Derby Merseyside: Bukan Simpati, Sean Dyche Berempati kepada Jurgen Klopp
BolaSkor.com - Delapan tahun melatih Liverpool, mempersembahkan titel Premier League, Liga Champions, Piala FA, dan Piala Liga, kini Jurgen Klopp dalam tekanan tinggi menyusul performa buruk The Reds. Ya, itulah realitanya.
Fans Liverpool tidak menuntut Klopp mundur dan tidak ada kampanye untuknya hengkang, tetapi ancaman pemecatan itu ada karena itulah kenyataan pada dunia sepak bola saat ini. Dekadensi performa Liverpool sangat drastis musim ini.
Musim lalu Liverpool bertarung di empat kompetisi dan memenangi dua trofi, tetapi musim ini penampilan tim menurun setelah tersingkir di Piala FA, Piala Liga, dan terdepak jauh dari persaingan merebutkan titel Premier League - menyisakan pertarungan di Liga Champions.
Liverpool berada di urutan 10 klasemen Premier League saat ini dan di pekan 23 akan memainkan Derby Merseyside, Selasa (14/02) pukul 03.00 dini hari WIB melawan Everton di Anfield.
Baca Juga:
Balas Haters yang Ingin Jatuhkan Manchester City, Pep Guardiola Sindir Legenda Liverpool
Daftar Cedera Pemain Liverpool Bertambah, Thiago Alcantara Absen Sebulan
Tidak Bersembunyi, Jurgen Klopp Benarkan Krisis Tengah Terjadi di Liverpool
Kondisi Everton tidak lebih baik ketimbang rival sekotanya tersebut karena mereka masih ada di zona degradasi. Kendati demikian mereka tengah percaya diri menyusul kemenangan 1-0 atas pemuncak klasemen, Arsenal, dan menatap positif era baru di bawah arahan Sean Dyche.
Situasi Liverpool dan tekanan yang diterima Jurgen Klopp turut dikomentari Dyche. Ia tidak simpati kepada Klopp melainkan empati karena pernah merasakan situasi yang dialaminya, ketika tim dalam periode buruk dan tekanan datang.
"Fokus saya adalah di Everton, memastikan kami benar tanpa mengkhawatirkan orang lain," ucap Dyche sebagaimana dikutip dari Liverpool Echo.
"Tidak ada simpati (untuk Klopp), itu empati. Sebagai seorang manajer Anda memiliki pemahaman tentang orang lain tetapi dia tentu tidak membutuhkan simpati saya, seseorang yang berpengalaman seperti dia dan apa yang telah dia lakukan dalam permainan."
"Saya sangat menghormati semua manajer karena ini adalah pekerjaan yang sangat sulit. Ada pemahaman dan perasaan yang sama karena saya telah mengalaminya sendiri."
Sean Dyche juga menambahkan kesulitan yang dialami Liverpool saat ini bisa terjadi kepada tim mana pun. Ia meyakini dengan pengalaman skuad yang dimiliki Liverpool, satu momen menentukan dapat membangkitkan mereka dan juga meningkatkan kepercayaan diri.
"Mereka sudah cukup lama naik daun dan sulit untuk terus-menerus merombak dan memikirkan kembali," imbuh Dyche.
"Cara kerja sepak bola sangat sulit untuk terus-menerus meraih prestasi sepanjang waktu. Mungkin mereka hanya memiliki salah satu momen itu dan itu berubah. Itu belum terlihat."
"Saya belum terlalu dekat dan pribadi dengan mereka tetapi mereka masih memiliki beberapa pemain yang sangat bagus dan saya tidak akan terlalu memikirkan performa mereka. Mereka adalah grup yang sangat berpengalaman dalam banyak hal dan manajernya juga," pungkas Dyche.
Arief Hadi
16.195
Berita Terkait
5 Fenomena Pembunuh Raksasa Terbesar dalam Sejarah Piala FA
Dihujani Hujatan, Gabriel Martinelli Minta Maaf
Klasemen Terkini Premier League Usai Arsenal Gagal Tekuk Liverpool: Jarak Kini Jadi Enam Poin
Imbang Lawan Liverpool, Arsenal Layak Diapresiasi Tanpa Kekalahan Sejak Natal
Pertama dari 600 Pertandingan, Liverpool Tak Punya Satu Pun Peluang Tepat Sasaran di Laga Premier League
Memalukan, Sikap Gabriel Martinelli saat Mendorong Conor Bradley yang Cedera
Hasil Pertandingan: AC Milan Imbang, Arsenal Urung Menjauh dari Kejaran Manchester City
Jadwal Live Streaming Premier League Arsenal vs Liverpool, Kick-off Jumat (09/01) Pukul 03.00 WIB
Perburuan Bek Tengah Berlanjut, Joe Gomez Masuk Daftar Belanja AC Milan
Hadapi Liverpool, Arsenal Harus Tampil Luar Biasa Sepanjang Laga