Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Diperiksa Polisi, Dokter Pribadi Maradona Ungkap Perjuangan Selamatkan Sang Legenda

Pengacara Maradona mempertanyakan keputusan dokter mengizinkan kliennya pulang usai menjalani operasi otak.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Senin, 30 November 2020
Diperiksa Polisi, Dokter Pribadi Maradona Ungkap Perjuangan Selamatkan Sang Legenda
Diego Maradona dan Leopoldo Luque (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Isu tidak sedap mengiringi kematian Diego Maradona. Kepolisian Argentina melakukan pemeriksaan terhadap dokter pribadi sang legenda karena tuduhan kelalaian medis.

Seperti diketahui, Maradona meninggal dunia di kediamannya pada Rabu (25/11) kemarin. Penyebab kematiannya karena ada penghentian fungsi jantung.

Pada awal bulan ini, Maradona sempat menjalani perawatan dan operasi otak di rumah sakit. Namun ia kemudian diizinkan pulang pada 11 November silam.

Baca Juga:

Maradona di Barcelona, Penuh Warna, Fenomena, dan Drama

Tarian Balet di Gol Terbaik Abad ke-20, Pembuktian Maradona si 'Bajingan Genius'

Sebut Maradona Masih Hidup jika Gabung Juventus, Cabrini Minta Maaf

Diego Maradona

Keputusan inilah yang dianggap berperan membuat nyawa Maradona tak tertolong. Matias Morla selaku pengacaranya meminta kepolisian untuk melakukan penyelidikan untuk membuka lebih banyak fakta.

Dokter pribadi Maradona, Leopoldo Luque menjadi pihak yang tersudut karena tuduhan tersebut. Apalagi pihak kepolisian dikabarkan telah menggeledah rumah dan kliniknya.

Namun tuduhan tersebut tak membuat Luque panik. Ia justru mendapat dukungan dari badan yang menaungi profesinya di Argentina, Argentine Society of Neurosurgery.

Selain itu, Luque juga merasa bangga punya kesempatan merawat Maradona. Ia bahkan mau berbagi cerita terkait perjuangan pahlawan Argentina di Piala Dunia 1986 untuk terus hidup.

"Kami semua yaitu para dokter, saya sendiri, dan keluarganya berkumpul untuk melihat yang terbaik bagi Diego. Tidak ada yang bisa dilakukan tanpa kemauannya," kata Dr Luque dilansir dari Goal.

"Kami berusaha menyusun skema terbaik untuk masalah pil yang dia minum dan untuk mengontrol konsumsi alkoholnya."

Luque juga menjelaskan alasan memberi izin Maradona untuk keluar rumah sakit dan melanjutkan pengobatan di kediamannya. Ia menegaskan hal itu sudah sesuai standar medis dan permintaan pasien.

"Tidak ada kriteria medis (untuk menahan Maradona di rumah sakit). Kami bisa saja membawanya ke pusat rehabilitasi, tapi kami membutuhkan Diego yang baik-baik saja dan itu keputusannya," tambahnya.

"Dia dipulangkan setelah operasi. Hal yang ideal baginya untuk menjalani rehabilitasi, tetapi dia tidak mau. Kami berhasil mendapatkan perawat untuk menemaninya, tetapi dia mendapat pembebasan medis."

“Saat mengoperasi pasien, kriteria pulang tergantung pasien. Kami mencoba menahannya di klinik, tetapi itu bukan pusat rehabilitasi, jadi saya memperpanjang rawat inap selama saya bisa," ujarnya lagi.

Kematian Maradona mencuri perhatian seluruh Argentina bahkan dunia. Wajar jika isu-isu tak sedap mewarnai kabar buruk ini.

Luque tak merasa sakit hati dengan tuduhan tersebut. Ia bahkan siap bekerja sama dengan ti penyidik sebagai bentuk dedikasi terakhirnya kepada Maradona.

"Saya siap membantu departemen kehakiman. Bersama Diego, saya melakukan yang terbaik yang saya bisa dan saya bangga dengan apa yang saya lakukan karena saya tidak menyembunyikan apapun," pungkasnya.

Diego Maradona Argentina Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Ragam
Kilas Balik Piala Dunia: Ketika Debutan Kroasia Tampil Ngotot di Perebutan Peringkat Ketiga
Kroasia menandai debut mereka di Piala Dunia dengan merebut peringkat ketiga.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
Kilas Balik Piala Dunia: Ketika Debutan Kroasia Tampil Ngotot di Perebutan Peringkat Ketiga
Piala Dunia
Menghentikan Lionel Messi Akan Menjadi Tantangan untuk Spanyol
Spanyol menyiapkan strategi khusus untuk menghentikan Lionel Messi di final Piala Dunia 2026. Luis de la Fuente dan Mikel Merino waspadai sang kapten Argentina.
Arief Hadi - Sabtu, 18 Juli 2026
Menghentikan Lionel Messi Akan Menjadi Tantangan untuk Spanyol
Piala Dunia
Final Piala Dunia 2026 Dibayangi Kabut Asap, Kualitas Udara Jadi Sorotan Jelang Spanyol vs Argentina
Jelang laga final Piala Dunia 2026 di New York, penyelenggara dihadapkan pada ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan di Kanada.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
Final Piala Dunia 2026 Dibayangi Kabut Asap, Kualitas Udara Jadi Sorotan Jelang Spanyol vs Argentina
Ragam
5 Pertandingan Perebutan Peringkat Ketiga Paling Seru di Piala Dunia
Berikut lima pertandingan perebutan tempat ketiga paling seru yang pernah terjadi dalam sejarah Piala Dunia.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 18 Juli 2026
5 Pertandingan Perebutan Peringkat Ketiga Paling Seru di Piala Dunia
Piala Dunia
Naik 50 Persen dari 2022, Berapa Hadiah Uang yang Diterima Pemenang Piala Dunia 2026?
Juara Piala Dunia 2026 akan membawa pulang hadiah 50 juta dolar AS atau sekitar Rp897 miliar. FIFA menaikkan total hadiah turnamen hingga 50 persen.
Arief Hadi - Sabtu, 18 Juli 2026
Naik 50 Persen dari 2022, Berapa Hadiah Uang yang Diterima Pemenang Piala Dunia 2026?
Prediksi
Prediksi dan Statistik Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina: Duel Dua Tim Terbaik Dunia
Prediksi final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina lengkap dengan statistik, head to head, susunan pemain, dan prediksi skor BolaSkor.
Arief Hadi - Sabtu, 18 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina: Duel Dua Tim Terbaik Dunia
Piala Dunia
Juara Piala Dunia 2026 Dapat Cincin, FIFA Kembali Jadi Sorotan
FIFA memperkenalkan cincin juara untuk pemenang Piala Dunia 2026. Kebijakan baru ini memicu kritik karena dinilai terlalu mengadopsi budaya olahraga Amerika.
Arief Hadi - Sabtu, 18 Juli 2026
Juara Piala Dunia 2026 Dapat Cincin, FIFA Kembali Jadi Sorotan
MotoGP
Mario Aji dan Veda Ega Riding di Jakarta Sambil Sapa Penggemar
Keseruan ini dimulai dari Hotel Artotel, Senayan, Jakarta Selatan hingga Anjungan Sarinah, Jakarta Pusat pada Jumat (17/7) sore WIB.
Tengku Sufiyanto - Jumat, 17 Juli 2026
Mario Aji dan Veda Ega Riding di Jakarta Sambil Sapa Penggemar
Piala Dunia
Nimbus Si Kucing Ramal Pemenang Prancis vs Inggris
Nimbus, si kucing peramal Piala Dunia 2026, memprediksi Prancis akan mengalahkan Inggris pada perebutan tempat ketiga. Simak hasil ramalan, akurasi Nimbus, dan prediksi Superkomputer Opta.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Nimbus Si Kucing Ramal Pemenang Prancis vs Inggris
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Hasil Head to Head Prancis vs Inggris
Head to head Prancis vs Inggris jelang perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 menunjukkan keunggulan Les Bleus. Simak rekor pertemuan, hasil enam laga terakhir, dan statistik kedua tim sebelum duel di Miami.
Johan Kristiandi - Jumat, 17 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Hasil Head to Head Prancis vs Inggris
Bagikan