Dampak Penerapan Teknologi Canggih, MotoGP Mulai Kehilangan Arah

Berbeda dengan kondisi dulu, saat ini MotoGP tidak hanya fokus pada persoalan mesin, rangka, dan suspensi saja. Adanya perkembangan pesat dalam dunia teknologi membuat seluruh tim harus memperhatikan aspek lain untuk dikembangkan.
Andhika PutraAndhika Putra - Senin, 06 Februari 2023
Dampak Penerapan Teknologi Canggih, MotoGP Mulai Kehilangan Arah
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pesatnya perkembangan teknologi dalam dunia MotoGP membuat KTM gerah. Tim asal Austria ini menilai hal tersebut justru membuat MotoGP semakin kurang diminati.

Berbeda dengan kondisi dulu, saat ini MotoGP tidak hanya fokus pada persoalan mesin, rangka, dan suspensi saja. Adanya perkembangan pesat dalam dunia teknologi membuat seluruh tim harus memperhatikan aspek lain untuk dikembangkan.

Di antaranya seperti komponen aerodinamis dan alat pengatur ketinggian. Akhirnya tiap tim berlomba-lomba menciptakan berbagai macam variasi bentuk dari kedua teknologi itu untuk dipasang pada motor mereka. Semua ini semata-mata dilakukan guna mendongkrak performa motor.

Sebagai salah satu tim konstruktor, KTM justru memiliki pendapat berbeda. Dengan tegas mereka mengkritik kehadiran dua komponen tersebut karena mampu membuat balapan berjalan semakin kompleks.

“Bukan rahasia lagi kalau kami cukup kritis terhadap pengembangan aerodinamis dan alat pengatur ketinggian. Jujur bagi kami teknologi itu tidak baik untuk olahraga MotoGP,” ujar bos KTM, Pit Beirer, dilansir dari gpone.com.

“Padahal mesin, rangka, dan suspensi sudah menjadi karya seni tersendiri. Jelas kita memang perlu menambahkan sesuatu yang aneh atau elemen berteknologi canggih, tetapi kita juga harus memperhatikan dampak bagi budget dan membuat balapan semakin rumit,” tambahnya.

Tidak hanya menambah rumit balapan saja, KTM menilai kehadiran teknologi canggih juga dapat menghilangkan esensi MotoGP sebagai ajang balap motor. Terlihat melalui adanya pergeseran fungsi, di mana MotoGP bukan lagi tempat beradu kemampuan, tetapi berubah menjadi ajang pamer kecanggihan teknologi motor.

“Pada akhirnya kita harus menarik penonton secara luas dan mereka ingin melihat para pembalap bersaing dan saling menantang di lintasan balap. Mereka tidak ingin melihat pertempuran teknologi antar tim konstruktor,” pungkasnya.

Penulis: Bintang Rahmat

Breaking News Motogp

Berita Terkait

Berita
Becks Apparel Dukung Tim Futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026
Becks Apparel mendukung tim futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026 melalui penyediaan jersey. Sekolah menurunkan dua tim untuk mengasah kemampuan dan regenerasi pemain.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Oktober 2026
Becks Apparel Dukung Tim Futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026
Liga Indonesia
The Jakmania Tegaskan Wacana Pengurangan Poin Persija Harus Berdasarkan Regulasi
Meta Description: The Jakmania menilai insiden penyerangan bus Persib U-18 belum bisa menjadi dasar pengurangan poin Persija. Aditya menegaskan sanksi harus mengacu pada regulasi yang berlaku.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Oktober 2026
 The Jakmania Tegaskan Wacana Pengurangan Poin Persija Harus Berdasarkan Regulasi
Liga Indonesia
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
The Jakmania berkomitmen mengawal kasus penyerangan bus Persib U-18 di Batang. Anggota yang terbukti terlibat terancam pencabutan KTA.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
Liga Indonesia
Karhutla Meluas, Bonek Kampanyekan Misi Mulia: One Man One Mask!
Karhutla mengancam kualitas udara di Indonesia. Bonek mengajak suporter Persebaya, BCS, dan Slemania berdonasi masker lewat One Man One Mask.
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Karhutla Meluas, Bonek Kampanyekan Misi Mulia: One Man One Mask!
Liga Indonesia
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Ketua Komdis PSSI merespons tuntutan pengurangan poin Persija Jakarta dan larangan tur tandang The Jakmania setelah insiden penyerangan di perjalanan.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Jadwal
Link Streaming dan Cara Menonton Atalanta vs Pafos, Live di Sini!
Link streaming Atalanta vs Pafos di UEFA Conference League 2026/2027, Jumat (16/10) pukul 02.00 WIB. Cek cara menonton live, prediksi susunan pemain, dan peluang Atalanta meraih tiga poin!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Link Streaming dan Cara Menonton Atalanta vs Pafos, Live di Sini!
Liga Indonesia
IWL 2026/27 Gandeng TVRI dan RANS, Sepak Bola Putri Bidik Jangkauan Lebih Luas
Indonesia Women’s League 2026/27 menggandeng TVRI dan RANS Entertainment untuk memperluas jangkauan siaran dan meningkatkan eksposur sepak bola putri Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
IWL 2026/27 Gandeng TVRI dan RANS, Sepak Bola Putri Bidik Jangkauan Lebih Luas
Indonesia
Risiko Tim Jago, Mariano Peralta Sudah Tahu Persib Menghadapi Banyak Pertandingan
Mariano Peralta buka suara soal jadwal padat Persib Bandung di ACL Two 2026/2027. Tak mau mengeluh, striker asal Argentina itu siap bermain setiap tiga hari dan mengisi berbagai posisi di lini serang!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Risiko Tim Jago, Mariano Peralta Sudah Tahu Persib Menghadapi Banyak Pertandingan
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Atalanta vs Pafos: Memburu Tiga Poin Pertama
Prediksi Atalanta vs Pafos di UEFA Conference League 2026/2027, Jumat (16/10) pukul 02.00 WIB. Simak prediksi skor, susunan pemain, head to head, dan link streaming pertandingan!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Atalanta vs Pafos: Memburu Tiga Poin Pertama
Jadwal
Link Streaming dan Cara Menonton Benfica vs Celtic, Live di Sini!
Link streaming Benfica vs Celtic di Liga Europa 2026/2027, Jumat (16/10) pukul 02.00 WIB. Simak cara menonton, prediksi susunan pemain, head to head, dan peluang Benfica melanjutkan tren positif!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Link Streaming dan Cara Menonton Benfica vs Celtic, Live di Sini!
Bagikan