Chelsea Bantah Dekati Kai Havertz dengan Cara Ilegal

Chelsea tidak terima dituding mendekati Kai Havertz dengan cara yang ilegal.
Arief HadiArief Hadi - Jumat, 31 Juli 2020
Chelsea Bantah Dekati Kai Havertz dengan Cara Ilegal
Kai Havertz (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Chelsea sangat aktif di bursa transfer musim panas ini. Transfer mereka tidak berhenti usai merekrut Hakim Ziyech dan Timo Werner. Belakangan ini The Blues fokus mengejar gelandang serang Bayer Leverkusen, Kai Havertz.

Kabarnya Leverkusen meminta 100 juta euro untuk transfer Kai Havertz, sementara Chelsea menawarkan 80 juta euro plus bonus tambahan bergantung beberapa variabel. Negosiasi masih terjadi dengan alot

Di tengah negosiasi tersebut ada kabar tidak sedap menyertai Chelsea. Mereka dituding berbuat curang dalam pendekatan kepada Kai Havertz melalui Direktur Chelsea, Maria Granovskaia.

Baca Juga:

Diminati Chelsea, Bayer Leverkusen Pastikan Kai Havertz Tampil di Lanjutan Liga Europa

Kai Havertz Semakin Dekat ke Chelsea

Chelsea Semakin Geliang-geliut di Bursa Transfer: Kai Havertz Mendekat, Jan Oblak Dipantau

Kai Havertz

Kabarnya Granovskaia mengabari kenalannya di Jerman untuk mencari informasi mengenai Bayer Leverkusen. Mereka ditugaskan untuk mencari titik lemah dari dokumen-dokumen yang dimiliki Leverkusen dalam transfer Havertz agar Chelsea bisa unggul dalam negosiasi.

Chelsea segera membantah kabar itu. Melalui juru bicara mereka kepada Press Association (PA) Chelsea membantah adanya pendekatan ilegal untuk transfer pemain berusia 21 tahun tersebut.

"Kami dengan keras menolak tudingan-tudingan tersebut: klaim-klaim itu benar-benar palsu (buatan)," tegas sang juru bicara.

Hal itu tentu bisa mencoreng ketenaran Granovskaia yang terkenal hebat kala mengurus strategi transfer Chelsea, khususnya dalam proses negosiasi. Keahliannya melakukan negosiasi sudah membuat reputasinya tenar di Eropa.

Chelsea sudah menghabiskan 88 juta euro sejauh ini untuk memboyong Werner (54 juta euro) dari RB Leipzig dan Ziyech (34 juta euro) dari Ajax Amsterdam. Frank Lampard ingin membangun skuat agar lebih kompetitif lagi musim depan.

Breaking News Chelsea Kai Havertz Leverkusen Bayer Leverkusen

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Brentford vs Liverpool: Membalas Luka Musim Lalu
Prediksi Brentford vs Liverpool di Premier League 2026/2027. The Reds gagal menang dalam 2 pertemuan musim lalu. Simak prediksi skor, head to head, susunan pemain, dan link streaming!
Johan Kristiandi - Sabtu, 17 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Brentford vs Liverpool: Membalas Luka Musim Lalu
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Everton vs Chelsea: The Blues Sering Kesulitan di Laga Tandang
Prediksi Everton vs Chelsea di Premier League 2026/2027. The Blues hanya menang sekali dalam 9 laga tandang terakhir kontra Everton. Cek prediksi skor, head to head, dan link streaming!
Johan Kristiandi - Sabtu, 17 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Everton vs Chelsea: The Blues Sering Kesulitan di Laga Tandang
Klasemen
Klasemen Terbaru Liga Europa: Juventus Nomor Satu, AC Milan Berada di Papan Tengah
Simak klasemen terbaru Liga Europa 2026-2027 pekan kedua. Juventus berada di puncak, sementara AC Milan menempati posisi ke-16.
Arief Hadi - Jumat, 16 Oktober 2026
Klasemen Terbaru Liga Europa: Juventus Nomor Satu, AC Milan Berada di Papan Tengah
Berita
Becks Apparel Dukung Tim Futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026
Becks Apparel mendukung tim futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026 melalui penyediaan jersey. Sekolah menurunkan dua tim untuk mengasah kemampuan dan regenerasi pemain.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Oktober 2026
Becks Apparel Dukung Tim Futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026
Liga Indonesia
The Jakmania Tegaskan Wacana Pengurangan Poin Persija Harus Berdasarkan Regulasi
Meta Description: The Jakmania menilai insiden penyerangan bus Persib U-18 belum bisa menjadi dasar pengurangan poin Persija. Aditya menegaskan sanksi harus mengacu pada regulasi yang berlaku.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Oktober 2026
 The Jakmania Tegaskan Wacana Pengurangan Poin Persija Harus Berdasarkan Regulasi
Liga Indonesia
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
The Jakmania berkomitmen mengawal kasus penyerangan bus Persib U-18 di Batang. Anggota yang terbukti terlibat terancam pencabutan KTA.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
Liga Indonesia
Karhutla Meluas, Bonek Kampanyekan Misi Mulia: One Man One Mask!
Karhutla mengancam kualitas udara di Indonesia. Bonek mengajak suporter Persebaya, BCS, dan Slemania berdonasi masker lewat One Man One Mask.
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Karhutla Meluas, Bonek Kampanyekan Misi Mulia: One Man One Mask!
Liga Indonesia
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Ketua Komdis PSSI merespons tuntutan pengurangan poin Persija Jakarta dan larangan tur tandang The Jakmania setelah insiden penyerangan di perjalanan.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Jadwal
Link Streaming dan Cara Menonton Atalanta vs Pafos, Live di Sini!
Link streaming Atalanta vs Pafos di UEFA Conference League 2026/2027, Jumat (16/10) pukul 02.00 WIB. Cek cara menonton live, prediksi susunan pemain, dan peluang Atalanta meraih tiga poin!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Link Streaming dan Cara Menonton Atalanta vs Pafos, Live di Sini!
Liga Indonesia
IWL 2026/27 Gandeng TVRI dan RANS, Sepak Bola Putri Bidik Jangkauan Lebih Luas
Indonesia Women’s League 2026/27 menggandeng TVRI dan RANS Entertainment untuk memperluas jangkauan siaran dan meningkatkan eksposur sepak bola putri Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
IWL 2026/27 Gandeng TVRI dan RANS, Sepak Bola Putri Bidik Jangkauan Lebih Luas
Bagikan