Enzo Maresca Bicara soal Jadwal Padat dan Pemberontakan Pemain

Jadwal pertandingan semakin banyak.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 21 September 2024
Enzo Maresca Bicara soal Jadwal Padat dan Pemberontakan Pemain
Enzo Maresca (Foto: Football-Italia)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, turut mengomentari isu para pemain yang akan memberontak dengan padatnya jadwal laga yang akan mereka mainkan. Maresca, yang juga mantan pemain profesional, mengakui jadwal saat ini terlalu banyak.

Baru ini gelandang Manchester City, Rodri, mengecam jadwal padat pertandingan dan menegaskan para pemain, cepat atau lambat, bisa memberontak.

Pembicaraan itu tak lepas dengan adanya format baru Liga Champions, dengan dua laga tambahan di fase liga (tak ada lagi fase grup) sebelum fase gugur. Belum lagi format baru Piala Dunia Antarklub yang dihelat Juni dan Juli 2025, yang melibatkan 32 tim.

Baca Juga:

Termasuk Mykhaylo Mudryk, Chelsea Sodorkan Tiga Pemain untuk Ditukar Lautaro Martinez

Hasil Pertandingan: Chelsea Bekuk Bournemouth, Sepasang Penalti Menangkan Real Madrid

Bournemouth Vs Chelsea, Rawan Gol Tercipta di Babak Kedua

Rodri (Foto: Bein Sports)

"Saya pikir kita (pemain) hampir mencapai itu (memberontak). Itu adalah pendapat umum para pemain, dan jika terus seperti ini, kami tidak punya pilihan lain," papar Rodri.

"Saya benar-benar berpikir itu adalah sesuatu yang membuat kami khawatir. Kami adalah orang-orang yang menderita. Di mana seorang pemain bisa tampil di level tertinggi antara 40 dan 50 (laga)."

"Setelah itu, Anda terjatuh karena tidak mungkin mempertahankan level fisik. Tahun ini, kami akan mencapai 70, mungkin 80 laga, tergantung seberapa jauh Anda mengikuti kompetisi."

"Menurut saya itu berlebihan. Kami harus menjaga diri kami sendiri, karena kami adalah karakter utama dari olahraga atau bisnis ini."

"Tidak semuanya soal uang atau pemasaran, yang penting juga kualitas pertunjukannya. Saat saya istirahat, saat saya tidak lelah, saya tampil lebih baik. Dan jika orang ingin melihat sepak bola yang lebih baik, kami perlu istirahat," tambahnya.

Maresca membenarkan ucapan Rodri dan menilai memang jadwal pertandingan saat ini terlalu banyak. Maresca, mewakili klub, mengakui dapat membantu para pemain.

"Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah terlalu banyak pertandingan. Ya, tidak diragukan lagi (para pemain memainkan terlalu banyak pertandingan)," imbuh Maresca.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)



"Dari segi permainan, itu terlalu berlebihan. Kami tidak melindungi pemain. Satu-satunya yang bisa melakukan sesuatu adalah para pemain. Kami dapat membantu mereka."

"Saya pikir dalam dua minggu terakhir, beberapa pemain telah menjelaskan apa yang mereka pikirkan, dan saya pikir ini adalah titik awal yang baik," urainya.

Liga Champions Enzo Maresca Rodri Rodrigo Chelsea
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.198

Berita Terkait

Piala Dunia
4 Pelatih Pecatan Chelsea Bakal Adu Taktik di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 diramaikan oleh para pelatih yang pernah membesut tim yang sama, yakni Chelsea. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Kamis, 04 Juni 2026
4 Pelatih Pecatan Chelsea Bakal Adu Taktik di Piala Dunia 2026
Feature
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Champions League musim depan berpotensi menghadirkan empat pemain yang berasal dari negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Spanyol
Manchester United dan Barcelona Masih Tarik Ulur, Chelsea Minat Tampung Marcus Rashford
Masa depan Marcus Rashford hingga saat ini belum ada tanda-tanda kejelasan. Manchester United dikabarkan kecewa dengan perkembangan negosiasi transfer Rashford ke Barcelona.
Yusuf Abdillah - Selasa, 02 Juni 2026
Manchester United dan Barcelona Masih Tarik Ulur, Chelsea Minat Tampung Marcus Rashford
Inggris
Fokus Piala Dunia, Rodri Emoh Bicarakan Masa Depan di Manchester City
Masa depan gelandang Manchester City asal Spanyol Rodri masih menjadi tanda tanya, terutama setelah kepergian sang pelatih, Pep Guardiola.
Yusuf Abdillah - Selasa, 02 Juni 2026
Fokus Piala Dunia, Rodri Emoh Bicarakan Masa Depan di Manchester City
Liga Champions
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Pemain sayap Georgia milik Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions musim ini oleh panel juri UEFA.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Inggris
Xabi Alonso Harus Meraih Trofi di Musim Pertamanya Melatih Chelsea
Legenda Chelsea, Michael Essien, menegaskan bahwa manajer baru Xabi Alonso wajib mempersembahkan minimal satu trofi di musim pertamanya melatih The Blues.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Xabi Alonso Harus Meraih Trofi di Musim Pertamanya Melatih Chelsea
Liga Champions
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Gelandang PSG, Joao Neves, menyindir taktik bertahan Arsenal di Final Liga Champions 2026 yang dipertegas oleh rekor statistik penguasaan bola terendah.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Liga Champions
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Arsenal kembali gagal meraih trofi Eropa usai kalah dari PSG di final Liga Champions 2026. Simak daftar lima final Eropa terakhir yang berakhir dengan kekalahan The Gunners.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Ragam
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Arsenal gagal juara Liga Champions 2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti. Simak 3 faktor utama yang membuat The Gunners harus pulang tanpa trofi.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Inggris
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Arsenal dikritik karena main bertahan dan andalkan set piece lawan PSG di final Liga Champions 2026. Eddi Brokoli pasang badan dan beri balasan menohok.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Bagikan