Belajar dari Emiliano Martinez Mengenai Keteguhan Hati dan Kesabaran

Jika ditanya delapan tahun atau tujuh tahun lalu tidak akan ada menyangka kiper asal Argentina, Emiliano Martinez menjadi kiper utama di Arsenal
Arief HadiArief Hadi - Jumat, 31 Juli 2020
Belajar dari Emiliano Martinez Mengenai Keteguhan Hati dan Kesabaran
Emiliano Martinez (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Jika ditanya delapan tahun atau tujuh tahun lalu tidak akan ada menyangka kiper asal Argentina, Emiliano Martinez menjadi kiper utama di Arsenal. Situasi yang dialaminya saat ini benar-benar berbalik 180 derajat.

Sejak pertengahan Juni lalu kala Bernd Leno cedera pasca liga dimulai kembali setelah jeda virus corona, Mikel Arteta langsung menjadikan Martinez sebagai kiper utama dan kans itu tidak disia-siakannya.

Pada pertengahan Juli Squawka mengeluarkan data bahwa Martinez memiliki persentase penyelamatan terbaik di Premier League musim ini. Satu-satunya kiper dengan penyelamatan di atas 80 persen.

Bahkan melawan Liverpool ketika Arsenal menang 2-1 Martinez melakukan delapan penyelamatan. Itu jadi catatan terbanyak untuk kiper Arsenal sejak awal musim 2016-17. Semua itu memperlihatkan bahwa Martinez memanfaatkan baik momen yang dimilikinya.

Baca Juga:

Philippe Coutinho Siap Potong Gaji demi Gabung Arsenal

Jika Juarai Piala FA, Arsenal Akan Sulitkan Perjalanan Tottenham Hotspur di Liga Europa

Dibekukan Mikel Arteta, Nasib Mesut Ozil di Arsenal Makin Tidak Jelas

Apabila melihat perjalanan panjang Emiliano Martinez bersama Arsenal apa yang dicapainya saat ini sangatlah hebat. Tak ada yang menyangka Martinez jadi kiper utama Arsenal ketika ia sebelumnya kalah saing dengan Wojciech Szczesny, Petr Cech, dan Bernd Leno.

Apalagi Martinez tampak seperti akan dijual Arsenal karena sudah menjalani enam kali masa pinjaman di Oxford United, Sheffield Wednesday, Rotherham United, Wolverhampton Wanderers, Getafe, dan Reading.

Akan tapi Martinez tidak mudah menyerah. Bersama keluarganya sang istri (Mandinha) dan anak (Sandi) Martinez bekerja keras di tengah lockdown saat liga menjalani jeda.

Emiliano Martinez bersama keluarga

"Istri saya berkata kepada saya di kala lockdown, 'Mengapa kamu banyak berlatih?' Saya pikir saya mungkin memiliki kesempatan, saya mungkin melakukannya - dan lihat, saya memilikinya," tutur Martinez dikutip dari Mirror.

"Saya memiliki gawang ukuran penuh di kebun saya. Segera setelah itu terjadi, pelatih kebugaran mengirimi kami sebuah program. Itu adalah sesuatu yang telah saya lakukan sejak lockdown jadi ketika saya kembali dengan tim saya merasa sangat hebat."

"Saya punya peluncur bola, seseorang harus memberi saya bola. Istri saya biasa melempar bola tetapi dia sangat buruk."

“Saya sedang bermain dengan anak lelaki saya, dia juga mencoba memasukkan bola ke dalam peluncur bola. Itu sulit, saya kelelahan pada pukul sembilan pagi!"

Emiliano Martinez bekerja keras di kala lockdown

Kerja Keras dan Kesabaran Emiliano Martinez

Selama delapan tahun membela Arsenal sejak pindah dari akademi Independiente Martinez memang belum meraih trofi prestisius. Baru sekedar Community Shield pada 2014 dan 2015, namun posisinya saat ini sebagai kiper utama Arsenal bak mimpi menjadi nyata.

Maklum saja Martinez bercerita dirinya bukan orang berada dan lahir dalam keluarga yang ekonominya pas-pasan. Membuat keputusan pindah pada usia muda tidak mudah, apalagi meninggalkan keluarga yang kesulitan ekonomi, namun Martinez mengikuti kata hatinya.

"Dalam pikiran saya, tidak mungkin saya akan meninggalkan keluarga saya. Itu bukan latar belakang yang buruk, tetapi keluarga saya banyak kesulitan dalam hal keuangan," cerita Martinez.

"Ketika agen saya menelepon dengan tawaran untuk menandatangani kontrak dengan Arsenal, saya melihat saudara lelaki dan ibu saya menangis, mengatakan: 'Tolong jangan pergi'. Tapi saya juga melihat ayah saya menangis larut malam karena dia tidak bisa membayar tagihan."

Masa kecil Emiliano Martinez di Argentina

"Saya harus berani pada saat itu, karena saya berkata 'ya' untuk mereka. Saya ingat hari ketika saya dan kakak saya makan - dan bukan ibu dan ayah saya. Saya tahu persis apa yang telah mereka alami."

"Saya tinggal di Buenos Aires dan saya hanya akan melihat mereka dua kali sebulan, ketika saya bepergian, karena mereka tidak mampu membeli bensin untuk pergi dan melihat saya bermain. Saya tahu apa yang mereka lakukan bagi saya untuk mencapai puncak," tutur Martinez.

Kini dalam benak pikiran Emiliano Martinez fokusnya hanya satu: berusaha meraih titel demi keluarga dan fans Arsenal. Kebetulan Wembley akan jadi panggung bagi Martinez unjuk gigi ketika Arsenal bentrok melawan Chelsea di final Piala FA.

"Segera setelah saya menang, saya ingin merayakan dengan putra dan istri saya - itulah lingkaran kehidupan. Tapi ya, saya berharap seluruh keluarga saya ada di sana," tambah Emiliano Martinez.

"Kami berasal dari keluarga yang miskin dan bagi mereka melihat saya memenangkan piala di depan 90.000 orang dan mendapatkan medali akan menjadi sesuatu. Saya berharap para penggemar ada di sana, itu akan menjadi final yang berbeda tetapi saya telah bekerja sepanjang hidup saya untuk ini."

Breaking News Arsenal Emiliano Martinez Sosok

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lainnya
Timnas Voli Indonesia Juara AVC Cup 2026, Catat Sejarah Baru
Kemenangan atas Korea Selatan tak hanya membuat Indonesia menjuarai AVC Cup 2026 untuk pertama kali, tetapi juga menjadi balas dendam yang sempurna.
BolaSkor - Senin, 29 Juni 2026
Timnas Voli Indonesia Juara AVC Cup 2026, Catat Sejarah Baru
Piala Dunia
Ogah Cuma Jadi Pelengkap, Austria Tak Gentar Hadapi Spanyol
Melawan Spanyol, bek senior Austria David Alaba menegaskan timnya tidak datang hanya untuk menjadi pelengkap.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Ogah Cuma Jadi Pelengkap, Austria Tak Gentar Hadapi Spanyol
Piala Dunia
Cedera Lutut Parah, Masa Depan Manuel Ugarte di Manchester United Jadi Tanda Tanya
Manchester United mengonfirmasi bahwa gelandang mereka, Manuel Ugarte, mengalami cedera ligamen lutut saat membela Uruguay dalam laga Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Cedera Lutut Parah, Masa Depan Manuel Ugarte di Manchester United Jadi Tanda Tanya
Liga Indonesia
Persija Capai Kesepakatan Personal dengan Gelandang Bosnia Stjepan Loncar
Persija Jakarta dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan gelandang Bosnia, Stjepan Loncar. Negosiasi dengan NK Istra 1961 masih berlangsung dengan nilai transfer diperkirakan mencapai Rp5,1 miliar.
Rizqi Ariandi - Senin, 29 Juni 2026
Persija Capai Kesepakatan Personal dengan Gelandang Bosnia Stjepan Loncar
Piala Dunia
Hong Myung-bo Mundur dari Timnas Korsel, Jadi Pelatih Ketiga yang Jadi 'Korban' Piala Dunia 2026
Hong Myung-bo resmi mengundurkan diri dari jabatan pelatih Korea Selatan setelah gagal membawa Taeguk Warriors melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Hong Myung-bo Mundur dari Timnas Korsel, Jadi Pelatih Ketiga yang Jadi 'Korban' Piala Dunia 2026
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Eustaquio Bawa Kanada ke 16 Besar
Timnas Kanada memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 1-0 atas Afrika Selatan pada laga babak 32 besar.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Eustaquio Bawa Kanada ke 16 Besar
Sosok
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Enrique Macaya Marquez, jurnalis Argentina berusia 91 tahun, mencetak rekor meliput 18 edisi Piala Dunia sejak 1958 hingga Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Inggris
Mantan Kapten Arsenal Berpeluang Gabung Chelsea, Bereuni dengan Xabi Alonso
Chelsea tertarik merekrut Granit Xhaka. Gelandang Swiss itu ingin kembali ke London dan bereuni dengan Xabi Alonso pada musim panas 2026.
Arief Hadi - Minggu, 28 Juni 2026
Mantan Kapten Arsenal Berpeluang Gabung Chelsea, Bereuni dengan Xabi Alonso
Jadwal
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Afrika Selatan dan Kanada akan membuka rangkaian pertandingan 32 besar Piala Dunia 2026, Senin (29/6).
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Liga Indonesia
Mariano Peralta Terancam Batal ke Persija, Persib Kini Jadi Kandidat Terkuat
Persib disebut menjadi kandidat terkuat merekrut Mariano Peralta setelah negosiasi dengan Persija mandek. Faktor AFC Champions League jadi penentu.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Mariano Peralta Terancam Batal ke Persija, Persib Kini Jadi Kandidat Terkuat
Bagikan