BolaSkor.com - Piala AFF menghadirkan kenangan yang tak terlupakan untuk mantan pemain Timnas Indonesia, Erol Iba. Tahun ini, Piala AFF atau ASEAN Championship Cup 2026 digelar pada 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang.
Salah satu momen yang paling diingat Erol Iba adalah di Piala AFF 2007, ketika Timnas Indonesia bertanding menghadapi Singapura di Stadion Nasional, Kallang, Singapura.
Baca Juga:
Legenda Timnas Indonesia Tak Setuju Piala AFF Diledek Sebutan Piala Ciki
Ketika itu Erol Iba mengalami cedera hingga membuat kepalanya berdarah. Kejadian mengerikan itu terjadi akibat benturan dengan striker Singapura, Noh Alam Shah.
Saya masih ingat pernah mengalami cedera sampai kepala saya pecah (berdarah). Waktu itu saya berbenturan dengan Noh Alam Shah,
kata Erol Iba kepada awak media, termasuk BolaSkor.com di Jakarta.
Erol Iba Sempat Tidak Tahu Kalau Ditarik Keluar
Erol Iba juga bercerita bahwa dirinya sempat tidak tahu kalau dia ditarik keluar setelah menjalani perawatan akibat benturan tersebut.
Baca Juga:
Rizky Ridho Kapten Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Legenda Persija Sebut Beckham Putra Bisa Jadi Pembeda Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Eks pemain Arema dan Pelita Jaya itu sempat masuk lagi ke dalam lapangan karena tidak tahu kalau dirinya sudah diganti.
"Untung bolanya sedang berada di sisi lain lapangan sehingga saya sempat kembali masuk. Setelah itu saya akhirnya keluar lagi," ujar Erol Iba.
Erol Iba Berharap Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026
Sayangnya, perjalanan Erol Iba bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2007 terhenti di babak grup. Putra Papua itu gagal memberikan gelar untuk Merah Putih.
Menariknya, di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia akan kembali satu grup dengan Singapura. Indonesia dan Singapura tergabung di Grup A bersama Vietnam, Kamboja, dan Timor Leste.
Erol berharap pada tahun ini Timnas Indonesia bisa menjadi juara Piala AFF 2026. Perjuangan Skuad Garuda akan dimulai malam nanti menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor.
Dengan materi pemain seperti sekarang, kita harus juara,
ujar Erol Iba.

