Dua Jempol Dovizioso untuk Quartararo

Andrea Dovizioso memuji kemampuan Fabio Quartararo.
Andhika PutraAndhika Putra - Rabu, 03 November 2021
Dua Jempol Dovizioso untuk Quartararo
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kesuksesan Fabio Quartararo mengunci gelar juara di MotoGP Emilia Romagna turut mendatangkan apresiasi dari Andrea Dovizioso. Mantan pembalap Ducati itu akhirnya menyadari kemampuan Quartararo.

Untuk kedua kalinya, Sirkuit Misano kembali dipakai dalam MotoGP. Setelah sebelumnya digunakan pada MotoGP San Marino, lintasan sepanjang 4,2 km ini kembali dipakai pada MotoGP Emilia Romagna.

Sirkuit Misano merupakan lintasan berkarakteristik khusus. Legenda balap Valentino Rossi bahkan menjuluki Sirkuit Misano sebagai lintasan stop and go karena menuntut pembalap memaksimalkan teknik pengereman dan akselerasi.

Namun, kesulitan yang disuguhkan Sirkuit Misano berhasil diatasi Quartararo. Terbukti pada MotoGP Emilia Romagna, El Diablo berhasil melakukan hal mustahil karena mampu merangkak naik dari posisi 15 ke posisi 4.

Baca Juga:

Manuver Ducati Bikin Joan Mir Gelisah

Harga yang Harus Dibayar Pembalap Muda

Hal ini sempat membuat Dovizioso berdecak kagum. Pembalap berusia 35 tahun ini sadar Quartararo memiliki kemampuan di atas rata-rata.

“Saya pikir Misano merupakan lintasan di mana kamu harus berakselerasi dari kecepatan rendah, jika kamu tidak bisa berkendara seperti Quartararo, maka kamu akan alami banyak kesulitan,” kata Dovizioso dikutip dari crash.net.

“Quartararo bisa melakukan pengereman sangat dalam, tetapi sangat mudah untuk melakukannya. Kesulitannya terjadi saat mengerem dalam dan mengarahkan motor seperti dia. Quartararo bisa melakukannya dengan sangat mudah. Maksud saya, jika kamuengecek latihannya, dia melakukan lima hingga enam lap tanpa melakukan banyak kesalahan,” sambungnya.

Kemampuan ini membuat Dovizioso mengakui kehebatan Quartararo. Bahkan pembalap asal Italia itu menilai Quartararo memiliki kemampuan lebih baik dibandingkan dirinya.

“Saya tidak bisa melakukan pengereman dengan baik, tetapi saya memiliki spesifikasi motor yang berbeda dengan Quartararo. Pada aspek pengereman, saya pikir motor pabrikan sangat berbeda. Namun, seberapa jauh perbedaannya, saya tidak tahu,” tutur Dovizioso.

“Jadi dalam hal pengereman saya tidak terlalu bagus dan setiap saya memasuki tikungan, saya tidak bisa mendapatkan kecepatan yang baik dan saya tidak bisa mengikuti racing lineyang saya inginkan. Saya terlalu lama melakukannya, lalu saya tidak bisa meraih kecepatan di tikungan yang dibutuhkan untuk memaksimalkan potensi motor,” pungkasnya.

Penulis: Bintang Rahmat

Breaking News Motogp MotoGP 2021 Andrea dovizioso Fabio Quartararo

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Kroasia vs Spanyol: La Furia Roja di Atas Angin
Prediksi Kroasia vs Spanyol di UEFA Nations League: La Furia Roja sedang tak terkalahkan dalam 41 laga dan memburu kemenangan ke-11 beruntun.
Johan Kristiandi - Selasa, 06 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Kroasia vs Spanyol: La Furia Roja di Atas Angin
Hasil akhir
Hasil UEFA Nations League: Prancis Bungkam Belgia, Italia Tekuk Turki
Hasil UEFA Nations League terbaru: Prancis menghancurkan Belgia 4-1, sedangkan Italia menang 3-1 atas Turki. Simak hasil lengkapnya di sini!
Johan Kristiandi - Selasa, 06 Oktober 2026
Hasil UEFA Nations League: Prancis Bungkam Belgia, Italia Tekuk Turki
Timnas
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Erick Thohir Langsung Bicara Piala Dunia
Erick Thohir bicara soal target Piala Dunia setelah Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai mengalahkan Thailand lewat adu penalti.
Rizqi Ariandi - Selasa, 06 Oktober 2026
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Erick Thohir Langsung Bicara Piala Dunia
Timnas
Prabowo Puji Mental Juang Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prabowo Subianto memuji mental pantang menyerah Timnas Indonesia setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mengalahkan Thailand.
Rizqi Ariandi - Selasa, 06 Oktober 2026
Prabowo Puji Mental Juang Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas
Hasil Final FIFA ASEAN CUP 2026: Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir, Timnas Indonesia Juara!
Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti. Puasa gelar selama 35 tahun akhirnya berakhir.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Hasil Final FIFA ASEAN CUP 2026: Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir, Timnas Indonesia Juara!
Liga Dunia
Hasil Pertandingan: Pertama Sejak 2011, Jepang Kembali Jadi Juara Kirin Cup
Jepang kembali menjadi juara Kirin Cup setelah empat tahun. Samurai Biru mengalahkan Selandia Baru 2-1 di New National Stadium.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Hasil Pertandingan: Pertama Sejak 2011, Jepang Kembali Jadi Juara Kirin Cup
Timnas
Cara Menonton dan Link Streaming Gratis Timnas Indonesia vs Thailand: Waktunya Garuda Angkat Piala
Timnas Indonesia vs Thailand, final FIFA ASEAN Cup 2026, di SUGBK, Jakarta, Senin (5/10), pukul 20.00 WIB, Live SCTV, Indosiar, Vidio, dan Rans Entertainment.
Rizqi Ariandi - Senin, 05 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Gratis Timnas Indonesia vs Thailand: Waktunya Garuda Angkat Piala
Timnas
Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Terakhir Menang 2016
Simak head to head Timnas Indonesia vs Thailand jelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Tim Garuda terakhir menang atas Thailand pada Piala AFF 2016.
Rizqi Ariandi - Senin, 05 Oktober 2026
Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Terakhir Menang 2016
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Jepang vs Selandia Baru, Live di Sini!
Cara menonton dan link streaming Jepang vs Selandia Baru di final Kirin Cup 2026. Cek jadwal, jam tayang, susunan pemain, H2H, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Senin, 05 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Jepang vs Selandia Baru, Live di Sini!
Timnas
Kapten Thailand Akui Timnas Indonesia Berubah: Pemain Keturunan Jadi Kekuatan
Kapten Thailand, Chanathip Songkrasin, menilai Timnas Indonesia berubah drastis berkat kehadiran banyak pemain keturunan yang bermain di liga top Eropa.
Rizqi Ariandi - Senin, 05 Oktober 2026
Kapten Thailand Akui Timnas Indonesia Berubah: Pemain Keturunan Jadi Kekuatan
Bagikan