Eksklusif Ucok Hidayat: PSSI, Siapa yang Tanggung Jawab Jika Sriwijaya FC Degradasi?

Empat pemain Sriwijaya FC dipanggil Timmas Indonesia U-19 dan senior.
Muhammad AdiyaksaMuhammad Adiyaksa - Minggu, 14 Oktober 2018
Eksklusif Ucok Hidayat: PSSI, Siapa yang Tanggung Jawab Jika Sriwijaya FC Degradasi?
Manajer Sriwijaya FC, Ucok Hidayat. (Instagram Ucok Hidayat).
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Masa-masa sulit kembali menghampiri Sriwijaya FC. Setelah ditinggalkan gerbong pemain pilarnya di pertengahan musim, tim berjuluk Laskar Wong Kito itu juga mengalami krisis pemain.

Pada pekan ke-25 Liga 1 melawan Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Jumat (12/10), Sriwijaya FC hanya membawa 15 pemain. Sebelas bermain, empat lainnya duduk di bangku cadangan.

Sriwijaya FC kehilangan delapan, yang akhirnya menjadi tujuh pemain, kala menantang Bhayangkara FC dengan berbagai penyebab. Empat membela Timnas Indonesia dan U-19, lainnya cedera dan menjalani akumulasi kartu.

Empat pemain yang dipanggil negara ialah Alberto 'Beto' Goncalves, Zulfiandi (Timnas Indonesoa), Syahrian Abimanyu, dan Samuel Christianson (Timnas U-19). Dua nama pertama plus Esteban Vizcarra telah memperkuat Timnas Indonesia dalam uji coba melawan Myanmar pada 10 Oktober lalu, atau dua hari sebelum Sriwijaya FC melawan Bhayangkara FC.

Sehari berikutnya, Vizcarra dikembalikan ke klubnya setelah Sriwijaya FC mengirim surat ke PSSI untuk meminjam ketiga pemainnya di Timnas Indonesia. Lalu, permintaan tersebut hanya berbuah satu pemain yang dikabulkan.

Bermodalkan 15 pemain tersisa, Sriwijaya FC tak memberikan perlawanan berarti kala berjumpa Bhayangkara FC. Laskar Wong Kito takluk 0-2.

Laskar Wong Kito kini berada di peringkat ke-15 dengan 30 poin dari 25 partai. Armada Subangkit hanya terpaut dua angka dari jurang degradasi.

Merasa dirugikan, Manajer Sriwijaya FC bicara blak-blakan terkait tingkah PSSI memanggil para pemainnya. Caranya dinilai kurang bijak, bahkan sampai melempar ancaman.

PSSI meyanggah. Pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia dianggap telah melewati prosedur yang benar. Klub wajib melepas pemain apalagi untuk kalender resmi FIFA.

Ucok makin geram. Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan tidak habis pikir dengan pola pikir PSSI.

Yang membuat Ucok semakin heran adalah, kompetisi masih terus berjalan saat Timnas Indonesia bertanding. Bukan hanya saat FIFA Matchday, namun juga kala Piala AFF 2018 digelar pada bulan depan.

"Ya retorikanya begitu, coba ditanyakan ke mereka (PSSI) jika jadwal Timnas (Indonesia) dan Liga (1) berbarengan, apakah pemain yang dipinjam (Timnas Indonesia) tidak boleh ikut membantu klub? Dan masalah jadwal, kenapa tidak PSSI yang duduk bersama dengan (operator kompetisi) Liga 1 untuk menyelesaikan masalah ini," buka Ucok ketika dihubungi BolaSkor.com, Sabtu (13/10).

Jika kompetisi tetap digulirkan saat Timnas Indonesia bertanding, klub yang akan merugi. Ucok menilai, sistem ini salah. Jika Sriwijaya FC terdegradasi lantaran pemain pilarnya dicomot Timnas Indonesia, Ucok menantang PSSI untuk memasang badan.

"Dan apakah PSSI juga memikirkan, jika terjadi degradasi terhadap klub karena semua pemain intinya diambil mereka," ujar Ucok.

"Dan tanyakam ke mereka, PSSI, apakah ada surat dari klub, khususnya Sriwijaya FC, soal penyerahan pemain dari klub ke PSSI, untuk selanjutnya menjadi tanggung jawab dan wewenang PSSI untuk pembinaannya? Tidak ada ini," kata Ucok.

Ucok berbicara terbuka terkait borok PSSI bukan tanpa penyebab. Samuel Christianson yang mengalami cedera saat membela Timnas U-19 melawan Arab Saudi U-19 pada 10 Oktober lalu, biaya pengobatannya ditanggung Sriwijaya FC.

"Dan jika ada cedera, atau cacat tetap pemain akibat pertandingan yang dikelola PSSI, terhadap pemain ini jadi tanggung jawab siapa?" tutur Ucok.

Pssi Timnas Indonesia Sriwijaya fc Ucok Hidayat

Berita Terkait

Liga Indonesia
Pemerintah dan Kapolri Beri Perhatian, I.League dan Klub Tegaskan Komitmen untuk Cegah Potensi Keamanan Pertandingan
Pertemuan ini mempertemukan Pemerintah, Kepolisian, PSSI, dan pemilik klub untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keberlangsungan, keamanan, dan kualitas kompetisi sepak bola Indonesia.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 31 Oktober 2026
Pemerintah dan Kapolri Beri Perhatian, I.League dan Klub Tegaskan Komitmen untuk Cegah Potensi Keamanan Pertandingan
Timnas
Lapangan SUGBK Diperbaiki, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia dan Persija?
PPKGBK belum memastikan SUGBK bisa digunakan Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Maret 2027. Penguatan struktur lapangan ditargetkan rampung April.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 31 Oktober 2026
Lapangan SUGBK Diperbaiki, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia dan Persija?
Timnas
Konflik Timur Tengah Bikin PSSI Putar Otak Cari Lawan Timnas Indonesia
PSSI masih mencari lawan tanding Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday 9-17 November 2026 setelah agenda melawan Yordania dan Kuwait terancam batal akibat konflik Timur Tengah.
Rizqi Ariandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Konflik Timur Tengah Bikin PSSI Putar Otak Cari Lawan Timnas Indonesia
Internasional
Erick Thohir Klaim Anggota AFC 100 Persen Dukung Gianni Infantino Kembali Pimpin FIFA
Erick Thohir menyebut Indonesia dan seluruh negara Asia mendukung Gianni Infantino untuk kembali menjabat Presiden FIFA periode 2027-2031.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Erick Thohir Klaim Anggota AFC 100 Persen Dukung Gianni Infantino Kembali Pimpin FIFA
Timnas
Kelme Luncurkan Jersey Champions Edition Timnas Indonesia, Ini Harga dan Jadwal Penjualannya
Kelme meluncurkan jersey Champions Edition Timnas Indonesia dengan badge juara emas. Simak harga, jadwal pre-order, dan lokasi penjualannya.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Kelme Luncurkan Jersey Champions Edition Timnas Indonesia, Ini Harga dan Jadwal Penjualannya
Timnas
Erick Thohir Bicara Nasib Piala Asia 2027 yang Terancam Mundur ke 2028
AFC akan membahas nasib Piala Asia 2027 di Arab Saudi pada 18 November. Timnas Indonesia tergabung di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Erick Thohir Bicara Nasib Piala Asia 2027 yang Terancam Mundur ke 2028
Timnas
Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia Tidak Main di Kandang pada FIFA Matchday November 2026
Erick Thohir memastikan Timnas Indonesia tidak bermain di kandang pada FIFA Matchday November 2026. PSSI segera menentukan lawan dan lokasi pertandingan.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia Tidak Main di Kandang pada FIFA Matchday November 2026
Indonesia
Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 Segera Bergulir, 16 Tim Berebut Takhta Juara
Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 digelar pada 3-5 November di ASIOP Stadium, Jakarta. Sebanyak 16 tim media akan bersaing, termasuk SCTV sebagai juara bertahan.
Rizqi Ariandi - Rabu, 28 Oktober 2026
Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 Segera Bergulir, 16 Tim Berebut Takhta Juara
Liga Indonesia
Kakak Lady Rocker, Nicky Astria Terpilih Pimpin PSSI Jabar
Buky Wibawa terpilih sebagai Ketua PSSI Jabar periode 2026-2030. Erick Thohir menitipkan PR pembinaan sepak bola dan pengembangan wasit.
Arief Hadi - Sabtu, 17 Oktober 2026
Kakak Lady Rocker, Nicky Astria Terpilih Pimpin PSSI Jabar
Liga Indonesia
Emil Audero dan Maarten Paes Kepo soal Liga Indonesia
Nadeo Argawinata mengungkap Emil Audero dan Maarten Paes tertarik mempelajari Liga Indonesia. Ia juga banyak belajar dari kedua kiper Timnas Indonesia itu.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 17 Oktober 2026
Emil Audero dan Maarten Paes Kepo soal Liga Indonesia
Bagikan