Comeback Federico Chiesa bak Oase di Tengah Gurun bagi Juventus

Juventus menutup laga terakhir grup Liga Champions dengan kekalahan.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 03 November 2022
Comeback Federico Chiesa bak Oase di Tengah Gurun bagi Juventus
Federico Chiesa (Laman Resmi Juventus)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Lima kekalahan dan satu kemenangan. Itulah catatan dari perjalanan singkat Juventus di fase grup Liga Champions 2022-2023. Il Bianconeri gagal melanjutkan ke fase gugur dan harus rela turun kasta bermain di Liga Europa.

Bahkan di laga terakhir grup yang tidak lagi menentukan - hanya harga diri - melawan PSG di Allianz Stadium, Kamis (03/11) dini hari WIB, Leonardo Bonucci dkk kalah dengan skor 1-2 dari dua gol PSG yang dicetak Kylian Mbappe (13') dan Nuno Mendes (69'), yang diperkecil gol Bonucci (39').

Pertahanan yang sudah identik dengan Juventus sangat rapuh di musim ini dan telah kebobolan 13 gol. Massimiliano Allegri pun dalam tekanan dan banyak tuntutan pemecatan kepada dirinya, namun ia masih dapat dukungan manajemen.

Bermain di Liga Europa cukup melegakan daripada tidak sama sekali, meski begitu Allegri juga mengakui ada rasa sakit dari Juventus karena gagal bertahan lebih lama lagi di Liga Champions.

Baca Juga:

Liga Champions: RB Salzburg Percaya Keajaiban Terjadi di San Siro

Hasil Pertandingan: AC Milan ke-16 Besar, Juventus Tutup Fase Grup dengan Kekalahan

AC Milan Bermimpi Datangkan Roberto Firmino secara Gratis

“Kami memiliki permainan yang bagus, sangat disayangkan tentang hasilnya,” kata Allegri kepada Mediaset.

“Kami berada di Liga Europa dan mulai besok kami membuka lembaran baru untuk fokus di Serie A. Kami harus bersemangat, marah, dan segera kembali bekerja."

"Ada bagian dari kami yang harus puas mencapai tempat Liga Europa, tetapi bagian lain harus marah, karena kami tidak bisa membiarkan eliminasi ini meluncur berlalu begitu saja."

Fans Juventus kecewa tapi kekecewaan mereka sedikit terobati karena bintang muda tim, Federico Chiesa, melakukan comeback bermain setelah cedera parah yang membuatnya absen kurang lebih 10 bulan.

"Dia (Chiesa) menjalani sesi latihan yang bagus kemarin, saya memiliki beberapa keraguan atas kekuatan mentalnya setelah berbulan-bulan absen, tetapi dia tampak tenang dan fokus, jadi saya merasa terinspirasi untuk memainkannya," terang Allegri soal Chiesa.

"Dia sangat bersemangat dan kami hanya perlu mendapatkannya kembali secara bertahap sebelum jeda Piala Dunia, sehingga dia bisa berada dalam kondisi terbaik pada Januari mendatang."

Juventus Liga Champions Federico Chiesa

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Italia
Masih Cari Kiper Baru, Juventus Alihkan Pandangan ke Emiliano Martinez
Juventus mulai mengalihkan fokus ke Emiliano Martinez setelah peluang merekrut Alisson Becker semakin menipis. Kiper Aston Villa itu kini menjadi kandidat utama untuk memperkuat Bianconeri musim depan.
Johan Kristiandi - Selasa, 09 Juni 2026
Masih Cari Kiper Baru, Juventus Alihkan Pandangan ke Emiliano Martinez
Italia
Cari Pengganti Dusan Vlahovic, Juventus Capai Kesepakatan dengan Alexander Sorloth
Juventus dikabarkan telah mencapai kesepakatan personal dengan Alexander Sorloth. Bianconeri kini fokus bernegosiasi dengan Atletico Madrid untuk menggantikan Dusan Vlahovic.
Johan Kristiandi - Minggu, 07 Juni 2026
Cari Pengganti Dusan Vlahovic, Juventus Capai Kesepakatan dengan Alexander Sorloth
Italia
Tinggalkan Juventus, Dusan Vlahovic Bisa Direkrut Gratis Klub-klub Peminat
Dusan Vlahovic dipastikan meninggalkan Juventus gratis akhir Juni 2026 setelah negosiasi gaji buntu. Chelsea era Xabi Alonso dikabarkan siap menampung.
Arief Hadi - Kamis, 04 Juni 2026
Tinggalkan Juventus, Dusan Vlahovic Bisa Direkrut Gratis Klub-klub Peminat
Feature
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Champions League musim depan berpotensi menghadirkan empat pemain yang berasal dari negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Italia
Demi Penuhi Regulasi UEFA, Como Bidik Federico Chiesa
Como berpacu dengan waktu untuk memenuhi aturan terkait pemain lokal Italia untuk didaftarkan ke Liga Champions musim depan.
Yusuf Abdillah - Selasa, 02 Juni 2026
Demi Penuhi Regulasi UEFA, Como Bidik Federico Chiesa
Liga Champions
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Pemain sayap Georgia milik Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions musim ini oleh panel juri UEFA.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Liga Champions
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Gelandang PSG, Joao Neves, menyindir taktik bertahan Arsenal di Final Liga Champions 2026 yang dipertegas oleh rekor statistik penguasaan bola terendah.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Liga Champions
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Arsenal kembali gagal meraih trofi Eropa usai kalah dari PSG di final Liga Champions 2026. Simak daftar lima final Eropa terakhir yang berakhir dengan kekalahan The Gunners.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Ragam
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Arsenal gagal juara Liga Champions 2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti. Simak 3 faktor utama yang membuat The Gunners harus pulang tanpa trofi.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Inggris
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Arsenal dikritik karena main bertahan dan andalkan set piece lawan PSG di final Liga Champions 2026. Eddi Brokoli pasang badan dan beri balasan menohok.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Bagikan