Daftar Perolehan Medali Sepanjang Sejarah 11 Negara di SEA Games

Thailand bersaing ketat dengan Indonesia
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Kamis, 12 Mei 2022
Daftar Perolehan Medali Sepanjang Sejarah 11 Negara di SEA Games
Pengukuhan Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2021 Vietnam. (BolaSkor.com/Rizqi Ariandi)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - SEA Games merupakan ajang multievent olahraga terbesar di kawasan Asia Tenggara. Ajang yang digelar dua tahun sekali ini, pertama kali dilaksanakan pada tahun 1959 di Bangkok, Thailand, dengan nama South East Asian Peninsular (SEAP) Games.

Di tahun pertama diadakannya SEAP Games ini hanya ada enam negara yang ikut serta: Adalah Malaysia, Laos, Myanmar, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Kemudian satu per satu negara ASEAN mulai berpartisipasi di ajang SEA Games di tahun-tahun berikutnya. Kamboja bergabung di tahun 1961, Indonesia, Filipina, dan Brunei di tahun 1977, serta Timor Leste yang baru mengikuti ajang ini di tahun 2003.

Baca Juga:

SEA Games 2021: Satu Tambahan Medali Perak untuk Indonesia dari Tim Dayung

SEA Games 2021: Ganda Putri Pencak Silat Sumbang Medali Emas

Sebelas negara ini juga telah membuktikan prestasinya dalam berbagai cabang olahraga yang dilombakan dengan peraihan medali emas, perak, dan perunggu.

Sejak kali pertama ajang ini digelar, sudah banyak jumlah medali yang diperoleh masing-masing negara peserta SEA Games. BolaSkor.com pun mengumpulkannya untuk Anda:

1. Thailand

Indonesia berstatus negara dengan titel juara umum terbanyak di SEA Games. Meskipun begitu, Thailand berhasil menjadi negara di peringkat pertama dengan jumlah raihan medali terbanyak. Sepanjang sejarah SEA Games, Thailand sudah meraih total 6.128 medali yang terdiri dari, 2.254 emas, 1.930 perak, dan 1.944 perunggu.

2. Indonesia

Meski baru mengikuti SEA Games di tahun 1977 Indonesia bisa menjadi negara kedua dengan jumlah raihan medali terbanyak setelah Thailand. Indonesia tercatat sudah memperoleh 5.308 medali yang terdiri dari 1.824 medali emas, 1.704 medali perak, dan 1.780 medali perunggu.

3. Malaysia

Negara tetangga yang mulai mendekati pencapaian Indonesia. Kini Malaysia berada di peringkat ketiga yang sudah meraih sebanyak 1.303 medali emas, 1.273 medali perak, dan 1.685 medali perunggu dengan total raihan medali sebanyak 4.261.

4. Filipina

Seperti Indonesia, tuan rumah SEA Games 2019 ini pertama kali mengikuti ajang di tahun 1977. Sejak saat itu, Filipina sudah meraih total 3.738. medali di ajang ini. Raihan medali tersebut terdiri dari 1.067 medali emas, 1.193 perak, dan 1.478 perunggu.

5. Singapura

Total raihan medali yang diperoleh Singapura sejak mengikuti SEA Games pertama kali hingga saat ini mencapai 3.311 medali. Terdiri dari 947 medali emas, 1.002 medali perak, dan 1.362 medali perunggu. Namun Singapura belum pernah menjadi juara umum.

6. Vietnam

Vietnam juga termasuk salah satu negara yang mengikuti SEA Games sejak awal. Negara ini telah berhasil memperoleh 928 medali emas, 867 medali perak, dan 991 medali perunggu. Total raihan medali Vietnam adalah 2.786 medali.

7. Myanmar

Sepanjang sejarah SEA Games, Myanmar telah mencatatkan peraihan 2.297 medali yang terdiri dari 564 medali emas, 741 medali silver, dan 992 medali perunggu.

8. Laos

Laos sudah memperoleh 69 medali emas, 93 medali perak, dan 319 medali perunggu. Total medali yang telah diraih Laos sepanjang sejarah SEA Games adalah 481 medali.

9. Kamboja

Tak berbeda jauh dari Laos, Kamboja sudah memperoleh 69 medali emas di ajang SEA Games. Kamboja juga telah meraih 115 medali perak, dan 258 medali perunggu. Secara keseluruhan total medali yang telah diraih oleh Kamboja adalah 442 medali.

10. Brunei Darussalam

Sejak pertama kali mengikuti ajang SEA Games di tahun 1977, Brunei Darussalam telah meraih 232 medali. Total medali emas yang telah diraih sebanyak 13, medali perak 55, dan 163 medali perunggu.

11. Timor Leste

Negara Asia Tenggara yang mengikuti ajang SEA Games paling terakhir di tahun 2003. Timor Leste sudah meraih total 35 medali, yang terdiri dari 3 medali emas, 6 medali perak, dan 26 perunggu.

SEA GAMES Breaking News SEA Games 2021 Tim Indonesia Kontingen Indonesia

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 12 years of experience. Covered major international tournaments, including the AFC Asian Cup, the FIFA U-17 World Cup, the ASEAN Championship, and the Southeast Asian Games. Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Statistik Swiss vs Aljazair: Tim Rubah Gurun Bisa Buat Kejutan
Prediksi Swiss vs Aljazair di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, lengkap dengan statistik, head to head, prediksi skor, jadwal, jam tayang TVRI, dan analisis kedua tim.
Rizqi Ariandi - Kamis, 02 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Swiss vs Aljazair: Tim Rubah Gurun Bisa Buat Kejutan
Liga Indonesia
Persija Jakarta Datangkan Bek Kroasia Denis Kolinger
Persija Jakarta resmi mendapatkan bek Kroasia Denis Kolinger yang meninggalkan NK Lokomotiva setelah sembilan musim. Simak profil dan pernyataan perpisahannya.
Rizqi Ariandi - Kamis, 02 Juli 2026
Persija Jakarta Datangkan Bek Kroasia Denis Kolinger
Piala Dunia
Rating Pemain Inggris vs RD Kongo: Harry Kane Jadi Pahlawan, Anthony Gordon Bawa Perubahan
Rating pemain Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026. Harry Kane menjadi man of the match dengan nilai 8,9 usai mencetak dua gol, sementara Anthony Gordon tampil impresif dengan dua assist.
Johan Kristiandi - Kamis, 02 Juli 2026
Rating Pemain Inggris vs RD Kongo: Harry Kane Jadi Pahlawan, Anthony Gordon Bawa Perubahan
Jadwal
Cara Menonton Belgia vs Senegal Secara Gratis, Live Kamis (2/7) Pukul 03.00 WIB
Cara nonton Belgia vs Senegal gratis di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Cek jadwal live TVRI, link streaming, jam kick-off 03.00 WIB, dan prediksi susunan pemain.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Cara Menonton Belgia vs Senegal Secara Gratis, Live Kamis (2/7) Pukul 03.00 WIB
Piala Dunia
Bagan 16 Besar Piala Dunia 2026 Mulai Terisi, Prancis dan Brasil Dapat Lawan Berat
Bagan Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 mulai terbentuk. Simak tiga laga yang sudah dipastikan, termasuk Prancis vs Paraguay, Brasil vs Norwegia, dan Kanada vs Maroko.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Bagan 16 Besar Piala Dunia 2026 Mulai Terisi, Prancis dan Brasil Dapat Lawan Berat
Jadwal
Cara Menonton Inggris vs RD Kongo Secara Gratis, Live Sebentar Lagi Pukul 23.00 WIB
Cari cara nonton Inggris vs RD Kongo gratis? Simak jadwal live TVRI, link streaming, prediksi susunan pemain, dan jam kick-off Babak 32 Besar Piala Dunia 2026.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Cara Menonton Inggris vs RD Kongo Secara Gratis, Live Sebentar Lagi Pukul 23.00 WIB
Lainnya
Jadi Saksi di Sidang PTUN, Sekjen NOC Indonesia Tekankan Kepatuhan Terhadap Olympic Charter
Sekjen NOC, Wijaya Noeradi menjadi saksi dalam sidang di PTUN dalam perkara gugatan Ketua Pengprov Pertina NTT terhadap Menpora.
BolaSkor - Rabu, 01 Juli 2026
Jadi Saksi di Sidang PTUN, Sekjen NOC Indonesia Tekankan Kepatuhan Terhadap Olympic Charter
Piala Dunia
3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Pemenang Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina
Sebelum menyaksikan Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, simak prediksi superkomputer, head to head, kondisi pemain, dan statistik lengkap.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
3 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Pemenang Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina
Liga Indonesia
Tunjuk PSGC Ciamis Sebagai Tim Satelit, Ini Keuntungan untuk Persib Bandung
Persib resmi menjadikan PSGC Ciamis sebagai tim satelit untuk Liga 2 2026/2027. Simak tujuan kerja sama, manfaat bagi pemain muda, dan strategi jangka panjang Maung Bandung.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Tunjuk PSGC Ciamis Sebagai Tim Satelit, Ini Keuntungan untuk Persib Bandung
Piala Dunia
Breaking News: Jurgen Klopp Bersedia Turun Gunung Melatih Timnas Jerman
Jurgen Klopp dikabarkan siap mempertimbangkan melatih Timnas Jerman usai Piala Dunia 2026. Simak laporan Fabrizio Romano, posisi Julian Nagelsmann, dan perkembangan terbarunya.
Johan Kristiandi - Rabu, 01 Juli 2026
Breaking News: Jurgen Klopp Bersedia Turun Gunung Melatih Timnas Jerman
Bagikan