Panjat Tebing

Eks Pelatih Panjat Tebing Jadi Tersangka, Erick Thohir Tegaskan Perlindungan Atlet

Bareskrim menetapkan mantan pelatih panjat tebing sebagai tersangka kekerasan seksual. Menpora dukung penegakan hukum.
Gazza RoosaryatamaGazza Roosaryatama - Sabtu, 22 Agustus 2026
Eks Pelatih Panjat Tebing Jadi Tersangka, Erick Thohir Tegaskan Perlindungan Atlet
Menpora Erick Thohir. (Kemenpora)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
BolaSkor.com - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri resmi menetapkan mantan pelatih kepala Pelatnas Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) berinisial HB sebagai tersangka kasus dugaan kekerasan seksual. Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir.

Penetapan tersangka dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Pidana Perdagangan Orang (PPO) Bareskrim Polri. HB diduga melakukan tindakan tersebut secara berulang kepada lima atlet putri panjat tebing sepanjang rentang tahun 2022 hingga Desember 2025.

Saat ini, berkas perkara kasus tersebut telah dinyatakan lengkap (P-21). Polisi juga telah menyerahkan tersangka beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi untuk menjalani proses penuntutan (Tahap 2).

Negara Hadir dan Berpihak kepada Korban
Menteri
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir (PSSI)

Menpora Erick Thohir memberikan apresiasi tinggi kepada aparat kepolisian yang bergerak cepat dan serius menangani kasus tersebut. Erick menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kekerasan di ekosistem olahraga nasional.

Kami mendukung penuh langkah Kepolisian dalam menegakkan hukum dan mengungkap perkara ini secara tuntas serta menetapkan pelaku sebagai tersangka,

ucap Erick dalam rilis yang diterima BolaSkor.com.
"Proses ini juga merupakan bukti bahwa segala bentuk kekerasan dan pelecehan tidak mendapatkan tempat, dan setiap pelaku harus mendapatkan hukuman setimpal serta dilarang kembali berkecimpung di dunia olahraga," tegasnya.

Lebih lanjut, Erick menjamin bahwa negara hadir untuk memberikan perlindungan dan keadilan bagi para atlet yang menjadi korban.

Yang paling penting juga adalah memastikan korban mendapatkan perlindungan, pendampingan, dan keadilan. Negara tidak boleh membiarkan atlet yang seharusnya berada di lingkungan yang aman justru mengalami kekerasan atau pelecehan. Saya ingin para korban tahu bahwa mereka tidak sendiri. Pemerintah hadir dan berpihak pada korban,

imbaunya.

Momentum Pembenahan Ekosistem Olahraga Nasional
Veddriq
Veddriq Leonardo dan Rizki Juniansyah (Foto: Kemenpora)

Penanganan perkara hukum ini, menurut Menpora, menjadi sinyal kuat bagi seluruh pimpinan induk organisasi cabang olahraga, pelatih, hingga ofisial untuk segera berbenah. Keselamatan serta martabat atlet wajib menjadi prioritas paling utama dalam pembinaan prestasi

Olahraga harus menjadi ruang yang aman bagi setiap atlet untuk tumbuh, berlatih, berprestasi, dan mengharumkan nama bangsa. Tidak boleh ada penyalahgunaan kekuasaan, relasi kuasa, kekerasan, apalagi kekerasan seksual. Prestasi tidak boleh dibangun dengan mengorbankan martabat dan keselamatan atlet,

tegasnya.

Erick juga mengajak seluruh masyarakat, keluarga, dan federasi untuk mendukung proses pemulihan fisik maupun psikologis para korban tanpa memberikan stigma.

Ke depan, Kemenpora berkomitmen mendorong penguatan sistem perlindungan atlet di seluruh cabang olahraga, mulai dari mekanisme pencegahan, alur pengaduan, hingga pendampingan hukum dan psikologis.

Kita ingin membangun olahraga Indonesia yang bersih. Bersih bukan hanya dari doping atau pengaturan pertandingan, tetapi juga bersih dari kekerasan, pelecehan, intimidasi, dan penyalahgunaan kekuasaan. Integritas olahraga dimulai dari bagaimana kita memperlakukan manusia di dalamnya,

kata Erick.

"Medali itu penting, tetapi keselamatan, martabat, dan masa depan atlet jauh lebih penting. Jangan pernah ada lagi atlet yang merasa harus memilih antara mengejar prestasi dan melindungi dirinya sendiri," tutupnya.
Panjat Tebing Erick thohir FPTI Kemenpora Menpora

Gazza Roosaryatama

Berkecimpung di dunia jurnalistik sejak 2021 setelah menimba ilmu di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Sebelumnya menulis untuk GenPI dan MNC hingga akhirnya mendarat di BolaSkor. Mengikuti berbagai cabor mulai dari sepak bola, basket, voli, bulu tangkis, MotoGP, hingga UFC. Pernah meliput sejumlah agenda akbar di tanah air, salah satunya FIBA World Cup 2023.
Show More

Berita Terkait

Lainnya
Tim Indonesia Untuk Asian Games 2026 Resmi Dikukuhkan, Target 4 Emas Diusung 430 Atlet
Tim Indonesia resmi dikukuhkan Menpora Erick Thohir untuk Asian Games 2026. Sebanyak 430 atlet siap berjuang meski ada rintangan alam.
Gazza Roosaryatama - Rabu, 09 September 2026
Tim Indonesia Untuk Asian Games 2026 Resmi Dikukuhkan, Target 4 Emas Diusung 430 Atlet
Lainnya
Soal Galang Dana Atlet Tunarungu, Kemenpora Buka Suara Tegaskan Aturan APBN
Kemenpora tanggapi kabar galang dana atlet tunarungu. Pemerintah tegaskan aturan penyaluran APBN wajib lewat federasi resmi ICSD.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 03 September 2026
Soal Galang Dana Atlet Tunarungu, Kemenpora Buka Suara Tegaskan Aturan APBN
Liga Indonesia
Super League 2026/2027 Tetap Didukung BRI, Grup Emtek Kembali Jadi Official Broadcaster
Super League 2026/2027 kembali didukung BRI sebagai sponsor utama dan Grup Emtek sebagai official broadcaster. Simak jadwal kick off dan laga pembuka.
Rizqi Ariandi - Rabu, 02 September 2026
Super League 2026/2027 Tetap Didukung BRI, Grup Emtek Kembali Jadi Official Broadcaster
Liga Indonesia
Erick Thohir Punya Misi Besar di Super League: Tak Ada 'Super Club'
Erick Thohir ingin kekuatan klub BRI Super League 2026/2027 lebih merata. PSSI dan I League memperkuat standar club licensing menjadi 7 aspek.
Rizqi Ariandi - Selasa, 01 September 2026
Erick Thohir Punya Misi Besar di Super League: Tak Ada 'Super Club'
Sports
Jelang Keberangkatan Atlet Asian Games 2026, Menpora Apresiasi Kerja CdM Todotua Pasaribu
Menpora Erick Thohir mengapresiasi kerja CdM Todotua Pasaribu jelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Persiapan kontingen Indonesia makin matang!
Johan Kristiandi - Minggu, 30 Agustus 2026
Jelang Keberangkatan Atlet Asian Games 2026, Menpora Apresiasi Kerja CdM Todotua Pasaribu
Berita
Pasutri Asal Semarang Rela Cuti demi Berburu Tiket Merdeka Run 2026
Pasutri asal Semarang rela ambil cuti dan bersaing saat war tiket demi mengikuti Merdeka Run 2026 di Jakarta.
Rizqi Ariandi - Kamis, 27 Agustus 2026
Pasutri Asal Semarang Rela Cuti demi Berburu Tiket Merdeka Run 2026
Lainnya
Eks Pelatih Panjat Tebing Jadi Tersangka, Erick Thohir Tegaskan Perlindungan Atlet
Bareskrim menetapkan mantan pelatih panjat tebing sebagai tersangka kekerasan seksual. Menpora dukung penegakan hukum.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 22 Agustus 2026
Eks Pelatih Panjat Tebing Jadi Tersangka, Erick Thohir Tegaskan Perlindungan Atlet
Lainnya
Kemenpora Semarakkan ISS 2026 dengan Kehadiran Jakarta Hybrid Race
Kemenpora menggandeng 20FIT untuk menggelar Jakarta Hybrid Race di ISS 2026 pada 11-13 September di JICC Senayan.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 20 Agustus 2026
Kemenpora Semarakkan ISS 2026 dengan Kehadiran Jakarta Hybrid Race
Lainnya
Pesan Presiden di Hari Pramuka Ke-65: Erick Thohir Tegaskan Pramuka Bukan Sekadar Ekstrakurikuler!
Menpora Erick Thohir sampaikan pesan Presiden Prabowo di Hari Pramuka ke-65. Pramuka jadi pilar penting pembentukan karakter Indonesia Emas 2045.
BolaSkor - Sabtu, 15 Agustus 2026
Pesan Presiden di Hari Pramuka Ke-65: Erick Thohir Tegaskan Pramuka Bukan Sekadar Ekstrakurikuler!
Lainnya
Bukti Nyata Komitmen Presiden Prabowo, Menpora Erick Thohir Tegaskan Pentingnya Pelatnas Jangka Panjang
Erick Thohir menegaskan pentingnya pelatnas jangka panjang. Anggaran pelatnas Asian Games 2026 juga meningkat menjadi Rp222 miliar.
BolaSkor - Kamis, 13 Agustus 2026
Bukti Nyata Komitmen Presiden Prabowo, Menpora Erick Thohir Tegaskan Pentingnya Pelatnas Jangka Panjang
Bagikan