Emiliano Martinez, dari Pemain Pinjaman Arsenal hingga Pahlawan di Copa America 2021

Emiliano Martinez memberi pelajaran mengenai keteguhan hati dan kesabaran
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 11 Juli 2021
Emiliano Martinez, dari Pemain Pinjaman Arsenal hingga Pahlawan di Copa America 2021
Tangisan Emiliano Martinez di Copa America 2021 (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Perjalanan karier kiper asal Argentina, Emiliano Martinez sebagai pesepak bola profesional bukanlah jalan yang mulus dan penuh lika liku. Kariernya sempat berada di titik nadir namun ia tidak menyerah dan kebangkitan kariernya kini dapat menjadi panutan pesepak bola muda.

Jika ditanya sembilan tahun silam tidak akan ada menyangka Emiliano Martinez menjadi kiper utama timnas Argentina. Situasi yang dialaminya saat ini benar-benar berbalik 180 derajat dari masa-masanya membela Arsenal.

Pada pertengahan Juni 2020 kala Bernd Leno cedera pasca liga dimulai kembali setelah jeda virus corona di Arsenal, Mikel Arteta langsung menjadikan Martinez sebagai kiper utama dan kans itu tidak disia-siakannya.

Pada pertengahan Juli Squawka mengeluarkan data bahwa Martinez memiliki persentase penyelamatan terbaik di Premier League musim ini. Satu-satunya kiper dengan penyelamatan di atas 80 persen.

Baca Juga:

5 Hal Menarik Mengenai Nuno Tavares, Bek Anyar Arsenal

Arsenal di Bursa Transfer: Jual Pemain Dulu, Baru Beli yang Baru

Belajar dari Emiliano Martinez Mengenai Keteguhan Hati dan Kesabaran

Emiliano Martinez

Bahkan melawan Liverpool ketika Arsenal menang 2-1 Martinez melakukan delapan penyelamatan. Itu jadi catatan terbanyak untuk kiper Arsenal sejak awal musim 2016-17. Semua itu memperlihatkan bahwa Martinez memanfaatkan baik momen yang dimilikinya.

Apabila melihat perjalanan panjang Emiliano Martinez bersama Arsenal apa yang dicapainya saat ini sangatlah hebat. Martinez pada akhirnya menjadi kiper utama Arsenal ketika ia sebelumnya kalah saing dengan Wojciech Szczesny, Petr Cech, dan Bernd Leno.

Apalagi harapan Martinez bersaing di tim utama Arsenal nyaris tidak ada setelah menjalani enam kali masa pinjaman di Oxford United, Sheffield Wednesday, Rotherham United, Wolverhampton Wanderers, Getafe, dan Reading.

Akan tapi Martinez tidak mudah menyerah. Bersama keluarganya sang istri (Mandinha) dan anak (Sandi) Martinez bekerja keras di tengah lockdown saat liga menjalani jeda.

Keluarga Emiliano Martinez

"Istri saya berkata kepada saya di kala lockdown, 'Mengapa kamu banyak berlatih?' Saya pikir saya mungkin memiliki kesempatan, saya mungkin melakukannya - dan lihat, saya memilikinya," tutur Martinez dikutip dari Mirror.

"Saya memiliki gawang ukuran penuh di kebun saya. Segera setelah itu terjadi, pelatih kebugaran mengirimi kami sebuah program. Itu adalah sesuatu yang telah saya lakukan sejak lockdown jadi ketika saya kembali dengan tim saya merasa sangat hebat."

"Saya punya peluncur bola, seseorang harus memberi saya bola. Istri saya biasa melempar bola tetapi dia sangat buruk."

“Saya sedang bermain dengan anak lelaki saya, dia juga mencoba memasukkan bola ke dalam peluncur bola. Itu sulit, saya kelelahan pada pukul sembilan pagi!"

Kerja Keras dan Kesabaran Emiliano Martinez

Selama delapan tahun membela Arsenal sejak pindah dari akademi Independiente Martinez memang belum meraih trofi prestisius. Martinez baru mempersembahkan titek Community Shield pada 2014 dan 2015. Tak ayal ia senang kala menjadi kiper utama Arsenal.

Maklum saja Martinez bercerita dirinya bukan orang berada dan lahir dalam keluarga yang ekonominya pas-pasan. Membuat keputusan pindah pada usia muda tidak mudah, apalagi meninggalkan keluarga yang kesulitan ekonomi, namun Martinez mengikuti kata hatinya.

Masa kecil Emiliano Martinez

"Dalam pikiran saya, tidak mungkin saya akan meninggalkan keluarga saya. Itu bukan latar belakang yang buruk, tetapi keluarga saya banyak kesulitan dalam hal keuangan," cerita Martinez.

"Ketika agen saya menelepon dengan tawaran untuk menandatangani kontrak dengan Arsenal, saya melihat saudara lelaki dan ibu saya menangis, mengatakan, 'Tolong jangan pergi'. Tapi saya juga melihat ayah saya menangis larut malam karena dia tidak bisa membayar tagihan."

"Saya harus berani pada saat itu, karena saya berkata 'ya' untuk mereka. Saya ingat hari ketika saya dan kakak saya makan - dan bukan ibu dan ayah saya. Saya tahu persis apa yang telah mereka alami."

"Saya tinggal di Buenos Aires dan saya hanya akan melihat mereka dua kali sebulan, ketika saya bepergian, karena mereka tidak mampu membeli bensin untuk pergi dan melihat saya bermain. Saya tahu apa yang mereka lakukan bagi saya untuk mencapai puncak," tutur Martinez.

Pencapaian, kerja keras, dan harapan Emiliano Martinez berbuah hasil. Di final Piala FA 2019-2020 Arsenal menang 2-1 dari Chelsea dan Martinez tak kuasa menahan tangisan.

"Segera setelah saya menang, saya ingin merayakan dengan putra dan istri saya - itulah lingkaran kehidupan. Tapi ya, saya berharap seluruh keluarga saya ada di sana," ucap Emiliano Martinez sebelum laga melawan Chelsea.

"Kami berasal dari keluarga yang miskin dan bagi mereka melihat saya memenangkan piala di depan 90.000 orang dan mendapatkan medali akan menjadi sesuatu. Saya berharap para penggemar ada di sana, itu akan menjadi final yang berbeda tetapi saya telah bekerja sepanjang hidup saya untuk ini."

Tangisan itu menjadi luapan ekspresi Emiliano Martinez yang bersabar selama delapan tahun untuk jadi kiper utama Arsenal.

Emiliano Martinez di Arsenal

"Selama bertahun-tahun saya menunggu. Saya pikir 'mengapa mereka tidak mempercayai saya?' Saya pikir kesempatan itu tidak akan pernah datang," tutur Martinez.

"Saya akhirnya menjadi kiper nomor satu dan saya siap untuk itu. Butuh waktu 10 tahun untuk sampai ke sana. Anda berlatih sebagai penjaga gawang setiap hari, tetapi tidak ada yang mempersiapkan Anda untuk kisah hidup Anda."

"Tidak ada yang melatih Anda untuk frustrasi, tidak ada yang melatih Anda untuk menangis. Bagaimana jika Anda tidak bermain selama empat bulan? Apakah Anda akan terus berjalan atau Anda akan mati secara mental?"

"Saya bisa melakukan lebih banyak selama bertahun-tahun, tetapi akhirnya dunia mulai melihat kemampuan saya. Saya finis di posisi tinggi dan itulah cara saya selalu ingin pergi."

Pergi dari Arsenal dan Jadi Pahlawan timnas Argentina

Meski jadi kiper utama Arsenal, Martinez tetap pergi ke Aston Villa pada 2020 dengan mahar mencapai 20 juta poundsterling. Ia bersikeras pergi dengan keyakinan pindah ke Villa adalah peningkatan dari kariernya di Arsenal.

Mikel Arteta masih memercayai Bernd Leno di Arsenal dan pergi jadi keputusan terbaik Martinez. Di Villa posisinya tak tergoyahkan sebagai kiper utama yang bermain rutin di Premier League.

Di kala rekan setimnya seperti Jack Grealish dan Tyrone Mings mencapai kesuksesan final Piala Eropa 2020 dengan timnas Inggris, Martinez melakukan apa yang sebelumnya tak bisa dilakukan Sergio Romero sebagai kiper timnas Argentina.

Pada usia 28 tahun Martinez membawa Argentina ke final Copa America 2021, melakukan tiga penyelamatan pada drama adu penalti kontra Kolombia di semifinal.

Tangisan Emiliano Martinez kala memeluk Lionel Messi

"Saya tidak bisa berkata apa-apa. Mereka (Kolombia) membawa kami ke adu penalti dan itu masalah keberuntungan, hari ini giliran saya untuk meraih kemenangan," ujar Martinez.

“Semua saat-saat sulit itu, apa yang saya derita, melihat ayah saya menangis karena kami tidak dapat membayar tagihan…. hanya itu yang saya tahu."

"Saya tidak bisa membiarkan keluarga saya menderita seperti itu selama sisa hidup mereka. Jadi ketika saya melihat kembali sekarang, itu adalah hal yang indah."

Kapten sekaligus megabintang Argentina Lionel Messi bahkan sama sekali tak meragukan Martinez kala drama adu penalti terjadi.

"Adu penalti adalah keberuntungan total, tetapi kami tahu Emiliano akan menghentikan setidaknya dua. Dia pantas mendapatkannya, dia adalah monster penjaga gawang," ucap Messi.

Penyelamatan penalti Emiliano Martinez

Kendati status Martinez kini bukan lagi sebagai pemain pinjaman, melainkan kiper utama Villa dan Argentina, kerendahan hatinya tetap dijaga baik olehnya. Tiga bulan sebelumnya (April 2021) Martinez berbicara mengenai Messi yang nyatanya menjadi doa dan harapan yang terwujud.

"Piala Dunia adalah satu-satunya hal yang hilang dalam karier Leo. Dia yang paling banyak menang di dunia. Semua orang ingin dia memenangkannya, hanya karena dia adalah Lionel," ucap Martinez berharap.

"Bagi saya, akan menjadi kesenangan dan kehormatan untuk memenangkan sesuatu bersamanya di lapangan. Akan luar biasa bagi kami yang bermain dengan Leo."

"Jika Argentina memenangkan Piala Dunia atau Copa America, saya akan lebih bahagia untuk Messi daripada untuk diri saya sendiri."

Doa Martinez terwujud. Argentina memenangi Copa America 2021 dengan mengalahkan rival Brasil melalui skor 1-0 di final. Messi dan Martinez bermain satu tim dan La Pulga mengakhiri penantian gelar dengan timnas setelah empat kali mencapai final turnamen besar.

Breaking News Emiliano Martinez Timnas Argentina Aston villa Copa America Copa America 2021 Sosok

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming PSG vs Aston Villa, Live Kamis (13/8) Pukul 02.00 WIB
Jadwal PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026, Kamis 13 Agustus pukul 02.00 WIB. Simak siaran langsung dan link streaming laga di Salzburg.
Johan Kristiandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming PSG vs Aston Villa, Live Kamis (13/8) Pukul 02.00 WIB
Italia
Breaking News: Inter Milan Semakin Dekat Rekrut Djed Spence
Inter Milan kembali memburu Djed Spence dari Tottenham Hotspur untuk menggantikan Denzel Dumfries. Nerazzurri dikabarkan siap mengajukan tawaran.
Johan Kristiandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Breaking News: Inter Milan Semakin Dekat Rekrut Djed Spence
Liga Indonesia
Pulang ke Korea Selatan, Kwon Chang-hoon Absen dalam TC Persija Jakarta di Thailand
Persija Jakarta mengungkap alasan Kwon Chang-hoon absen dari TC di Thailand. Gelandang asal Korea Selatan itu menjalani pemulihan cedera betis.
Rizqi Ariandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Pulang ke Korea Selatan, Kwon Chang-hoon Absen dalam TC Persija Jakarta di Thailand
Hasil akhir
Hasil Juventus vs Palermo: Federico Barba dkk Gagal Membendung Bianconeri
Hasil Juventus vs Palermo di Optus Stadium, Perth, Selasa (11/8/2026). Kenan Yildiz dan Arkadiusz Milik mencetak gol kemenangan Bianconeri dengan skor 2-0.
Johan Kristiandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Hasil Juventus vs Palermo: Federico Barba dkk Gagal Membendung Bianconeri
Inggris
Andoni Iraola Tidak Wajib Juara pada Musim Debut di Liverpool
Andoni Iraola tidak dibebani target juara di musim debut bersama Liverpool. Simak target Iraola, penilaian Dietmar Hamann, dan kiprah The Reds di Premier League 2026/27.
Johan Kristiandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Andoni Iraola Tidak Wajib Juara pada Musim Debut di Liverpool
Italia
Jonathan David Jadi Batu Sandungan Juventus Rekrut Joshua Zirkzee dari Man United
Juventus tertarik merekrut Joshua Zirkzee dari Manchester United. Simak kabar terbaru transfer Zirkzee, masa depan Jonathan David, dan rencana Juventus.
Johan Kristiandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Jonathan David Jadi Batu Sandungan Juventus Rekrut Joshua Zirkzee dari Man United
Liga Indonesia
Brisbane Roar Tur Pramusim ke Indonesia, Hadapi Dewa United Banten FC dan Persija
Brisbane Roar menggelar tur pramusim di Indonesia dengan menghadapi Dewa United pada 27 Agustus dan Persija Jakarta di JIS pada 29 Agustus.
Rizqi Ariandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Brisbane Roar Tur Pramusim ke Indonesia, Hadapi Dewa United Banten FC dan Persija
Inggris
Palu Sudah Diketuk, Begini Masa Depan Mykhaylo Mudryk di Chelsea
Masa depan Mykhaylo Mudryk di Chelsea belum diputuskan. Simak kabar terbaru, rencana Xabi Alonso, dan peluang Mudryk dipinjamkan pada musim 2026/27.
Johan Kristiandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Palu Sudah Diketuk, Begini Masa Depan Mykhaylo Mudryk di Chelsea
Liga Indonesia
Indonesia Women's League Kick Off di Hari Ulang Tahun Prabowo, Dibuka Persita vs Persija
Indonesia Women's League kembali bergulir pada 17 Oktober 2026 setelah vakum tujuh tahun. Musim perdana diikuti enam klub dan digelar terpusat.
Rizqi Ariandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Indonesia Women's League Kick Off di Hari Ulang Tahun Prabowo, Dibuka Persita vs Persija
Jadwal
Cara Menonton Secara Gratis Arsenal vs Como di YouTube, Live Kamis (13/8) Pukul 01.30 WIB
Simak cara nonton dan link streaming Arsenal vs Como di YouTube, Kamis 13 Agustus 2026 pukul 01.30 WIB. Cek jadwal dan prediksi susunan pemain.
Johan Kristiandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Cara Menonton Secara Gratis Arsenal vs Como di YouTube, Live Kamis (13/8) Pukul 01.30 WIB
Bagikan