Claudio Marchisio, Pangeran Kecil yang Pensiun dengan Dua Penyesalan Terbesar

Ada dua penyesalan terbesar yang diutarakan Claudio Marchisio setelah ia memutuskan gantung sepatu.
Arief HadiArief Hadi - Jumat, 04 Oktober 2019
Claudio Marchisio, Pangeran Kecil yang Pensiun dengan Dua Penyesalan Terbesar
Claudio Marchisio (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Il Principino (Pangeran Kecil). Itulah julukan legenda Juventus, Claudio Marchisio, yang semakin populer disebut demikian setelah komentator sepak bola legendaris Italia, Claudio Zuliani, seringkali mengucapkannya.

Julukan itu merujuk kepada gaya pakaian Marchisio di awal karier yang elegan, begitu juga dengan cara bermain dan keperawakannya yang terkesan santai. Di balik ketenangannya itu, Marchisio selalu jadi serdadu yang siap berperang dan 'mati' untuk pelatih serta klubnya.

Sayang, cedera menganggunya untuk menampilkan performa terbaik dengan Juventus (di penghujung karier) dan pada akhirnya, Marchisio memutuskan pensiun meski baru setahun (2018-2019) bermain dengan Zenit Saint Petersburg.

Baca Juga:

Legenda Juventus Ingin Jurgen Klopp Latih Bianconeri jika Allegri Hengkang

Meski Dibuang, Claudio Marchisio Doakan Juventus Menangi Liga Champions

Akhir Perjalanan Panjang Claudio Marchisio di Juventus

Claudio Marchisio

“Saya memutuskan untuk pensiun, saya rasa sekarang adalah waktu yang tepat untuk mengumumkan hal tersebut,” ucap Marchisio dalam surat perpisahannya di Instagram.

"Saya telah membuat janji kepada anak-anak yang bermimpi untuk menjadi pemain bola. Saya akan terus bermain sampai saya merasa keajaiban datang dalam lapangan pertandingan. Saya tak lagi memenuhi janji, itulah mengapa saya lebih pensiun."

"Jadi, terima kasih kepada Anda, mimpi, Anda memberikan saya kekuatan, kesuksesan, dan kebahagiaan!"

“Saya belum tahu apa yang akan saya lakukan selanjutnya. Namun, keluarga saya selalu meyakinkan untuk tidak takut dalam menghadapi masa depan," tegas Marchisio.

Selayaknya Kapten Tsubasa (karakter fiktif dalam anime Captain Tsubasa) yang memberi semangat kepada generasi penerusnya, Marchisio juga melakukan hal yang sama dalam surat perpisahannya. Cedera tak kunjung henti jadi alasannya pensiun.

Claudio Marchisio

Kariernya singkat di Rusia. Tapi, kisah legendaris Marchisio sebenarnya diukir jauh sejak ia bermain untuk Juventus dari medio 1993 hingga 2018 (dari akademi hingga ke tim utama), sempat dipinjamkan ke Empoli.

Di sana, dengan total 12 musim memperkuat Juventus, Marchisio sudah tampil 389 kali, mencetak 37 gol, serta mengunci tujuh titel Serie A, empat Coppa Italia, tiga Super Italia. Kesuksesan itu, uniknya, meninggalkan penyesalan dalam diri Marchisio.

“Penyesalan terbesar saya selama berkarier adalah tidak menjuarai Liga Champions bersama Juventus dan Piala Eropa bersama Italia," ungkap Marchisio.

“Jika bisa mengulang waktu, saya ingin kembali ke dua final tersebut dan mengubah hasil akhir,” sambungnya.

Mencapai final dan tidak menjuarainya memang pahit, tapi fakta tersebut harus 'ditelan mentah-mentah' Marchisio. Dua kali ke final Liga Champions pada 2015 dan 2017, dua kali juga Juventus gagal menang kontra Barcelona dan Real Madrid.

Begitu juga dengan timnas Italia. Mencapai final pada Piala Eropa pada 2012, Gli Azzurri kalah 0-4 dari timnas Spanyol yang sedang dalam era keemasan mereka.

Kendati demikian, dua penyesalan, menurut Marchisio itu, tidak menutupi ukiran sejarah yang sudah dibuatnya di Turin. Marchisio tetap sosok gelandang serba bisa yang dapat bermain di seluruh posisi di lini tengah dan sosok pekerja keras.

Breaking News Juventus Zenit Claudio Marchisio Sosok

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Jese Rodriguez Perpanjang Kontrak di Las Palmas, Persib Gigit Jari?
Pemain asal Spanyol, Jese Rodriguez, yang sempat dikabarkan ke Persib Bandung, memilih memperpanjang kontrak di Las Palmas.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Jese Rodriguez Perpanjang Kontrak di Las Palmas, Persib Gigit Jari?
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Tak Terkalahkan di Grup F, Jepang Samai Pencapaian saat Jadi Tuan Rumah
Timnas Jepang tak terkalahkan di babak grup Piala Dunia 2026 setelah menahan Swedia 1-1 di laga terakhir. Jepang menyamai pencapaian di Piala Dunia 2002.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Tak Terkalahkan di Grup F, Jepang Samai Pencapaian saat Jadi Tuan Rumah
Sosok
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Perjalanan penyerang Ali Al-Hamadi menuju panggung Piala Dunia bukanlah kisah yang biasa.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Piala Dunia
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Bek Spanyol Aymeric Laporte mengingatkan rekan-rekannya agar tidak menganggap remeh Uruguay saat kedua tim bertemu pada laga terakhir Grup H Piala Dunia 2026 di Guadalajara.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Pelatih Jerman Julian Nagelsmann menilai timnya justru berada dalam posisi yang kurang menguntungkan meski sudah memastikan diri sebagai juara Grup E Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Piala Dunia
Park Ji-sung Kritik Permainan Korsel yang Tidak Jelas, Cemas Sejarah Piala Dunia 2014 Terulang
Park Ji-sung melontarkan kritik terhadap penampilan timnas Korea Selatan setelah kalah 0-1 dari Afrika Selatan pada laga terakhir Grup A Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Park Ji-sung Kritik Permainan Korsel yang Tidak Jelas, Cemas Sejarah Piala Dunia 2014 Terulang
Sosok
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Di balik kemenangan 3-0 Meksiko atas Republik Ceko pada laga terakhir Grup A di Stadion Azteca, Kamis (25/6), terselip sebuah momen spesial yang penuh emosi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Piala Dunia
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Vinicius Junior kembali menunjukkan kelasnya saat membawa Brasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Skotlandia pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026 di Miami Stadium.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Ismael Saibari Ukir Sejarah saat Antar Maroko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Keberhasilan Maroko melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 tidak lepas dari penampilan gemilang Ismael Saibari.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Ismael Saibari Ukir Sejarah saat Antar Maroko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi
Prediksi dan Statistik Jepang vs Swedia: Samurai Biru di Atas Angin
Berikut prediksi Jepang vs Swedia di Grup F Piala Dunia 2026, lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, dan perkiraan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Jepang vs Swedia: Samurai Biru di Atas Angin
Bagikan