Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Darwin Nunez dan Predikat Striker Paling Sial

Darwin Nunez sepertinya memang memiliki hubungan spesial dengan gawang.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Kamis, 01 Februari 2024
Darwin Nunez dan Predikat Striker Paling Sial
Darwin Nunez (twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Data menunjukkan Darwin Nunez seharusnya mencetak 1,61 gol saat Liverpool membekuk Chelsea 4-1, Kamis (1/2) dini hari WIB. Dalam laga tersebut Nunez tercatat melepaskan 11 tembakan tepat sasaran.

Namun, di papan skor tidak terdapat nama Nunez. Karena menang dia gagal mencetak gol dari sebelas kali tembakan itu. Dari semua peluang yang didapat, empat kali Nunez digagalkan gawang (mistar dan tiang), yang merupakan rekor baru di Premier League sekaligus menggarisbawahi status Nunez sebagai striker paling sial di Eropa.

Nunez sepertinya memang memiliki hubungan spesial dengan gawang. Pemain Uruguay ini telah menghantam kerangka gawang sebanyak 12 kali musim ini.

Baca Juga:

Sederet Statistik Menarik dari Kemenangan Liverpool atas Chelsea di Anfield

Darwin Nunez Catatkan Rekor Unik kala Liverpool Menang Telak atas Chelsea

10 Pembelian Pemain Terbaik Liverpool Era Jurgen Klopp

“Sungguh gila dia menciptakan peluang sebanyak itu. Bayangkan sejenak dia akan mengambil semuanya. Jumlahnya benar-benar gila,” kata manajer Liverpool Jurgen Klopp dikutip Telegraph.

Pernyataan Klopp sangat wajar. Bayangkan jika Nunez mampu mengobversi semua peluang yang didapatnya. Meski demikian, nasib Nunez berbeda dengan penyerang lain yang memiliki catatan serupa, acap membuang peluang. Nunez masih tetap mendapat kepercayaan, bahkan masih mendapat dukungan dari suporter Liverpool.

Apa yang terjadi pada menit ke-96 melawan Chelsea, ketika Thiago Silva dilucuti Nunez, merupakan kesimpulan dari kontribusi striker Liverpool tersebut. The Kop bangkit dan meneriakkan namanya lagi. Dukungan yang selalu ada setelah setiap upaya jarak jauh, tembakan dari jarak dekat, dan sundulan tidak berakhir menjadi gol.

Bagi mereka yang sinis akan berpendapat bahwa Nunez tidak memiliki kemahiran dan ketenangan untuk diangkat ke status pencetak gol terhebat. Sementara pihak lain akan menunjuk pada kekacauan yang Nunez timbulkan di lini pertahanan lawan.

Dengan tak kenal lelah, Nunez tidak memberi kesempatan kepada bek lawan untuk meregangkan otot-otot. Dan, Nunez selalu memiliki cara agar timnya membuat gol meski bukan dari dirinya.

Pada laga melawan Chelsea, setelah terus-menerus gagal membuat gol, Nunez tidak frustrasi dan kehilangan spirit. Nunez masih mencatat assist penting kepada Luis Diaz. Hal ini mengukuhkannya sebagai penyerang paling kreatif Liverpool musim ini.

"Itu sangat sulit baginya. Lalu sundulannya membentur mistar gawang. Dia menciptakan assist bahkan setelah kekecewaan besar. Itu hal yang paling penting," kata Klopp usai laga melawan Chelsea.

Klopp meratapi kemalangan Nunez sepanjang musim. Ada masa kegagalan Nunez mencetak gol membuat timnya kehilangan poin. Namun kenyataannya adalah penampilannya sangat penting dalam membawa Liverpool ke puncak Premier League.

Hanya sekali, saat bertandang ke Luton Town pada awal November, kegagalan Nunez menghentikan Liverpool mengklaim kemenangan. Dia nyaris mengubah ejekan setelah setiap kegagalan menjadi kekaguman atas kemampuannya menciptakan begitu banyak peluang.

Sangatlah menyedihkan untuk mengatakan bahwa Nunez hampir menjadi striker kelas dunia. Jarak antara pantulan melewati garis atau di luar permainan masih menentukan reputasinya.

Nunez mungkin mendapat mengambil pelajaran dari rekan senegaranya, Luis Suarez, yang mengalami kutukan serupa pada musim keduanya di Anfield.

Pada musim 2012-13, Liverpool membentur gawang sebanyak 33 kali dalam 38 pertandingan di bawah asuhan Brendan Rodgers, dan Suarez menjadi aktor utamanya.

“Ada unsur keberuntungan. Akan lebih mengkhawatirkan jika peluang tidak tercipta. Mungkin musim depan semua yang membentur tiang dan keluar bisa masuk,” kata Suarez saat itu.

Musim berikutnya Suarez mencetak 33 gol. Dia menjadi salah satu striker paling ditakuti dan produktif di generasinya.

Akankah Nunez seperti itu? Biar waktu dan Dewi Fortuna yang menjawabnya.

Liverpool Darwin Nunez Premier League Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Liga Indonesia
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Persija Jakarta resmi merekrut gelandang Jepang Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan kontrak dua tahun. Eks Daegu FC itu diproyeksikan memperkuat lini tengah Macan Kemayoran di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Bagikan