Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Cerita Tegangnya Rachmat Irianto saat Sidang Skripsi

Rachmat Irianto mengambil Jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK), Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Rabu, 19 April 2023
Cerita Tegangnya Rachmat Irianto saat Sidang Skripsi
Pemain Timnas Indonesia dan Persib Bandung, Rachmat Irianto menjalani sidang skripsi S-1 Universitas Negeri Surabaya. (BolaSkor.com/Keyzie Zahir)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Penggawa Timnas Indonesia dan Persib Bandung, Rachmat Irianto, berhasil mempertahankan skripsinya di Jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK), Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Dia mengangkat skripsi tentang profil atlet sepak bola dalam proses pencapaian prestasi.

Rian, sapaan akrab Rachmat Irianto, mengaku tegang ketika akan menunggu kehadiran para penguji di Ruang Sidang, Gedung U4, FIKK, Kampus Lidah Wetan, pada Selasa (18/4) siang.

“Jelas deg-degan sama seperti main bola. Ngalah-ngalahi bal-balan ini. (Tapi) dibawa enjoy aja bawaanya seneng. Alhamdulillah, akhirnya saya bisa menyelesaikan kuliah. Tinggal menunggu pengumuman (wisuda) saja,” ungkap Rian.

Baca Juga:

Aktivitas Skuat Persib Bandung Setop hingga Awal Juni

PT LIB Jelaskan soal PSM Tidak Dapat Prize Money Juara Liga 1 2022/2023

Bagaimana tidak, mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut diuji langsung oleh dua orang bergelar profesor. Yakni Rektor Unesa Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes., Dosen FIKK, Prof. (HC) Dr. Zainudin Amali, S.E., M.Si. Kemudian ada Dekan FIKK Dr. Dwi Cahyo Kartiko, M.Kes dan Koordinator Prodi PJKR yang juga ketua sidang Mochammad Ridwan, S.Pd., M.Pd.

Meski terlihat tegang, Rian begitu luwes ketika memberi penjelasan dan menjawab pertanyaan dosen penguji. Dia begitu hafal dan mengerti atas skripsi yang dikerjakannya itu. Pemain berusia 23 tahun itu lega bisa menjalani skripsi dengan baik.

“Saya kerjakan di tengah kesibukan sebagai pesepakbola profesional, latihan dan pertandingan. Jujur, karena tentang diri saya sendiri, jadinya tenang soalnya hafal dan mengerti atas skripsi yang saya kerjakan,” sebut Rian.

Rachmat Irianto
Pemain Timnas Indonesia dan Persib Bandung, Rachmat Irianto menjalani sidang skripsi S-1 Universitas Negeri Surabaya. (BolaSkor.com/Keyzie Zahir)

Sementara itu, Rektor Unesa Nurhasan menawarkan beasiswa lanjut studi (S-2) kepada Rian. Hal ini selain sebagai apresiasi atas prestasi Rian sebagai atlet atau pesepak bola profesional juga karena kontribusinya di dunia sepak bola Tanah Air.

“Tidak hanya S-2, tetapi juga S-3, kami siapkan beasiswa. Tugas Rian hanyalah fokus latihan dan latihan saja. Terkait pendidikan itu kami sudah siapkan formatnya yang berbeda dari sistem reguler,” ucap Cak Hasan, sapaan Nurhasan.

Tawaran itu disambut antusias oleh Rian. Dia mengaku akan mengambil dan memanfaatkan beasiswa tersebut untuk mengembangkan diri baik itu sebagai pelatih maupun dosen di Unesa. Putra dari legenda sepakbola nasional Bejo Sugiantoro itu juga siap menjadi role model bagi para pemain muda.

“Main bola itu kan usianya gak menentu. Mungkin usia 24 atau 25 ada kejadian yang tidak kita inginkan, karir bisa saja usai. Atlet perlu adaptasi karir masa depan yang lebih baik, termasuk regenerasi atlet, salah satunya lewat pendidikan,” tutup Rian. (Laporan Kontributor Keyzie Zahir/Surabaya)

Rachmat Irianto Persib Bandung Timnas Indonesia Breaking News Liga 1

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Statistik Chelsea vs AC Milan: Bentrok Dua Raksasa Eropa di Jakarta
Prediksi Chelsea vs AC Milan di Stadion Utama GBK Jakarta, Sabtu 8 Agustus 2026. Simak statistik, head to head, susunan pemain, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
Prediksi dan Statistik Chelsea vs AC Milan: Bentrok Dua Raksasa Eropa di Jakarta
Spanyol
Kejutan, Liverpool Rekrut Ronald Araujo dari Barcelona
Liverpool dikabarkan mencapai kesepakatan meminjam Ronald Araujo dari Barcelona. Simak detail transfer, opsi pembelian, dan dampaknya bagi The Reds.
Johan Kristiandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
Kejutan, Liverpool Rekrut Ronald Araujo dari Barcelona
Liga Indonesia
Garudayaksa FC Sinergi dengan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026, Bentuk Calon Bintang Masa Depan Timnas Indonesia
Bentuk calon bintang masa depan Timnas Indonesia lewat festival Grassroot.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 08 Agustus 2026
Garudayaksa FC Sinergi dengan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026, Bentuk Calon Bintang Masa Depan Timnas Indonesia
Liga Indonesia
Erick Thohir Senang Chelsea hingga AC Milan Main di Indonesia, Bukti Industri Sepak Bola Kian Dipercaya
Erick Thohir menyebut Indonesia semakin dipercaya menjadi tuan rumah laga pramusim klub-klub dunia seperti Chelsea, AC Milan, Aston Villa, dan Brisbane Roar. Erick Optimistis industri sepak bola nasional akan terus berkembang.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
Erick Thohir Senang Chelsea hingga AC Milan Main di Indonesia, Bukti Industri Sepak Bola Kian Dipercaya
Timnas
Reaksi Erick Thohir Setelah Timnas Indonesia Terhenti di Fase Grup Piala AFF 2026
Erick Thohir buka suara usai Timnas Indonesia gagal ke semifinal Piala AFF 2026. PSSI memastikan akan melakukan evaluasi demi menghadapi turnamen berikutnya.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
Reaksi Erick Thohir Setelah Timnas Indonesia Terhenti di Fase Grup Piala AFF 2026
Timnas
4 Fakta Menarik Setelah Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026
Simak 4 fakta menarik setelah Timnas Indonesia gagal ke semifinal Piala AFF 2026 usai ditahan imbang Singapura, termasuk rekor tanpa gelar dan catatan fase grup.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
4 Fakta Menarik Setelah Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026
Klasemen
Klasemen Akhir Grup A Piala AFF 2026: Timnas Indonesia di Bawah Vietnam dan Singapura
Timnas Indonesia finis di peringkat 3 klasemen akhir Grup A Piala AFF 2026 usai bermain imbang melawan Singapura dan gagal lolos ke semifinal.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Klasemen Akhir Grup A Piala AFF 2026: Timnas Indonesia di Bawah Vietnam dan Singapura
Hasil akhir
Hasil Piala AFF 2026: Imbang Lawan Singapura, Timnas Indonesia Back-to-back Gagal ke Semifinal
Timnas Indonesia gagal lolos ke semifinal Piala AFF 2026 usai bermain imbang 1-1 melawan Singapura. Ragnar Oratmangoen mencetak gol, tetapi Ilhan Fandi menyamakan kedudukan.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Hasil Piala AFF 2026: Imbang Lawan Singapura, Timnas Indonesia Back-to-back Gagal ke Semifinal
Timnas
Susunan Pemain Singapura vs Timnas Indonesia: Cahya Supriadi Starter, Mitchell Baker Jadi Tumpuan Lagi
Susunan pemain Singapura vs Timnas Indonesia resmi diumumkan. Cahya Supriadi jadi starter, sementara Mitchell Baker kembali diandalkan John Herdman.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Susunan Pemain Singapura vs Timnas Indonesia: Cahya Supriadi Starter, Mitchell Baker Jadi Tumpuan Lagi
Timnas
Calon Lawan Timnas Indonesia Pertimbangkan Mundur dari FIFA ASEAN Cup demi Hadapi Brasil
India dikabarkan mempertimbangkan mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia demi laga uji coba melawan Brasil. AIFF menuai kritik dari Bhaichung Bhutia.
Rizqi Ariandi - Jumat, 07 Agustus 2026
Calon Lawan Timnas Indonesia Pertimbangkan Mundur dari FIFA ASEAN Cup demi Hadapi Brasil
Bagikan