Cerita Owen Hargreaves soal Kultur Persaingan Internal Bayern Munchen

Owen Hargreaves Bercerita soal Persaingannya dengan Stefan Effenberg dan Lothar Matthaus di Bayern Munchen.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 17 Mei 2020
Cerita Owen Hargreaves soal Kultur Persaingan Internal Bayern Munchen
Owen Hargreaves mengangkat trofi Liga Champions (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - FC Hollywood adalah julukan yang diberikan kepada Bayern Munchen karena skuat tim yang berisikan pemain-pemain bintang. Namun menurut mantan pemain mereka medio 2000-2007, Owen Hargreaves Bayern tak ubahnya seperti klub petarung.

Gelandang asal Inggris berbagi pengalaman bagaimana kerasnya kultur persaingan internal di Bayern, khususnya bagi pemain muda yang ingin mendapatkan tempat bermain di tim utama. Mereka harus terlebih dahulu melawan bintang-bintang senior di sana.

Persaingan itu sudah terjadi di sesi latihan. Apabila para pemain senior berpengalaman itu menjadikan seorang pemain - contoh seperti Hargreaves - sebagai sasaran untuk dijatuhkan atau ditekel, ini mengartikan bahwa ia pemain bertalenta yang tampil bagus.

Hargreaves yang datang ke Jerman dan bermain di akademi Bayern pada usia 16 tahun merasakannya ketika berlatih di tim besutan Ottmar Hitzfeld.

Baca Juga:

Tekad Bayern Munchen Curi Perhatian Dunia di Tengah Pandemi Virus Corona

Agen Philippe Coutinho Bantah Negosiasi dengan Chelsea atau PSG

Jalan Terjal Bayern Munchen untuk Raih Gelar Bundesliga ke-30

Owen Hargreaves di Bayern Munchen

"Julukan FC Hollywood muncul karena, ketika sekolah berakhir, kami akan memiliki 10.000 penggemar yang muncul hanya untuk menyaksikan kami berlatih. Percayalah, ini bukan opera sabun. Ini super kompetitif," terang Hargreaves dikutip dari Mirror.

“Kami selalu memulai setiap saat. Akan ada perkelahian dan pertengkaran setiap hari karena itu adalah lingkungan yang sangat kompetitif."

"Menciptakan kompetisi untuk tempat adalah bagaimana Bayern beroperasi. Saya ingat ketika saya pertama kali masuk ke tim utama, itu sama halnya pemain-pemain muda melawan pemain tua (senior berpengalaman)," tutur Hargreaves.

Nama-nama yang sekarang dikenang legendaris di Bayern sebagai legenda seperti Lothar Matthaus, Stefan Effenberg, dan Bixente Lizarazu memperlihatkan kerasnya persaingan internal Bayern.

"Saya ingat Hitzfeld menarik saya ke samping dan berkata 'Owen, satu-satunya cara kerjanya adalah jika mereka membenci Anda. Jika mereka membenci Anda, itu berarti Anda melakukannya dengan sangat baik," tambah Hargreaves.

"Saya ingat Matthaus dan Bixente Lizarazu saling memberi klip - tapi itu menggebrak semua orang. Effenberg menendang saya setiap hari selama sekitar enam bulan."

"Dia menendang saya, lalu membangunkan saya kembali dan saya tidak mengatakan sepatah kata pun. Setelah sekitar enam bulan, Stefan berkata kepada saya 'Anda tahu, Owen, Anda baik-baik saja. Anda mendapatkan hak untuk menjadi salah satu dari kami'."

Kerasnya persaingan internal yang menjadi budaya di Bayern Munchen membentuk mentalitas mereka. Mereka selalu jadi favorit juara lokal dan juga kompetisi Eropa. Bayern telah meraih 29 titel Bundesliga, 19 DFB Pokal, dan lima titel Liga Champions.

Breaking News Owen Hargreaves Bayern Bayern munchen

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Ancelotti Ungkap Alasan Tidak Memainkan Neymar Melawan Jepang
Pelatih timnas Brasil, Carlo Ancelotti, menjelaskan mengapa dia tidak memainkan Neymar dalam laga 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Jepang.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Ancelotti Ungkap Alasan Tidak Memainkan Neymar Melawan Jepang
Piala Dunia
Kalah Dramatis, Moriyasu Yakin Jepang Semakin Dekat ke Level Elite Dunia
Hajime Moriyasu bertekad menjadikan kegagalan Jepang di Piala Dunia 2026 ini sebagai pelajaran berharga untuk masa depan.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Kalah Dramatis, Moriyasu Yakin Jepang Semakin Dekat ke Level Elite Dunia
Liga Indonesia
Persija Resmi Perpanjang Kontrak Eksel Runtukahu dan Dia Syayid, Siap Tatap Super League 2026/2027
Persija Jakarta resmi memperpanjang kontrak Eksel Runtukahu untuk satu musim dan Dia Syayid hingga 2028. Eksel menjadi penyerang lokal tertajam Super League 2025/2026 dengan enam gol.
Rizqi Ariandi - Selasa, 30 Juni 2026
Persija Resmi Perpanjang Kontrak Eksel Runtukahu dan Dia Syayid, Siap Tatap Super League 2026/2027
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Tersingkir usai Kalah Adu Penalti dari Paraguay
Langkah Jerman di Piala Dunia 2026 harus terhenti di babak 32 besar setelah kalah dramatis dari Paraguay melalui adu penalti di Boston Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Jerman Tersingkir usai Kalah Adu Penalti dari Paraguay
Piala Dunia
Rating Pemain Brasil vs Jepang: Casemiro Pamer Kualitas
Rating pemain Brasil vs Jeapng di Piala Dunia 2026. Gelandang veteran Brasil Casemiro mendapat nilai paling tinggi.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Rating Pemain Brasil vs Jepang: Casemiro Pamer Kualitas
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Menang Dramatis atas Jepang, Brasil Lolos ke 16 Besar
Timnas Brasil memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Jepang pada babak 32 besar.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Menang Dramatis atas Jepang, Brasil Lolos ke 16 Besar
Jadwal
Cara Menonton Brasil vs Jepang Secara Gratis, Live Sebentar Lagi Pukul 00.00 WIB
Cari cara nonton Brasil vs Jepang secara gratis? Simak jadwal siaran langsung TVRI, jam tayang, link live streaming resmi, serta informasi terbaru jelang babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Johan Kristiandi - Senin, 29 Juni 2026
Cara Menonton Brasil vs Jepang Secara Gratis, Live Sebentar Lagi Pukul 00.00 WIB
Inggris
Resmi, Manchester City Rekrut Enzo Maresca dengan Kontrak Berdurasi 3 Tahun
Manchester City resmi menunjuk Enzo Maresca sebagai pelatih baru hingga 2029 untuk menggantikan Pep Guardiola dan melanjutkan era kesuksesan klub.
Arief Hadi - Senin, 29 Juni 2026
Resmi, Manchester City Rekrut Enzo Maresca dengan Kontrak Berdurasi 3 Tahun
Internasional
Cape Verde Bukan Lawan Kaleng-kaleng, Argentina Wajib Waspada
Meski berstatus juara bertahan dan salah satu favorit juara, La Albiceleste sepatutnya tidak meremehkan Cape Verde.
Yusuf Abdillah - Senin, 29 Juni 2026
Cape Verde Bukan Lawan Kaleng-kaleng, Argentina Wajib Waspada
Piala Dunia
Superkomputer Prediksi Juara Piala Dunia 2026 Setelah Babak Grup Berakhir: Prancis vs Argentina di Final
Superkomputer Opta merilis prediksi terbaru juara Piala Dunia 2026 setelah babak grup berakhir. Prancis dijagokan mengalahkan Argentina di final, sementara Spanyol menguntit di posisi ketiga.
Johan Kristiandi - Senin, 29 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Juara Piala Dunia 2026 Setelah Babak Grup Berakhir: Prancis vs Argentina di Final
Bagikan