Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Empat Pemain Manchester United yang Kebal Hairdryer Treatment Sir Alex Ferguson

Ada empat pemain Manchester United yang tidak mempan dengan hairdryer treatment Sir Alex Ferguson.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 11 Mei 2020
Empat Pemain Manchester United yang Kebal Hairdryer Treatment Sir Alex Ferguson
Sir Alex Ferguson dan Eric Cantona (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Legenda Manchester United Ryan Giggs menuturkan empat mantan pemain Red Devils yang kebal dengan hairdryer treatment ala Sir Alex Ferguson. Keempat pemain itu adalah Eric Cantona, Bryan Robson, Roy Keane, dan Cristiano Ronaldo.

Berbicara mengenai kesuksesan Man United di masa lalu tidak pernah lepas dari era Ferguson yang melatih klub selama 26 tahun. Salah satu metode kepelatihan ikonik Ferguson yang terkenal adalah hairdryer treatment.

Fenomena itu terjadi di ruang ganti pemain ketika Ferguson memarahi pemain yang dianggapnya tidak tampil bagus saat bertanding. Tidak peduli status pemain itu semuanya akan mendapatkan hairdryer treatment dari Ferguson jika tak tampil sesuai ekspektasi.

Akan tapi menurut pengakuan Giggs yang menghabiskan sepanjang kariernya dengan United (1990-2014) ada empat pemain yang tidak mempan dengan hairdryer treatment. Keempatnya kerapkali jadi pembeda laga dan Ferguson merasa tak perlu menegur mereka dengan hairdryer treatment.

Baca Juga:

Mimpi Sir Alex Ferguson yang Belum Terwujud: Pulangkan Cristiano Ronaldo ke Manchester United

Ferguson Pernah Berikan Hairdryer Treatment kepada Pemain karena Abaikan Suporter

Mengintip Hairdryer Treatment Sir Alex Ferguson di Ruang Ganti Pemain Manchester United

Sir Alex Ferguson dan Ryan Giggs

"Ada tiga atau empat pemain yang tidak pernah ia serang (diperlakukan Ferguson dengan hairdryer treatment)," kata Ryan Giggs kepada beIN Sports.

"Eric Cantona adalah salah satunya - Bryan Robson, Roy Keane dan Cristiano Ronaldo. Mereka semua dengan cara mereka sendiri sebagai pemenang pertandingan," tambah dia.

“Mereka melakukan hal-hal itu di lapangan, jadi dia tidak pernah merasa harus melakukannya (hairdryer treatment)," terang lelaki asal Wales tersebut.

Secara khusus Giggs membicarakan Eric Cantona yang mendapatkan perlakuan spesial karena karakter bermainnya yang unik. Meski tidak banyak berlari dan mengejar lawan untuk merebut bola, Cantona seringkali mengeluarkan magisnya untuk mengubah hasil akhir laga.

"Eric, ada beberapa laga saat Eric tidak melakukan apa-apa. Dia tidak mencetak gol, dia tidak berlaria seperti Carlos Tevez atau Wayne Rooney, dia tidak memiliki dampak apa pun. Tetapi dia tahu cepat atau lambat dia akan menjadi baik," imbuh Giggs.

"Kami akan duduk di ruang ganti sambil berpikir 'Dia (Ferguson) bakal memarahinya (Cantona), dia harus mengerjai Cantona karena ia tidak melakukan apa-apa hari ini'."

"Tapi minggu depan dia mencetak gol kemenangan atau dia akan menghasilkan momen ajaib, jadi dia (Ferguson) menangani nama-nama besar dengan sangat baik selama mereka melakukannya di lapangan, dia menangani mereka dengan cara yang berbeda."

"Dia (Ferguson) adalah master psikologi, dia adalah master dalam mendapatkan yang terbaik dari individu-individu tertentu seperti apakah akan merangkul, atau apakah akan memarahi mereka di paruh waktu atau di akhir pertandingan atau membiarkan mereka keluar mengetahui bahwa pemain akan bereaksi secara positif," pungkas Giggs.

Breaking News Manchester United Sir Alex Ferguson Ryan Giggs

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan