutan jika Man City tak waspada dan menuturkan alasannya.

Baca juga:

Tidak Semua Treble Itu 'Treble'

Rencana Arsenal Usai Gagal Bendung Manchester City Juara Premier League

Tidak Benar Manchester City Ganggu Upaya Liverpool Datangkan Mac Allister

Inter Milan

"Semua orang mengira City akan menang, tapi waspadalah terhadap Inter," kata Busquets sebagaimana dilansir dari Football-Italia.

"Pertama-tama, apapun bisa terjadi di final dan itu bukan klise. Semua menjadi rumit ketika Anda bermain melawan tim seperti Inter, dengan identitas yang jelas, lima bek, tiga gelandang, dan dua striker. Inter bertahan dengan baik dan striker membantu tim."

"Kami telah menghadapi mereka dua kali musim ini dan kami kesulitan. Mungkin mereka tidak menciptakan banyak peluang, tapi mereka akan bermain dengan dua striker melawan dua bek Man City dan saya pikir mereka bisa merugikan City dalam situasi ini. Segalanya bisa terjadi," paparnya.

Pelatih asal Italia acapkali menyulitkan Guardiola, seperti Tottenham Hotspur ketika dilatih Antonio Conte. Kala bertemu mereka, Man City kesulitan mencetak gol dan bahkan kalah karena efisiensi bermain Tottenham.

Berbicara mengenai Guardiola, Busquets mengenang momen kala ia diberi kans memainkan debut di Barcelona pasca promosi dari akademi. Guardiola, di mata Busquets, salah satu pelatih top dunia dengan gagasan yang dimilikinya.

"Guardiola meraih tangan saya dan membuat saya menyeberang jalan besar yang memisahkan Tercera dari Liga Champions,” tambah Busquets.

"Dia memercayai saya, saya mendengarkan dan mengikutinya. Dia merubah hidup saya. Saya sudah bekerja dengannya di Barca B, dia sudah menjadi yang terbaik di dunia, tapi tidak ada yang tahu."

"Dia masih yang terbaik karena dia meningkatkan semua yang disentuhnya. Dia menang di Spanyol, Jerman dan Inggris dan selalu meninggalkan jejak."

"Dia telah menyimpan sisi-sisi yang kuat, tetapi mereka selalu berkembang bersamanya, mendapatkan sesuatu yang lebih. Semua orang bermain sesuai keinginannya. Dia mencoba banyak hal baru dalam 15 tahun terakhir, evolusinya terus berlanjut."

"Dia telah beradaptasi dengan budaya dan ide baru. Musim ini dia menemukan peran baru untuk (John) Stones. Dia menemukan solusi baru untuk penyerang tengah setelah tidak berhasil dengan (Zlatan) Ibrahimovic di Barcelona," urainya.

Liga Champions Inter Inter Milan Manchester City

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Breaking News: Pep Guardiola Kembali ke Manchester City
Pep Guardiola akan kembali ke Etihad Stadium untuk menyaksikan Man City vs PSG. Simak alasan Guardiola kembali dan sikapnya soal kasus 115 dakwaan City.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Breaking News: Pep Guardiola Kembali ke Manchester City
Inggris
Vonis Bersalah Manchester City Tak Bisa Menghapus Masa-masa Kejayaan Pemain
Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial. Kyle Walker menegaskan vonis tersebut tak bisa menghapus kenangan kejayaan para pemain.
Arief Hadi - Rabu, 07 Oktober 2026
Vonis Bersalah Manchester City Tak Bisa Menghapus Masa-masa Kejayaan Pemain
Inggris
Hukuman untuk Manchester City Seharusnya Berlaku Selama 3 hingga 5 Tahun
Jamie Carragher menilai Manchester City seharusnya mendapat hukuman 3-5 tahun atas kasus pelanggaran finansial Premier League.
Arief Hadi - Rabu, 07 Oktober 2026
Hukuman untuk Manchester City Seharusnya Berlaku Selama 3 hingga 5 Tahun
Inggris
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Vonis Manchester City memicu ketegangan Inggris-UEA. Pemerintah UEA dilaporkan mengancam menarik investasi miliaran poundsterling dari Inggris.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Jadwal
Link Streaming Pertandingan Uji Coba Inter Milan vs Lumezzane
Inter Milan menghadapi Lumezzane dalam laga uji coba, Sabtu (3/10) pukul 16.00 WIB. Cek live score, hasil pertandingan, dan statistik Inter vs Lumezzane di sini!
Johan Kristiandi - Sabtu, 03 Oktober 2026
Link Streaming Pertandingan Uji Coba Inter Milan vs Lumezzane
Inggris
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Skandal finansial Manchester City menjadi topik pembicaraan di skuad Inggris. Thomas Tuchel memilih tak berspekulasi jelang lawan Kroasia.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Inggris
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Manchester City mengajukan banding atas vonis pelanggaran aturan keuangan Premier League dan menegaskan klub tidak bersalah atas dakwaan tersebut.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Inggris
Legenda Manchester United Tak Mau Terima Trofi Hibahan dari Manchester City
Wayne Rooney menolak medali Premier League hibahan jika gelar Manchester City dicabut. Ia menilai Man United tidak pantas mendapatkannya.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Legenda Manchester United Tak Mau Terima Trofi Hibahan dari Manchester City
Bagikan