BolaSkor.com - Keberhasilan Tim Bulu Tangkis Beregu Putra Indonesia meraih medali emas pertama di Asian Games 2026 mendapat perhatian khusus dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Orang nomor satu di Indonesia tersebut menyampaikan ucapan selamat secara langsung melalui sambungan video pada Kamis (24/9) malam.
Apresiasi itu diberikan setelah Alwi Farhan dan kawan-kawan memastikan kemenangan dramatis atas China di laga pamungkas. Dalam perbincangan tersebut, Presiden menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas perjuangan pantang menyerah Skuad Garuda di panggung Asia.
Baca Juga:
Dramatis! Bulu Tangkis Sumbang Medali Emas Pertama Bagi Indonesia di Asian Games 2026
“Terima kasih saudara-saudara sekalian, terima kasih jerih payah saudara-saudara. Kalian berhasil meraih medali emas pertama,” tutur Presiden Prabowo kepada Tim Indonesia.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora RI), Erick Thohir, turut menyampaikan apresiasinya atas perhatian luar biasa yang terus diberikan Kepala Negara terhadap perkembangan olahraga nasional. Menurutnya, sapaan langsung dari Presiden menjadi suntikan motivasi tambahan bagi seluruh atlet yang masih berlaga.
Baca Juga:
Penantian 28 Tahun Tim Beregu Putra Bulu Tangkis Indonesia Demi Medali Emas Asian Games 2026
Terima kasih Bapak Presiden yang selalu mendukung kemajuan olahraga nasional, dan mendorong para atlet sebagai duta bangsa, sehingga prestasi mereka merupakan bukti kedigdayaan bangsa. Perhatian Bapak Presiden tentu menjadi suntikan semangat yang luar biasa,
ujar Erick dalam rilis yang diterima BolaSkor.com.
Olahraga Sebagai Investasi Karakter dan Kesehatan Bangsa
Menpora Erick Thohir dengan Rizki Juniansyah (Foto: Laman Resmi Kemenpora)
Menpora Erick Thohir menekankan bahwa kesuksesan di ajang Asian Games 2026 membuktikan bahwa olahraga bukan sekadar torehan prestasi atau medali. Lebih dari itu, olahraga merupakan investasi strategis dalam membentuk fondasi daya saing bangsa.
Baca Juga:
Prabowo Subianto Janjikan Rp3 Miliar Untuk Peraih Emas di Asian Games 2026
Melalui kompetisi dan pembinaan olahraga, lahir generasi muda yang memiliki ketahanan mental, kedisiplinan tinggi, serta nilai-nilai sportivitas yang kuat.
Olahraga adalah investasi bangsa dalam membangun karakter. Dari olahraga kita membentuk generasi yang memiliki fighting spirit, mau bekerja keras, disiplin, pantang menyerah, dan menjunjung tinggi sportivitas,
tegas Menpora.
Selain pembentukan karakter, aspek kesehatan masyarakat juga menjadi poin penting. Menurutnya, bangsa yang tangguh berdiri di atas masyarakat yang memiliki kebiasaan hidup sehat dan aktif.
Potensi Industri Olahraga dan Sport Tourism

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir. (Foto: Kemenpora)
Tidak hanya berfokus pada ranah prestasi dan kesehatan, Kemenpora kini terus mendorong paradigma baru bahwa dunia olahraga memiliki daya dorong besar terhadap perekonomian nasional melalui sport tourism dan industri olahraga.
Baca Juga:
Perunggu Asian Games Jadi Penutup Karier Karateka Cok Istri Agung
Erick menegaskan, penyelenggaraan ajang olahraga kini harus dipandang sebagai peluang penciptaan nilai ekonomi (revenue opportunity) yang mampu membuka lapangan pekerjaan baru serta menggerakkan sektor UMKM dan pariwisata.
Olahraga adalah investasi dalam perekonomian. Industri olahraga dan sport tourism bisa membuka lapangan pekerjaan, menciptakan perputaran ekonomi, dan memberikan multiplier effect bagi masyarakat. Jadi paradigma kita harus berubah, olahraga bukan biaya, olahraga adalah investasi untuk bangsa,
pungkasnya.