BolaSkor.com - Perjalanan Bandung bjb Tandamata terhenti di fase reguler Proliga 2026, dan absen pada final four yang digelar bulan April mendatang.
Namun, Cindy Tiara Berliyan dan kawan-kawan masih bertekad membidik kemenangan tiga angka demi menjaga reputasi mereka saat hadapi Jakarta Livin' Mandiri (JLM) di GOR Chandradimuka, Padepokan bolavoli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Kabupaten Bogor, Minggu (22/2) pukul 20.30 WIB.
Absen di babak final four dalam tiga kesempatan secara berturut-turut, tentu cukup mengejutkan bagi tim sekelas Bandung bjb Tandamata. Apalagi dengan reputasi mereka yang cukup 'gacor' dalam sejarah Proliga.
Pemegang gelar juara pertama Proliga terbanyak kedua setelah Jakarta Electric PLN (JEP) itu bahkan harus mengakhiri kompetisi di posisi keenam pada babak reguler.
Sebelumnya, Bandung bjb Tandamata telah meraih empat gelar juara Proliga dengan dua nama berbeda. Dua gelar diraih atas nama Bandung Alco Bank Jabar (2003 dan 2006) dan dua gelarnya lainnya diraih dengan nama Bandung bjb Tandamata (2022 dan 2023).
Namun sejak saat itu, Cindy dan kawan-kawan alami 'paceklik' di Proliga. Jangankan menjadi juara, Bandung bjb Tandamata bahkan selalu absen di babak final four dalam tiga musim secara berturut-turut.
Baca Juga:
Absen di Final Four, Bandung bjb Tandamata Bertekad Buat Kenangan Manis
Proliga 2026: Laga Menentukan di Sentul, Bandung bjb Tandamata Tolak Kibarkan Bendera Putih
View this post on Instagram
Start yang terlambat disebut-sebut menjadi salah satu kendala hingga mereka kembali harus absen di final four untuk ketiga kalinya. Di sisi lain, tim-tim lainnya sudah mempersiapkan diri dalam 1-2 sebelumnya, hingga kesolidan tim benar-benar terbentuk secara alami.
Sebut saja outside hitter JPP, Alexandra Bytsenko yang bukan nama baru di Proliga. Pemain yang kerap disapa Sasha ini, sebelumnya sudah perkuat Jakarta Pertamina Fastron pada musim 2022/2023 lalu.
Kemudian ada Megawati Hangestri Pertiwi. Meski berstatus pemain lokal, namun pengalamannya di kompetisi internasional, sudah tidak diragukan lagi. Begitu juga para legion asing lainnya, seperti outside hitter JEP yang musim lalu memperkuat JPP bersama Betania Dela Cruz.
Dengan pengalaman yang mereka miliki, tentu sudah cukup memahami atmosfer serta persaingan ketat di Proliga tahun ini. Walhasil, mereka tidak butuh waktu lama untuk menyesuaikan diri pada ajang kompetisi bolavoli tertinggi di Tanah Air tersebut. Hal itu diungkapkan Kepala Pelatih bjb Tandamata, Risco Herlambang Matulessy.
"Sejujurnya, saya akui tim-tim seperti Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dan Pertamina lebih solid memang, bahkan kesiapan mereka sejak beberapa tahun terakhir. Para pemain asing mereka juga sudah punya pengalaman di Proliga sehingga tidak butuh waktu lama untuk menyesuaikan diri dengan atmosfer dan ketatnya persaingan," beber Risco, usai timnya kalah dari JPP, beberapa waktu lalu.
"Meski demikian, kami masih punya satu pertandingan terakhir melawan Jakarta Livin' Mandiri dan saya harap anak-anak bisa memberikan kenangan indah pada pertandingan nanti," lanjutnya.

Bandung bjb Tandamata terus mengintip peluang menuju final four Proliga 2026. (Bandung bjb)
Sebaliknya, Bandung bjb Tandamata harus melakukan rotasi pemain asing di saat tim sedang berjuang untuk lolos ke final four. Pertama, Bandung bjb Tandamata menggantikan Sonaly Cidrao dengan Giulilia Angelina usai seri Malang, 8 Februari lalu. Selang sepekan, giliran Anastasia Guerra yang dipulangkan ke Italia untuk mendatangkan kembali Madeline Giullen.
Keputusan merotasi pemain asing inilah yang diyakini cukup berani di saat Bandung bjb Tandamata tengah berjuang untuk lolos ke final four setelah terlempar dari persaingan empat besar. Akibatnya, Angelina dan Madeline hanya bisa merasakan dua sampai empat pertandingan tersisa pada babak reguler.
"Kalau ada rotasi pemain asing kan otomatis tim, apalagi didominasi para pemain muda, harus menyesuaikan diri lagi. Pemain asing yang baru kami kan baru datang beberapa hari terakhir dan waktunya tidak cukup untuk bisa menyesuaikan diri. Kita kan bisa lihat, pemain asing kami yang baru sebenarnya bagus, hanya saja untuk bisa mendatangkan chemistry di lapangan ini yang belum maksimal, sehingga kami mereka juga bisa melakukan miss dan error. Tapi sekali lagi, mudah-mudahan di pertandingan terakhir (lawan JLM), kami bisa menciptakan kenangan yang indah," harap Risco.