Demi Keadilan, Solskjaer Minta UEFA Ubah Format Liga Europa

Real Sociedad tak bisa menjamu Manchester United di kandangnya karena terbentur kebijakan pemerintah Spanyol.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Sabtu, 13 Februari 2021
Demi Keadilan, Solskjaer Minta UEFA Ubah Format Liga Europa
Ole Gunnar Solskjaer (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pandemi virus corona yang masih berlangsung membuat jadwal lanjutan Liga Champions dan Liga Europa terganggu. Demi menjaga kelancaran kompetisi, UEFA diminta mengubah format turnamen.

Beberapa wakil Spanyol tidak bisa bermain di kandang sendiri sesuai haknya pada babak 16 besar Liga Champions dan 32 besar Liga Europa. Hal itu berkaitan dengan kebijakan pemerintah negaranya untuk membatasi masuknya turis dari Inggris.

Hal ini membuat Real Sociedad harus menjamu Manchester United di Italia pada leg pertama 32 besar Liga Europa. Hal yang sama berlaku untuk Atletico Madrid dengan menjamu Chelsea di Rumania.

Baca Juga:

Daftar Belanja Pemain MU pada 2004, Ada Legenda Man City

Undian Perempat Final Piala FA: Duo Manchester Bertemu Lawan Menyulitkan

Fans Manchester United Harus Bersabar Tunggu Debut Amad Diallo

Trofi Liga Europa

Kondisi ini tentu menguntungkan Manchester United dan Chelsea. Namun hal tersebut nyatanya tidak terlalu disukai manajer Setan Merah, Ole Gunnar Solskjaer.

Solskjaer merasa kondisi ini bisa membuat kompetisi kurang kompetitif. Maka dari itu sebuah ide ia sampaikan kepada UEFA.

"Ini di luar kendali, tapi kita bisa mengatakan untuk bertemu di Turin dalam satu pertandingan saja. Saya sama sekali tidak keberatan dan ini akan mengurangi satu pertandingan," kata Solskjaer di situs resmi klub.

"Perjalanan di Eropa saat ini sulit seperti yang kita semua tahu dan itu bukan keputusan yang kami buat. Namun ketika satu pertandingan di tempat netral, itu merugikan tim yang tidak memiliki pertandingan kandang."

Sociedad dan Atletico memang akan dirugikan karena kedua lawannya bisa memakai kandang masing-masing saat melakoni leg kedua. Dengan kondisi ini, peluang Manchester United dan Chelsea untuk melaju ke babak selanjutnya tentu lebih besar.

UEFA sendiri sempat mengubah format Liga Europa dan Liga Champions musim lalu. Pada babak perempat final, konfederasi sepak bola Eropa itu menerapkan skema home turnamen di tempat netral.

Bukan tidak mungkin langkah serupa akan kembali diterapkan UEFA. Apalagi belum ada tanda-tanda masa pandemi akan segera berakhir.

Ole gunnar Solskjaer Manchester United UEFA Liga Europa Breaking News
Ditulis Oleh

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Posts

6.514

Berita Terkait

Liga Indonesia
Alasan Sebenarnya Layvin Kurzawa Berpisah dengan Persib
Eks Paris Saint-Germain (PSG) itu bahkan sudah menyampaikan perpisahannya dengan Persib di akun media sosial pribadinya.
Tengku Sufiyanto - Kamis, 04 Juni 2026
Alasan Sebenarnya Layvin Kurzawa Berpisah dengan Persib
Liga Indonesia
Berpisah dengan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Juara Piala Presiden 2025
Setelah empat musim membela Persebaya, Bruno Moreira memutuskan untuk pergi. Dikaitkan dengan beberapa tim Indonesia, Bruno memilih tim Thailand.
Rizqi Ariandi - Kamis, 04 Juni 2026
Berpisah dengan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Juara Piala Presiden 2025
Bulu Tangkis
Rekap Hasil Indonesia Open 2026: 11 Wakil Tuan Rumah Melanjutkan Perjuangan ke 16 Besar
Wakil Indonesia sudah mulai berguguran di babak 32 besar Indonesia Open 2026. Kini, tersisa 11 wakil tuan rumah di babak 16 besar.
BolaSkor - Rabu, 03 Juni 2026
Rekap Hasil Indonesia Open 2026: 11 Wakil Tuan Rumah Melanjutkan Perjuangan ke 16 Besar
Ragam
Stadion Azteca, Panggung Pembukaan Piala Dunia 2026 yang Legendaris dan Sarat Sejarah
Piala Dunia 2026 menandai momen bersejarah bagi Estadio Azteca yang legendaris. Untuk ketiga kalinya, stadion ikonik Meksiko ini akan menjadi tuan rumah pertandingan pembukaan Piala Dunia.
Yusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Stadion Azteca, Panggung Pembukaan Piala Dunia 2026 yang Legendaris dan Sarat Sejarah
Ragam
Kilas Balik Piala Dunia 1990: Goyangan Roger Milla, Panggung Terakhir Jerman Barat, dan Maradona Membelah Napoli
Jerman Barat sukses menjadi juara Piala Dunia 1990 di Italia. Ini menjadi terakhir kalinya Jerman Barat tampil sebelum bersatu dengan Jerman Timur.
Yusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1990: Goyangan Roger Milla, Panggung Terakhir Jerman Barat, dan Maradona Membelah Napoli
Liga Indonesia
Persib Bandung Dapat Surat dari FIFA
Persib Bandung mendapatkan surat dari FIFA yang dikirimkan lewat PSSI. FIFA memberikan ucapan selamat atas keberhasilan Maung Bandung menjuarai Super League.
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
Persib Bandung Dapat Surat dari FIFA
Piala Dunia
John Herdman Prediksi Kanada Lolos Fase Gugur Piala Dunia 2026, Bagaimana Inggris?
John Herdman memprediksi Kanada akan lolos ke babak knock out setelah gagal total di Piala Dunia 2022.
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
John Herdman Prediksi Kanada Lolos Fase Gugur Piala Dunia 2026, Bagaimana Inggris?
Piala Dunia
Casemiro Senang Brasil Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
Gelandang senior Brasil, Casemiro, mengatakan tidak menjadi favorit di Piala Dunia 2026 akan membuat Brasil tetap waspada.
Yusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Casemiro Senang Brasil Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
Italia
Jelang Piala Dunia 2026, Pelatih Amerika Serikat Akui Didekati AC Milan
Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, tidak membantah adanya kontak dengan AC Milan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Jelang Piala Dunia 2026, Pelatih Amerika Serikat Akui Didekati AC Milan
Piala Dunia
100 Persen, Timnas Inggris Diyakini Bisa Memenangi Piala Dunia 2026
Gelandang Timnas Inggris, Kobbie Mainoo, menegaskan seluruh pemain dan staf 100 persen yakin bisa memenangi trofi Piala Dunia 2026 di bawah Thomas Tuchel.
Arief Hadi - Rabu, 03 Juni 2026
100 Persen, Timnas Inggris Diyakini Bisa Memenangi Piala Dunia 2026
Bagikan