Disiapkan Jadi Pengganti Erik ten Hag, Graham Potter Dinilai Tak Cukup Bagus untuk Manchester United
BolaSkor.com - Naik turunnya performa Manchester United musim ini berujung pada isu pemecatan sang pelatih, Erik ten Hag. Kabarnya, jika Sir Jim Ratcliffe nantinya resmi mengakuisisi 25 persen saham klub ia memilih pelatih baru.
Kiprah Ten Hag sebagai pelatih Man United masih akan dipantau. Namun saat ini, posisinya tak ideal setelah tersingkir dari Liga Champions pada posisi juru kunci grup di bawah Bayern Munchen, Copenhagen dan Galatasaray.
Man United juga rapuh pada sisi defensif serta sudah tersingkir di Piala Liga, belum lagi tak berada di posisi aman untuk masuk empat besar atau zona Liga Champions di Premier League.
Bahkan, pertandingan di akhir pekan atau tepatnya Minggu (17/12) malam WIB melawan Liverpool di Anfield berpotensi jadi laga terakhir Ten Hag, apalagi jika Man United kembali kalah dengan skor telak 0-7 seperti musim lalu.
Baca Juga:
5 Kerugian Besar Manchester United Usai Tersingkir dari Liga Champions
Hasil Liga Champions: Manchester United Tidak Lolos 16 Besar, Inter Milan Gagal Juara Grup
Jadon Sancho dan 5 Pemain Manchester United yang Berseberangan dengan Erik Ten Hag
Menurut laporan media-media Inggris, Potter disukai Ratcliffe dan menjadi favorit pengganti Ten Hag jika performa Man United tak jua membaik.
Isu tersebut segera ditanggapi oleh Simon Jordan, mantan Pemilik Crystal Palace. Ia tak habis pikir dengannya, sebab Potter sebelumnya gagal saat melatih Chelsea pasca memberikan stabilitas untuk Brighton & Hove Albion selama tiga tahun melatih klub.
"Memasukkan Graham Potter ke dalam perbincangan berarti memperluasnya sedikit,” kata Jordan di TalkSPORT.
"Apa yang kita lakukan adalah menguraikan relevansi dan koherensi pemikiran tersebut. Anda tidak bisa mengatasi Chelsea, Anda pikir Anda bisa mengatasi Man United? Anda pikir Anda bisa mengatasi masalah itu?"
"Klub ini masih merupakan klub sepak bola yang sangat besar dan perpindahan dari Brighton ke Chelsea terlalu berat baginya."
"Itu adalah keputusan yang salah dan Anda dapat menunjuk pada model kepemilikan yang semuanya baru dan semua masalah yang ditimbulkan oleh Boehly, tetapi Anda tetap harus mampu menerobos dan membangun sisi yang penting."
Semakin tak masuk akal jika Man United menunjuk Potter sebagai pelatih baru dengan situasi klub saat ini, dengan masalah yang terjadi dari badai cedera pemain, skuad yang tidak bermain kolektif.
"Saya pikir mungkin jika Anda memasukkan Potter ke Manchester United dan dia diberi tantangan yang adil dan platform yang merata untuk membangun performa terbaiknya dan bukan ekspektasi yang besar. Ya baiklah, tapi itu bukan Manchester United, bukan?" tambah Jordan.
"Jika pemilik Manchester United berpikir bahwa menempatkan Graham Potter di kursi panas akan menjadi proses yang baik, mereka harus mengabaikannya."
"Dan jika mereka bangun di pagi hari dan berpikir itu masih merupakan ide bagus maka mereka harus kembali tidur," sindir Jordan.
Arief Hadi
15.899
Berita Terkait
PSG Tantang Barcelona dalam Perburuan Marcus Rashford, Manchester United Diuntungkan
Fans MU Merapat, Cuma Main eFootball Bisa Nonton Langsung di Old Trafford
Pemain Everton Kena Kartu Merah karena Berkelahi dengan Rekan Satu Tim, Ruben Amorim Iri
Manchester United Dibekuk 10 Pemain Everton, Ruben Amorim Frustrasi
Kejadian Langka di Old Trafford, Idrissa Guaye Diusir Wasit karena Ribut dengan Rekan Setim
Setelah 17 Kali Gagal, David Moyes Akhirnya Bisa Menang di Old Trafford
Hasil Premier League: Lawan 10 Pemain Everton, Manchester United Tumbang di Old Trafford
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Manchester United vs Everton, Live Sebentar Lagi
Ruben Amorim Berikan Kabar Buruk untuk Kobbie Mainoo dan Joshua Zirkzee
Superkomputer Prediksi Pemenang Duel Manchester United vs Everton