Dekadensi Manchester United Dijadikan Pembelajaran untuk Mercedes

Tim F1 Mercedes pun belajar dari Manchester United.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 18 Agustus 2022
Dekadensi Manchester United Dijadikan Pembelajaran untuk Mercedes
Manchester United (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Situasi Manchester United saat ini jadi bukti nyata yang relevan dengan istilah "tidak ada yang abadi". Red Devils pernah berjaya di musim lalu dan kini dekadensi klub tak terelakkan di Inggris.

Kala masih dilatih Sir Alex Ferguson klub disegani di Inggris dan Eropa. Kejayaan mereka terbukti dengan 13 titel Premier League hingga klub punya 20 titel Premier League - memecahkan rekor raihan terbanyak.

Namun setelah 26 tahun melatih, Ferguson pensiun pada 2013 dan setelahnya ... dinasti yang sudah dibangun runtuh. Pelatih silih berganti datang, prestasi dan performa inkonsisten diraih, bahkan di tahun itu juga jadi tahun terakhir Man United memenangi titel Premier League.

Masuknya Erik ten Hag sebagai pelatih baru musim ini memunculkan optimisme tinggi, tapi setelah dua laga Premier League dimulai, aura negatif dari musim lalu kembali membayangi. Man United kalah dua kali beruntun lawan Brighton (1-2) dan Brentford (0-4).

Baca Juga:

Detail Permintaan Gaji Rabiot yang Bikin Manchester United Membekukan Transfer

Menilik Bursa Transfer Manchester United: Diwarnai Ketidakjelasan dan Keputusasaan

Erik ten Hag Klaim Permainan Manchester United Membaik Usai Cristiano Ronaldo Tampil

Toto Wolff

Dekadensi Man United itu jadi perhatian dunia tidak terkecuali juga ke dunia olahraga lainnya. Team Principal Mercedes di F1 (Formula One), Toto Wolff, mengakui memelajari Man United dan dekadensi mereka saat ini.

Apa yang dipelajari Wolff adalah menganalisis Man United, lalu dijadikan contoh agar Mercedes tidak mengalami nasib serupa. Seperti diketahui, Mercedes dominan di F1 dengan memenangi delapan titel dalam kategori konstruktor di bawah kepemimpinan Wolff, sementara pembalap Mercedes Lewis Hamilton juara enam kali.

Saat ini situasinya mulai berubah untuk Mercedes karena mereka dapat persaingan ketat dari Red Bull dan Ferrari, meski masih diunggulkan, Mercedes tak bisa lengah atau nasib mereka bisa berubah seperti Man United.

"Saya mempelajari mengapa tim-tim hebat tidak mampu mengulang perebutan gelar yang hebat," terang Wolff seperti dikutip dari Marca.

"Tidak ada tim olahraga dalam olahraga apapun yang pernah memenangkan delapan gelar kejuaraan dunia berturut-turut, dan ada banyak alasan untuk itu, dan yang intinya adalah manusia."

"Manusia menjadi terlena. Anda tidak berenergi seperti sebelumnya. Anda mungkin tidak ambisius. Saya sering mendapat pertanyaan 'Seberapa sulit itu?'."

"Saya mengalami begitu banyak periode, begitu banyak episode dalam hidup saya yang saya anggap sulit, bahwa ini tidak pada skala yang sama."

"Saya tidak berpikir itu menantang karena saya mengalami masa-masa yang jauh lebih sulit sepanjang hidup saya, tidak terutama di Formula 1, tetapi ini sebenarnya dalam zona nyaman saya," pungkas Wolff.

Manchester United MERCEDES Mercedes gp F1 Formula 1
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

16.223

Berita Terkait

Inggris
Manuel Ugarte Tak Cukup Bagus untuk Manchester United
Dua legenda Manchester United, Nicky Butt dan Rio Ferdinand, sama-sama mengkritik Manuel Ugarte yang dinilai tak cukup bagus bermain untuk klub.
Arief Hadi - Rabu, 14 Januari 2026
Manuel Ugarte Tak Cukup Bagus untuk Manchester United
Inggris
Cukup Satu Alasan untuk Mencoret Xabi Alonso dari Daftar Kandidat Manajer Manchester United
Xabi Alonso dikaitkan dengan Manchester United. Namun, ada satu faktor krusial yang membuat eks pelatih Leverkusen dinilai berisiko menangani Setan Merah.
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Januari 2026
Cukup Satu Alasan untuk Mencoret Xabi Alonso dari Daftar Kandidat Manajer Manchester United
Ragam
Melihat Staf Kepelatihan Michael Carrick di Manchester United
Michael Carrick telah resmi melatih Manchester United dan berikut staf kepelatihan yang dipilihnya.
Arief Hadi - Rabu, 14 Januari 2026
Melihat Staf Kepelatihan Michael Carrick di Manchester United
Inggris
Alasan Manchester United Pilih Carrick ketimbang Solskjaer sebagai Pelatih Baru
Manchester United pada akhirnya memilih Michael Carrick ketimbang Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih baru. Apa alasannya?
Arief Hadi - Rabu, 14 Januari 2026
Alasan Manchester United Pilih Carrick ketimbang Solskjaer sebagai Pelatih Baru
Sosok
Profil Michael Carrick: Fans Newcastle, Penjaga Identitas Manchester United
Michael Carrick kembali ke klub yang membesarkan namanya untuk menggantikan Ruben Amorim yang diberhentikan pekan lalu.
Yusuf Abdillah - Rabu, 14 Januari 2026
Profil Michael Carrick: Fans Newcastle, Penjaga Identitas Manchester United
Inggris
Steve Holland Jadi Asisten Michael Carrick, Buka Jalan untuk Gareth Southgate?
Untuk menjalankan tugasnya, Michael Carrick telah merekrut staf pendukungnya, termasuk mantan tangan kanan Gareth Southgate.
Yusuf Abdillah - Rabu, 14 Januari 2026
Steve Holland Jadi Asisten Michael Carrick, Buka Jalan untuk Gareth Southgate?
Inggris
Resmi Jadi Pelatih Baru, Michael Carrick Tahu yang Dibutuhkan untuk Sukses di Manchester United
Manchester United akhirnya resmi menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih baru hingga akhir musim 2025-2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 14 Januari 2026
Resmi Jadi Pelatih Baru, Michael Carrick Tahu yang Dibutuhkan untuk Sukses di Manchester United
Inggris
Breaking News: Michael Carrick Teken Kontrak sebagai Manajer Anyar Manchester United
Michael Carrick dikabarkan telah meneken kontrak sebagai manajer anyar Manchester United. Fabrizio Romano disebut melaporkan kesepakatan hingga akhir musim.
Johan Kristiandi - Selasa, 13 Januari 2026
Breaking News: Michael Carrick Teken Kontrak sebagai Manajer Anyar Manchester United
Inggris
Wayne Rooney Bersedia Bantu Michael Carrick di Manchester United
Legenda Manchester United, Wayne Rooney, bersedia membantu Michael Carrick jika dia atau Ole Gunnar Solskjaer membesut Red Devils.
Arief Hadi - Selasa, 13 Januari 2026
Wayne Rooney Bersedia Bantu Michael Carrick di Manchester United
Inggris
Sir Jim Ratcliffe Tak Kompeten Sepak Bola, Manchester United Bisa Bernasib Sama dengan Nice
Ahli pada industri kimia, Pemilik Manchester United dan Nice, Sir Jim Ratcliffe dinilai tak kompeten pada sepak bola.
Arief Hadi - Selasa, 13 Januari 2026
Sir Jim Ratcliffe Tak Kompeten Sepak Bola, Manchester United Bisa Bernasib Sama dengan Nice
Bagikan