Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Fakta Menarik Duel Ajax Vs Juventus di Liga Champions 2018-2019

Fakta menarik menjelang duel Ajax dan Juventus di perempat final Liga Champions 2018-2019.
Budi Prasetyo HarsonoBudi Prasetyo Harsono - Sabtu, 16 Maret 2019
Fakta Menarik Duel Ajax Vs Juventus di Liga Champions 2018-2019
Ajax Vs Juventus. (UEFA)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Undian perempat final Liga Champions 2018-2019 telah selesai di Nyon, Swiss, Jumat (15/3). Hasilnya, dua raksasa Eropa, Ajax dan Juventus bakal saling berhadapan.

Baik Ajax maupun Juventus lolos ke perempat final dengan cara dramatis. Uniknya, kedua kesebelasan sama-sama menyingkirkan wakil Kota Madrid, Real Madrid dan Atletico Madrid.

Ajax takluk 1-2 dari Real Madrid di hadapan pendukung sendiri pada laga leg pertama. Pada leg kedua, Godenzonen membalikkan keadaan dan menang 4-1 di Santiago Bernabeu.

Sementara itu, Juventus menyerah dua gol tanpa balas di kandang Atletico Madrid pada laga leg pertama. Cristiano Ronaldo mencetak hattrick dan membuat I Bianconeri menang 3-0 pada leg kedua.

Tentunya pertemuan kedua kesebelasan cukup menarik karena latar belakang di 16 besar. Sama-sama sempat kalah pada laga leg pertama, keduanya sukses bangkit.

Baca Juga:

Hasil Undian Perempat Final Liga Champions: Barcelona Kontra Manchester United, Dua Klub Inggris Saling Jegal

Cristiano Ronaldo Terancam Sanksi, Koran-koran Italia Bersatu Beri Dukungan

Ajax Vs Juventus

Ajax dan Juventus sendiri bukanlah lawan baru di kompetisi Eropa. Keduanya telah 12 kali saling berhadapan baik di Liga Champions maupun Liga Europa.

Dari jumlah tersebut, Juventus lebih unggul karena enam kali meraih kemenangan. Sementara itu, Ajax hanya meraih dua kemenangan, sementara empat laga tersisa berakhir imbang.

Juventus sendiri memiliki catatan apik ketika berhadapan dengan klub asal Belanda. Feyenoord menjadi klub Belanda terakhir yang menaklukkan I Bianconeri, itu pun terjadi pada musim 1997-1998.

Kali terakhir Ajax menang atas Juventus terjadi pada Piala UEFA 1974-1975. Kala itu Godenzonen menang 2-1 atas La Vecchia Signora.

Juventus memiliki kenangan manis saat berhadapan dengan Ajax. Kali terakhir I Bianconeri memenangi Liga Champions, mereka mengatasi Godenzonen lewat drama adu penalti.

Ajax juga menjadi kesebelasan ketiga yang paling sering dibobol gawangnya oleh Cristiano Ronaldo, tujuh gol. Di atasnya terdapat Bayern Munchen (sembilan gol) dan Juventus (10 gol).

Total, kesebelasan yang tampil pada laga ini telah mengumpulkan enam trofi Liga Champions. Ajax empat kali merengkuhnya, sementara Juventus dua kali mengangkat Si Kuping Besar.

Juventus Liga Champions Breaking News

Budi Prasetyo Harsono

Falling in love with the beauty of football because of Alessandro Del Piero and Paolo Maldini. Part time musician, full time journalist.
Show More

Berita Terkait

Ragam
Mengapa Ada Perebutan Tempat Ketiga di Piala Dunia? Ini Penjelasan dan Fakta Menariknya
Pertandingan perebutan tempat ketiga tetap memiliki sejarah panjang dan sejumlah arti penting, baik bagi tim maupun pemain yang terlibat.
Yusuf Abdillah - Jumat, 17 Juli 2026
Mengapa Ada Perebutan Tempat Ketiga di Piala Dunia? Ini Penjelasan dan Fakta Menariknya
Spanyol
LaLiga Catat Rekor Pendapatan dan Penonton pada Musim 2025-2026
Presiden LaLiga Javier Tebas menyebut musim 2025/2026 sebagai salah satu periode paling sukses dalam sejarah.
Yusuf Abdillah - Jumat, 17 Juli 2026
LaLiga Catat Rekor Pendapatan dan Penonton pada Musim 2025-2026
Timnas
RCTI Gandeng Reza Arap Siarkan Piala AFF 2026 Gratis di Youtube
Reza Arap resmi menjadi Official Digital Partner MNC Group untuk menyiarkan seluruh pertandingan Piala AFF 2026 gratis di YouTube dengan izin resmi Sportfive.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
RCTI Gandeng Reza Arap Siarkan Piala AFF 2026 Gratis di Youtube
Piala Dunia
Tidak Ada Perbedaan Besar antara Thomas Tuchel dengan Gareth Southgate
Kyle Walker buka suara terkait kegagalan timnas Inggris ke final Piala Dunia 2026 usai dikalahkan Argentina.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Tidak Ada Perbedaan Besar antara Thomas Tuchel dengan Gareth Southgate
Liga Indonesia
NK Istra Tolak Tawaran Persija untuk Eks Striker Hertha Berlin, Dinamo Zagreb Turut Mengintai
Persija Jakarta mendapat penolakan dari NK Istra setelah mengajukan tawaran 500 ribu Euro untuk Smail Prevljak. Macan Kemayoran juga bersaing dengan Dinamo Zagreb.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
NK Istra Tolak Tawaran Persija untuk Eks Striker Hertha Berlin, Dinamo Zagreb Turut Mengintai
Italia
Alejandro Garnacho Tak Masuk Rencana Xabi Alonso di Chelsea, AS Roma Siap Menampung
Masa depan Alejandro Garnacho di Chelsea dipastikan akan segera berakhir. Winger asal Argentina itu disebut tidak masuk dalam rencana pelatih baru Xabi Alonso untuk musim depan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Alejandro Garnacho Tak Masuk Rencana Xabi Alonso di Chelsea, AS Roma Siap Menampung
Piala Dunia
Hati-hati Spanyol! Argentina Gacor dalam Situasi Tertekan
Lionel Scaloni memuji mentalitas Argentina yang selalu mengeluarkan kemampuan terbaik saat berada di bawah tekanan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Hati-hati Spanyol! Argentina Gacor dalam Situasi Tertekan
Piala Dunia
Soal Tudingan Argentina Jadi 'Anak Emas' FIFA, Messi Beri Respons Menohok
Kapten Argentina, Lionel Messi, angkat bicara mengenai berbagai tuduhan yang menyebut La Albiceleste mendapat perlakuan istimewa dan kerap diuntungkan sepanjang Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Soal Tudingan Argentina Jadi 'Anak Emas' FIFA, Messi Beri Respons Menohok
Ragam
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Final Piala Dunia 2026 mempertemukan dua sosok yang pernah memiliki hubungan guru dan murid: Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Piala Dunia
4 Rekor Buruk yang Dicatat Inggris usai Gagal ke Final Piala Dunia 2026
Timnas Inggris memperpanjang sejumlah catatan buruk dalam sejarah mereka di Piala Dunia.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
4 Rekor Buruk yang Dicatat Inggris usai Gagal ke Final Piala Dunia 2026
Bagikan