Evolusi Harry Kane, dari Underdog ke Raja Derby London

Saat tiba di Tottenham Hotspur, Jose Mourinho berjanji akan membantu Harry Kane meledak. Janji yang terlihat sudah menjadi kenyataan
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Senin, 07 Desember 2020
Evolusi Harry Kane, dari Underdog ke Raja Derby London
Harry Kane (twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Saat tiba di Tottenham Hotspur, Jose Mourinho berjanji akan membantu Harry Kane meledak. Janji yang terlihat sudah menjadi kenyataan.

Di era Mourinho, Harry Kane bertransformasi menjadi salah satu pemain paling lengkap di Premier League saat ini. Kane tidak lagi hanya menjadi mesin gol, dia juga kreator sekaligus konduktor Spurs.

Baca Juga:

Pemain Paling Sering Dilanggar di Premier League 2020-2021

Harry Kane Tinggal Tunggu Waktu buat Pecahkan Rekor Wayne Rooney

Tottenham 2-0 Arsenal: The Lilywhites ke Puncak Klasemen Premier League


Kane Underdog

Menjadi yang tersisihkan bukanlah barang asing bagi Kane. Dia ditolak masuk akademi Arsenal saat belia. Saat pertama kali gabung Tottenham Hotspur, tidak ada yang memprediksi Kane akan sukses. Jangankan menjadi bintang dan kapten, tembus tim utama saja tidak ada yang berani bertaruh.

Bahkan saat sukses mencetak 21 gol di Premier League musim 2014-15, Kane malah disebut sebagai one-season wonder, kejaiban yang cuma datang semusim. Lalu apa reaksi Kane? Dia kembali meraih gelar Golden Boots, dua musim beruntun. Di musim 2017-18, Kane mengoleksi 30 gol, catatan terbaik dalam semusim sepanjang karier profesionalnya.

Rintangan cedera yang mendera kemudian tidak menghentikan Kane. Kemudian datang Mourinho. Awalnya banyak yang berpendapat keduanya tidak akan cocok. Terlebih Kane dinilai sudah lewat masa puncak setelah sang bintang mulai sulit mencetak lebih dari 20 gol.

Musim 2020-21, Kane kembali dihadapkan dengan perubahan. Di saat banyak pihak yang memprediksi Kane akan hancur di bawah rezim Mourinho, kenyataan berkata sebaliknya. Kane mencuat dengan fungsi barunya.


Kane Berevolusi

Meskipun acap disebut sebagai pemain yang cuma bisa mendorong bola ke dalam gawang, Harry Kane terbukti selalu berhasil menjadi efektif jauh dari area penalti. Dia mencetak setidaknya dua kali dari luar kotak di di tiap musimnya.

Saat ini, pekerjaan terbaik Kane datang dari luar kotak penalti. Bahkan Kane tercatat hanya 10 persen sentuhan Kane yang terjadi di dalam kotak penalti pada musim ini, persentase terendah sepanjang kariernya.

Semua itu karena peran baru yang diciptakan Mourinho bagi sang kapten. Peran di mana Kane dapat mendikte transisi serangan cepat Tottenham daripada membiarkan serangan berkembang di belakangnya.

Melihat posisi Kane mengambil bola dalam 28 pertandingan liga pertamanya untuk Mourinho bisa menggambarkan bagaimana keterlibatannya secara bertahap bergeser menjauh dari kotak penalti.

Bahkan jika dibandingkan dengan 28 pertandingan liga terakhirnya bersama Mauricio Pochettino, data dari statsperform menunjukkan Kane saat ini lebih mendominasi seluruh lapangan. Itulah pentingnya peran Kane dalam semua elemen gelombang serangan Tottenham di bawah Mourinho.

Musim ini Kane ditugaskan menjadi kepala orkestra Spurs. Sepuluh assist jadi bukti betapa kreativitas Kane meningkat. Menariknya, meski mengadopsi peran yang lebih kreatif, Kane sebagai pencetak gol tidak mereda.

Dengan Mourinho yang mengandalkan serangan balik, khususnya di pertandingan besar, sebagian besar serangan Tottenham berasal dari turnover lawan dan peran ganda yang dibawa Kane. Terlihat dalam kemenangan 2-0 atas Manchester City, Kane membuat Reben Dias dan Aymeric Laporte pusing dengan berulang kali menyeret pasangan bek itu keluar dari posisi dan memanipulasi keputusan mereka setiap kali penguasaan bola beralih. Hal serupa terjadi di laga melawan Arsenal.


Kane Sang Kreator

Kecepatan Tottenham dalam transisi hanya bisa disamai oleh Leeds-nya Marcelo Bielsa, yang merupakan satu-satunya tim yang mengeksekusi serangan direct sebanyak Spurs di musim 2020-21. Serangan langsung terdiri dari urutan permainan terbuka yang dimulai tepat di area sendiri dengan setidaknya 50 persen pergerakan menuju gawang lawan, yang diakhiri dengan tembakan atau sentuhan di kotak penalti lawan.

Serangan langsung tersebut menjadikan Kane pelayan akurat dengan assistnya. Tidak hanya itu, lewat transisi, Kane menjadi pembuat peluang dengan tingkat kesuksesan tertinggi dalam timnya. Rata-rata, peluang yang diciptakan Kane berubah menjadi gol, sekali setiap 2,3 peluang yang dia ciptakan.


Kane Raja Derby London

Kane kembali menyumbang satu dari dua gol Tottenham ke gawang Arsenal dalam derby London Utara. Meskipun tampil dalam sebagian kecil dari sejarah panjang, Kane sudah mengakar di dalamnya.

Kane kini tercatat dalam buku sejarah sebagai pencetak gol terbanyak dalam derby London Utara dengan 11 gol. Dia melewati rekor 10 gol milik Emmanuel Adebayor, Bobby Smith, serta delapan gol Robert Pires dan Alan Sunderland.

Analisis Premier League Harry Kane Breaking News
Ditulis Oleh

Yusuf Abdillah

Posts

10.865

Berita Terkait

Lainnya
Ketum KOI Optimistis Indonesia Bisa Lampaui Target 4 Emas di Asian Games 2026
Ketua Umum NOC Indonesia yakin Pasukan Merah Putih bisa lampau target 4 medali emas di Asian Games 2026.
BolaSkor - Kamis, 04 Juni 2026
Ketum KOI Optimistis Indonesia Bisa Lampaui Target 4 Emas di Asian Games 2026
Spanyol
Kandidat Presiden Real Madrid Janjikan Erling Haaland, Manchester City Ancam Ambil Jalur Hukum
Manchester City dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah hukum setelah kandidat presiden Real Madrid, Enrique Riquelme, secara terbuka berjanji akan mendatangkan Erling Haaland.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Kandidat Presiden Real Madrid Janjikan Erling Haaland, Manchester City Ancam Ambil Jalur Hukum
Ragam
Piala Dunia 2026: Panama Tertua, Pantai Gading Paling Muda
Tim mana yang memiliki skuad dengan rata-rata usia tertua dan termuda pada Piala Dunia 2026?
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Panama Tertua, Pantai Gading Paling Muda
Piala Dunia
Kyle Walker Ungkap 3 Pemain yang Seharusnya Dibawa Thomas Tuchel ke Piala Dunia 2026
Legenda Timnas Inggris dan Manchester City, Kyle Walker, mengungkapkan 3 pemain yang seharusnya dibawa Thomas Tuchel ke Piala Dunia 2026.
BolaSkor - Kamis, 04 Juni 2026
Kyle Walker Ungkap 3 Pemain yang Seharusnya Dibawa Thomas Tuchel ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Mimpi Besar Jepang: Piala Dunia 2026 Jadi Pijakan Menuju Target Juara 2050
Pada 2005, setelah dua kali tampil di Piala Dunia, Asosiasi Sepak Bola Jepang mamatok 2050 menjadi target untuk menjadi juara.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Mimpi Besar Jepang: Piala Dunia 2026 Jadi Pijakan Menuju Target Juara 2050
Liga Indonesia
Setelah Allano Lima, Persija Jakarta Juga Berpisah dengan Maxwell Souza
Persija Jakarta secara resmi mengumumkan masa depan Maxwell Souza dan Allano Lima. Dua juru gedor andalan di musim lalu itu dilepas oleh Macan Kemayoran.
Rizqi Ariandi - Kamis, 04 Juni 2026
Setelah Allano Lima, Persija Jakarta Juga Berpisah dengan Maxwell Souza
Piala Dunia
4 Pelatih Pecatan Chelsea Bakal Adu Taktik di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 diramaikan oleh para pelatih yang pernah membesut tim yang sama, yakni Chelsea. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Kamis, 04 Juni 2026
4 Pelatih Pecatan Chelsea Bakal Adu Taktik di Piala Dunia 2026
Timnas
Link Streaming Timor Leste vs Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026, Kamis 4 Juni, Live Pukul 20.00 WIB
Timnas Indonesia U-19 akan menjamu Myanmar pada laga kedua Grup A Piala AFF U-19 2026 malam nanti. Berikut ini BolaSkor informasikan link streaming laga itu.
Rizqi Ariandi - Kamis, 04 Juni 2026
Link Streaming Timor Leste vs Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026, Kamis 4 Juni, Live Pukul 20.00 WIB
Piala Dunia
8 Peraturan Baru di Piala Dunia 2026, dari Water Break Sampai Pemain Dikartu Merah jika Berbisik Tutup Mulut
Badan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) telah meresmikan beberapa regulasi baru yang akan mulai diterapkan pada musim 2026/2027, dan digunakan di Piala Dunia 2026.
Tengku Sufiyanto - Kamis, 04 Juni 2026
8 Peraturan Baru di Piala Dunia 2026, dari Water Break Sampai Pemain Dikartu Merah jika Berbisik Tutup Mulut
Piala Dunia
FIFA Rilis Album Resmi Piala Dunia 2026, Berisikan 18 Lagu dari Berbagai Musisi Ternama
FIFA resmi memperkenalkan lagu-lagu resmi Piala Dunia 2026. Berbagai musisi ternama, mulai dari Shakira hingga LISA turut ambil bagian.
Rizqi Ariandi - Kamis, 04 Juni 2026
FIFA Rilis Album Resmi Piala Dunia 2026, Berisikan 18 Lagu dari Berbagai Musisi Ternama
Bagikan