BolaSkor.com – Penantian 16 tahun timnas Spanyol untuk kembali merengkuh trofi tertinggi panggung sepak bola dunia akhirnya menemui titik terang.
Ferran Torres tampil sebagai pahlawan penentu kemenangan La Roja saat menumbangkan Argentina 1-0 di final Piala Dunia 2026, Senin (20/07) dini hari WIB, yang dimainkan di New York New Jersey Stadium.
Masuk sebagai pemain pengganti, pemain Barcelona tersebut berhasil memecah kebuntuan saat babak tambahan kedua baru berjalan 37 detik.
Torres menyambar bola hasil umpan sundulan Nico Williams, yang memanfaatkan umpan silang Pedro Porro, untuk mengunci gelar juara dunia kedua bagi negaranya.
Baca Juga:
Rating Pemain Spanyol dan Argentina di Final Piala Dunia 2026: Albiceleste Latihan Bertahan
Daftar Peraih Penghargaan Piala Dunia 2026: Rodri Pemain Terbaik, Mbappe Rebut Sepatu Emas
Hasil Final Piala Dunia 2026: Tekuk Argentina 1-0, Spanyol Raih Bintang Kedua
Momen emosional ini seolah mengulang kembali sejarah manis yang diukir Andres Iniesta pada pergelaran edisi 2010 di Afrika Selatan.
Torres mendedikasikan gol bersejarah di New Jersey tersebut untuk seluruh rakyat Spanyol yang selalu memberikan dukungan tanpa henti.
"Saya pikir pada akhirnya gol itu datang dari 47 juta orang, bukan hanya kami yang ada di sini," ujar Torres dikutip dari TNT Sports.
Hari ini takdir telah dituliskan, ini dibuat untuk kemenangan kami. Kami jauh dari rakyat kami hari ini, tetapi kami berusaha sejauh mungkin untuk berada dekat dengan mereka.
Tak Gentar Menghadapi Ancaman Lionel Messi
Spanyol sejatinya mendominasi penguasaan bola serta berkali-kali menciptakan peluang emas sepanjang waktu normal. Namun, performa gemilang kiper Argentina, Emiliano Martinez, sempat membuat lini serang Spanyol frustrasi.
Petaka bagi Argentina kian nyata setelah Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua pada penghujung waktu normal.
Bermain dengan 10 orang, Argentina yang dipimpin Lionel Messi kesulitan untuk menghadirkan ancaman berarti ke gawang Spanyol hingga laga berakhir.
Meski berhadapan dengan nama besar Messi di panggung puncak, Torres menegaskan bahwa timnya tidak pernah kehilangan rasa percaya diri. Skuad asuhan Luis de la Fuente terus berpegang teguh pada identitas permainan mereka.
"Laga final itu berat," tutur Torres.
Ketika Anda memiliki Messi di tim lawan, Anda memang merasa khawatir, tetapi kami selalu mendukung diri kami sendiri dan berusaha menunjukkan permainan sepak bola kami, dan saya pikir kami berhasil melakukannya sekali lagi.
Torres Membungkam Kritik
Gol penentu kemenangan di laga final ini sekaligus menjadi ajang penebusan dosa yang sempurna bagi Ferran Torres.
Eks penyerang Manchester City tersebut membeberkan rasa leganya setelah sempat dihantam badai kritik sepanjang jalannya turnamen.
Torres merasa lega bisa menjawab semua keraguan publik lewat kontribusi nyata di momen paling krusial bagi negaranya. Keteguhan mentalnya berbuah manis dengan raihan trofi Piala Dunia 2026.
Sebuah kelegaan yang sangat besar (mencetak gol kemenangan),
diakui oleh Torres. "Saya telah dikritik sepanjang turnamen, tetapi seperti yang saya katakan sebelumnya, takdir telah dituliskan."
"Syukur kepada Tuhan, Dia selalu memberi saya kekuatan untuk melanjutkan, dan pada akhirnya, Dia memberikan hal-hal kepada mereka yang paling layak mendapatkannya," urainya.

