Fabio Quartararo Ada di Titik Terendah

Sebagaimana diketahui, Yamaha harus menutup musim 2022 dengan penuh rasa kecewa. Tim yang dinakhodai Lin Jarvis ini gagal menuntaskan misinya mempertahankan gelar juara.
Andhika PutraAndhika Putra - Rabu, 28 Desember 2022
Fabio Quartararo Ada di Titik Terendah
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, akhirnya angkat bicara terkait kegagalan total Fabio Quartarato. Pria berusia 74 tahun itu menilai pembalap berjuluk El Diablo tersebut sedang berada di titik terendahnya.

Sebagaimana diketahui, Yamaha harus menutup musim 2022 dengan penuh rasa kecewa. Tim yang dinakhodai Lin Jarvis ini gagal menuntaskan misinya mempertahankan gelar juara.

Padahal pabrikan asal Hamamatsu, Jepang ini mampu mengawali musim ini dengan hasil positif. Melalui ujung tombaknya, Fabio Quartararo, Yamaha berhasil memimpin klasemen sementara.

Sayangnya Quartararo gagal menjaga konsistensinya. Setelah MotoGP Australia, Francesco Bagnaia justru berhasil menggeser posisi El Diablo dari puncak klasemen sementara.

“Di paruh pertama musim ini, tidak ada seorang pun yang membicarakan krisis teknis Yamaha, karena Quartararo memimpin 91 poin di klasemen sementara. Semua orang juga tidak mengira dia akan kalah,” ujar, Carlo, dilansir dari motosan.es.

Menurut Carlo kegagalan ini akibat permasalahan mental.Carlo menilai Quartararo tidak sanggup lagi menahan tekanan, imbasnya performa yang ditampilkan turut memburuk.

“Saya melihat ini lebih kepada krisis pembalap, karena Quartararo yang secara teknis lebih superior dari pembalap lain justru mengulangi kesalahan sama. Di musim sebelumnya, saat dia meraih gelar juara, 4/5 balapan terakhir dia kesulitan. Dia bukan lagi Quartararo yang biasanya.

“Di musim sebelumnya juga dia mengatakan tidak dapat menangani tekanan. Ini merupakan poin kritikal dari Quartararo, ketika dia berada di bawah tekanan. Menurut saya dia kehilangan kejernihan (berpikir),” tambahnya.

Tidak hanya Quartararo, Carlo juga ikut mengomentari performa Franco Morbidelli. Menurutnya, pembalap berjuluk Franky itu masih memiliki kesempatan untuk bersinar. Oleh sebab itu Morbidelli harus bisa memanfaatkan musim 2023 sebagai ajang unjuk gigi di hadapan Yamaha.

“2023 akan menjadi tahun krusial untuk Morbidelli. Saya tidak berpikir pembalap yang menunjukkan apa yang dia sudah perlihatkan di masa lalu, berjuang di kejuaraan ini, dan meraih kemenangan bisa kehilangan talentanya. Talenta tidak bisa dijual atau dibeli, baik kamu memilikinya atau tidak, jadi saya pikir musim depan akan menjadi tahun penebusan,” kata Carlo.

“Jelas baginya itu akan lebih menentukan. Karena jika tidak memiliki performa yang bagus, dia akan tetap berada di MotoGP, tetapi akan berakhir di tim kedua. Itu akan menjadi perbedaan besar bagi dia,” tandasnya.

Penulis: Bintang Rahmat

Breaking News Motogp Motogp 2022
Ditulis Oleh

Andhika Putra

Posts

8.253

Berita Terkait

Basket
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Kemenangan Pelita Jaya atas Bogor Hornbills di gim ketiga ini membuat skuad asuhan David Singleton hanya membutuhkan satu kemenangan lagi menuju gelar juara.
BolaSkor - Rabu, 24 Juni 2026
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Piala Dunia
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Kevin De Bruyne tidak menutupi rasa frustrasi. Ia menilai timnya masih terlalu sering melakukan kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Piala Dunia
Roberto Martinez Bocorkan Faktor Penting di Balik Kebangkitan Cristiano Ronaldo, Salah Satunya Lionel Messi
Pelatih Portugal, Roberto Martinez, menilai persaingan antara Ronaldo dan para pemain terbaik dunia, khususnya Lionel Messi, telah memberikan dampak positif.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Roberto Martinez Bocorkan Faktor Penting di Balik Kebangkitan Cristiano Ronaldo, Salah Satunya Lionel Messi
Prediksi
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Berikut adalah prediksi pertandingan krusial Grup C Piala Dunia 2026 antara Skotlandia vs Brasil, lengkap dengan kabar tim, statistik, dan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Prediksi
Superkomputer Prediksi Skor Skotlandia vs Brasil: Tim Samba Akan Juara Grup
Superkomputer Opta menjagokan Brasil saat menghadapi Skotlandia pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026. Selecao memiliki peluang menang hampir 70 persen dan berpeluang besar mengunci tiket ke babak 32 besar.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Skor Skotlandia vs Brasil: Tim Samba Akan Juara Grup
Piala Dunia
FIFA Pastikan Donald Trump Akan Hadir di Final dan Serahkan Trofi kepada Juara
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dipastikan akan turut ambil bagian dalam seremoni penyerahan trofi kepada juara Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
FIFA Pastikan Donald Trump Akan Hadir di Final dan Serahkan Trofi kepada Juara
Klasemen
Klasemen Lengkap Piala Dunia 2026 Usai Matchday 2
Seluruh pertandingan matchday kedua fase grup Piala Dunia 2026 kini telah rampung. Persaingan menuju babak 32 besar semakin menarik. Berikut klasemen lengkap Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Klasemen Lengkap Piala Dunia 2026 Usai Matchday 2
Piala Dunia
Ditanya soal Persaingan Pencetak Gol Terbanyak, Cristiano Ronaldo: 'Next Question!'
Cristiano Ronaldo tidak banyak berkomentar ketika ditanya mengenai persaingan gelar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Ditanya soal Persaingan Pencetak Gol Terbanyak, Cristiano Ronaldo: 'Next Question!'
Piala Dunia
Inggris Susah Bikin Gol, Thomas Tuchel Frustrasi
Thomas Tuchel, mengakui timnas Inggris kesulitan membongkar pertahanan rapat Ghana saat bermain imbang tanpa gol pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Inggris Susah Bikin Gol, Thomas Tuchel Frustrasi
Piala Dunia
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis Lawan Norwegia
Didier Deschamps akan absen saat Prancis melawan Norwegia usai ibunya meninggal dunia. Asisten pelatih Guy Stephan akan memimpin Les Bleus sementara.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis Lawan Norwegia
Bagikan