Cerita Transformasi Arthur Irawan di Persik hingga Aktivitas Sosial di Luar Sepak Bola
BolaSkor.com - Nama Arthur Irawan sempat menjadi perbincangan publik kala dia bergabung dengan klub La Liga Spanyol, Espanyol. Arthur merupakan orang Indonesia pertama yang bermain untuk klub asal Catalan tersebut.
Setelah bermain di Espanyol, Arthur sempat pindah ke Malaga pada 2013-2014, sebelum akhirnya bergabung dengan klub Belgia, Waasland-Beveren. Namun, saat bermain di Waasland-Beveren, Arthur mendapatkan cedera di bagian pinggulnya.
Dia kemudian memutuskan pulang ke Indonesia untuk menjalani perawatan dan pemulihan cedera di Indonesia. Setelah sembuh, Arthur kemudian melanjutkan kariernya di Tanah Air dan bergabung dengan Persija Jakarta pada musim 2016/2017.
Dari Persija, Arthur pindah ke Borneo FC, Persebaya Surabaya, Badak Lampung FC, PSS Sleman, dan saat ini bermain untuk Persik Kediri.
Saat membangun kariernya di Liga 1, Arthur sempat mengalami kesulitan. Di Persija, Borneo FC, Persebaya, dan Badak Lampung FC, Arthur jarang mendapatkan kesempatan bermain.
Hal itu disebabkan Arthur masih dalam proses adaptasi dengan kultur sepak bola Indonesia karena dia lama bermain di Eropa.
"Saya buta dengan sepak bola Indonesia, tahun pertama saya di sini saya jarang menit bermain, saya butuh adaptasi karena sepak bola Indonesia dengan Eropa berbeda," kata Arthur kepada awak media di Jakarta, Rabu (13/4).
Baca Juga:
Nah, ketika berseragam PSS dan Persik, Arthur mulai menemukan bentuk permainan terbaiknya.
Arthur yang bergabung ke Persik pada putaran kedua mencatatkan 10 kali penampilan. Di klub berjulukan Macan Putih itu juga Arthur merasa seperti terlahir kembali.
Sebab, di bawah asuhan Javier Roca, Arthur yang sebelumnya bermain di posisi bek sayap didorong ke depan menjadi seorang gelandang. Dia mengaku nyaman bermain di lini kedua karena bisa lebih memaksimalkan kemampuan olah bolanya.
"Saya merasa lebih ada kebebasan. Berkat (Javier) Roca, saya bisa berfungsi dengan baik. Keberadaan Taufiq juga sangat membantu saya. Saya tahu pergerakan dia, dia juga tahu pergerakan saya," ujar Arthur.
Arthur juga optimistis permainannya akan semakin meningkat musim depan setelah Persik mendatangkan Renan Silva. Arthur mengaku sudah tidak sabar bermain bersama Renan.
"Saya berperan sebagai gelandang box to box, sedangkan Renan lebih ke depan. Saya bersyukur ada Renan di sana. Bermain dengan dia suatu hal isitimewa," tuturnya.
Sementara itu, di luar aktivitasnya sebagai pesepakbola profesional, Arthur merupakan sosok yang mempunyai jiwa sosial tinggi. Ia menginisiasi gerakan bernama Athlete For Good atau AFG, yang bergerak di bidang kemanusiaan, bersama sejumlah atlet dan public figure.
"Melalui yayasan itu, kami tidak hanya berdonasi, tapi juga melakukan coaching clinic. Program AFG ini seperti orang tua asuh. Kami membantu pemain (anak-anak) yang tidak mampu dengan memberikan mereka kesempatan bermain bola. Kami juga mengajarkan kepada mereka bagaimana menjadi atlet yang baik dan pekerja keras," tutur pemain berusia 29 tahun tersebut.
Rizqi Ariandi
7.666
Berita Terkait
Sam Allardyce Klaim Hanya Carlo Ancelotti yang Bisa Menyelamatkan Manchester United
Pilihan Mengerucut ke Dua Nama, Manchester United Sudah Tentukan Waktu Pengumuman Pelatih Baru
Resmi Gabung Manchester City, Antoine Semenyo Punya Janji yang Berbahaya untuk Rival
Tanpa Chant Rasis, Viking Siap Pertontonkan Koreo Termahal di Laga Persib vs Persija
Persija Terus Berinovasi, Luncurkan Produk Reksa Dana Pendapatan Tetap
Berita Transfer Inter Milan: Juventus Ganggu Rencana Rekrut Tarik Muharemovic, Davide Frattesi Diincar Klub Inggris
Persib vs Persija, Marc Klok: Rivalitas dan Harga Diri
Pulih Lebih Cepat, Kylian Mbappe Siap Perkuat Real Madrid Melawan Barcelona
AC Milan Tidak Malu Mengakui Inter dan Napoli Lebih Kuat
Klasemen Terkini Premier League Usai Arsenal Gagal Tekuk Liverpool: Jarak Kini Jadi Enam Poin