Final Liga Champions: 2 Titik Lemah PSG yang Dapat Dimanfaatkan Arsenal

Jelang final Liga Champions 2026 di Puskas Arena, pandit Emmanuel Petit memetakan dua titik lemah di skuad PSG yang dapat dieksploitasi oleh Arsenal.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 27 Mei 2026
Final Liga Champions: 2 Titik Lemah PSG yang Dapat Dimanfaatkan Arsenal
Paris Saint-Germain (PSG) kembali ke final Liga Champions (Foto: The Sun)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Arsenal telah mengakhiri penantian panjang titel Premier League, setelah 22 tahun lamanya, musim ini. Satu target tercapai, beralih ke misi berikutnya.

The Gunners akan menghadapi juara bertahan Liga Champions, Paris Saint-Germain (PSG), di final yang akan dihelat di Puskas Arena, Sabtu (30/05) pukul 23.00 malam WIB.

Menghadapi PSG akan menjadi ujian besar bagi Arsenal, yang belum pernah memenangi titel Eropa sejak 139 tahun klub berdiri.

Baca Juga:

Arsenal Juara Premier League, Mikel Arteta Tak Sabar Angkat Trofi Liga Champions

Hasil Pekan 38 Premier League: West Ham United Degradasi, Arsenal dan Manchester United Menang, Chelsea Tumbang

Alasan Mikel Arteta Tidak Ikut Nobar Bournemouth vs Manchester City Bareng Skuad Arsenal

PSG juga klub spesial bagi Mikel Arteta yang pernah bermain di sana, serta adu taktiknya melawan kolega asal Spanyol, Luis Enrique, juga menjadi sajian menarik.

Dua Titik Lemah PSG

Paris
Paris Saint-Germain (uefa.com)

PSG bermain dengan efektif, ofensif, menghibur, dan pergerakan aktif pemain di lini tengah hingga depan. Bagaimana Arsenal mengalahkan PSG?

Menurut pandit sepak bola di TalkSport, Emmanuel Petit, PSG memiliki dua titik lemah yang dapat dimanfaatkan Arsenal.

Pertama, bek sekaligus kapten PSG, Marquinhos, tidak lagi muda dan acapkali kerepotan menghadapi lawan yang lebih tangguh.

Kedua, penjaga gawang asal Rusia, Matvey Safonov, yang namanya masih asing di telinga fans sepak bola Eropa.

Kiper PSG, Matvey Safonov (Foto: ParisFans)

"Bahkan kipernya, Anda tahu, dia telah banyak berkembang dalam beberapa minggu terakhir," ucap Petit di TalkSport.

"Dia tampil mengesankan dalam pertandingan melawan Lens 10 hari yang lalu."

Anda tadi hampir mengatakan tidak ada kelemahan,

papar Simon Jordan yang dibalas Petit, "Ya, saya rasa saya akan mengatakan hal yang sama, Anda tahu, kipernya."

Petit menambahkan Marquinhos sebagai kelemahan PSG lainnya.

Jika saya melihat para pemain bertahan, saya mungkin akan menyebut Marquinhos. Dia sudah tidak muda lagi,

imbuh Petit.

"Dia kesulitan ketika menghadapi lawan yang kuat, tetapi jika Anda melihat tim secara keseluruhan, para pemainnya, saya tidak melihat kelemahan apa pun. Mereka sangat kuat di setiap lini."

Terakhir, Petit memberikan saran singkat kepada Arsenal untuk mengalahkan PSG.

"Mainkan saja sepak bola Anda. Tatap mata Paris Saint-Germain. Masuklah ke lapangan dan mainkan sepak bola Anda sendiri," urai Petit.

Arsenal PSG Liga Champions Marquinhos

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Berkaca dari Pengalaman Musim Lalu, Arsenal Pantang Remehkan Sunderland
Mikel Arteta mengingatkan Arsenal agar tidak meremehkan Sunderland setelah kehilangan poin di Stadium of Light pada musim lalu.
Arief Hadi - Sabtu, 12 September 2026
Berkaca dari Pengalaman Musim Lalu, Arsenal Pantang Remehkan Sunderland
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Sunderland vs Arsenal: Misi The Gunners Lanjutkan Tren Positif
Berikut prediksi skor, head to head, prakiraan susunan pemain, dan link live streaming Sunderland vs Arsenal di Stadium of light, Minggu (13/9) pukul 02.00 WIB.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 12 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Sunderland vs Arsenal: Misi The Gunners Lanjutkan Tren Positif
Italia
Bawa Como Berjaya, Cesc Fabregas Disandingkan dengan Johan Cruyff
Presiden Como Mirwan Suwarso sebut Cesc Fabregas seperti Johan Cruyff usai bawa I Lariani menang telak di debut UCL.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 11 September 2026
Bawa Como Berjaya, Cesc Fabregas Disandingkan dengan Johan Cruyff
Liga Champions
Como Jadi Anomali pada Matchday 1 League Phase Liga Champions 2026/2027
Como langsung bikin geger Liga Champions! Menang telak 4-1 atas RB Leipzig, mereka menjadi satu-satunya debutan yang meraih tiga poin pada matchday 1.
Johan Kristiandi - Jumat, 11 September 2026
Como Jadi Anomali pada Matchday 1 League Phase Liga Champions 2026/2027
Liga Champions
Manchester United vs Sabah FK: Malam yang Sempurna untuk Setan Merah
Manchester United mengawali Liga Champions dengan kemenangan telak 4-0 atas Sabah FK. Benjamin Sesko girang, tetapi langsung mengingatkan soal Derby Manchester.
Johan Kristiandi - Jumat, 11 September 2026
Manchester United vs Sabah FK: Malam yang Sempurna untuk Setan Merah
Klasemen
Klasemen Liga Champions Terbaru: Manchester United dan Como Menyodok ke Papan Atas
Klasemen Liga Champions terbaru bikin penasaran! Man United dan Como masuk papan atas setelah pesta gol, PSG masih menjadi pemuncak
Johan Kristiandi - Jumat, 11 September 2026
Klasemen Liga Champions Terbaru: Manchester United dan Como Menyodok ke Papan Atas
Hasil akhir
Hasil Liga Champions: Manchester United, Como, dan Bayern Munchen Pesta Gol
Gila! Manchester United, Como, dan Bayern Munchen sama-sama meraih kemenangan telak di Liga Champions. Cek hasil lengkap dan skor pertandingan tadi malam.
Johan Kristiandi - Jumat, 11 September 2026
Hasil Liga Champions: Manchester United, Como, dan Bayern Munchen Pesta Gol
Jadwal
Cari Link Streaming Manchester United vs Sabah FK? Live Sebentar Lagi di Sini!
Cari Link Streaming Liga Champions 2026/2027 antara MU vs Sabah di Vidio? Ini informasinya.
Johan Kristiandi - Jumat, 11 September 2026
Cari Link Streaming Manchester United vs Sabah FK? Live Sebentar Lagi di Sini!
Spanyol
Cetak 8 Gol di 5 Laga, Raphinha Terus Mengukir Rekor Baru dengan Barcelona
Raphinha mencetak 8 gol dalam 5 laga awal musim 2026-2027 bersama Barcelona. Ia mengukir salah satu start terbaik dalam sejarah klub.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
Cetak 8 Gol di 5 Laga, Raphinha Terus Mengukir Rekor Baru dengan Barcelona
Spanyol
Cetak Gol Debut di Barcelona, Gabriel Jesus Sudah Samai Rekor Legenda Sepak Bola Brasil
Gabriel Jesus mencetak gol debut bersama Barcelona saat mengalahkan Feyenoord 5-1. Gol itu membuatnya menyamai rekor Rivaldo dengan 27 gol UCL.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
Cetak Gol Debut di Barcelona, Gabriel Jesus Sudah Samai Rekor Legenda Sepak Bola Brasil
Bagikan