Bandung bjb Tandamata. (Media Bandung bjb Tandamata)
Jika JEP dengan enam gelar (kolektor gelar terbanyak di Proliga), JPE dan JPP menguntit di posisi ketiga dan keempat dengan tiga gelar. Surabaya Bank Jatim dan tim putri Jakarta BNI 46, menguntit di posisi kelima dan keenam dengan masing-masing dua gelar.
Sedangkan tim putri Jakarta Bank DKI dan Jakarta BIN menyusul dengan masing-masing satu gelar. Adapun GPP dan JLM belum sekalipun mencatatkan nama mereka dalam daftar juara Proliga.
Tidaklah berlebihan jika Cindy dan kolega harus optimis kalahkan JLM pada laga nanti. Syaratnya, Cindy dan kolega wajib melupakan hal-hal buruk yang sudah terjadi di belakang demi mengembalikan reputasi Bandung bjb Tandamata di panggung Proliga.
Sejak berdiri pada 2024 lalu, JLM sendiri belum pernah sekalipun menapaki babak final four dalam dua kesempatan terakhir. Pada debutnya di Proliga 2024 lalu, JLM finis di urutan buncit babak reguler.
Bandung bjb Tandamata terus memelihara asa ke final four Proliga 2026. (Bandung bjb Tandamata)
Selanjutnya, JLM 'naik prestasi' dengan menempati urutan kelima, satu tingkat di atas Bandung bjb Tandamata dari tujuh kontestan Proliga 2025. Pada Proliga tahun ini, Bandung bjb Tandamata terkunci di urutan keenam dengan 12 poin dari 11 pertandingan. Sedangkan JLM berada di urutan kelima dengan 16 poin dari 10 pertandingan.
Meski tak bisa menggusur JLM, namun kemenangan pada laga nanti akan sangat berarti bagi Bandung bjb Tandamata. Selain mengembalikan reputasi, tim asuhan Risco harus optimis demi meningkatkan moril para pemain di Proliga tahun depan, apabila ikut serta lagi.
Dari lima pertemuan kedua tim sejak 3 Mei 2024 lalu, Bandung bjb Tandamata lebih mendominasi dengan tiga kemenangan. Sementara dua sisanya dimenangkan JLM.
Terakhir, Bandung bjb Tandamata menang 3-0 pada Seri Pontianak putaran pertama babak reguler, 9 Januari lalu. Cindy dan kawan-kawan tak sekalipun menelan kekalahan per set dalam laga yang berakhir 25-21, 25-15, dan 25-21 di GOR Terpadu Ahmad Yani tersebut.