Cerita Owen Hargreaves soal Kultur Persaingan Internal Bayern Munchen
BolaSkor.com - FC Hollywood adalah julukan yang diberikan kepada Bayern Munchen karena skuat tim yang berisikan pemain-pemain bintang. Namun menurut mantan pemain mereka medio 2000-2007, Owen Hargreaves Bayern tak ubahnya seperti klub petarung.
Gelandang asal Inggris berbagi pengalaman bagaimana kerasnya kultur persaingan internal di Bayern, khususnya bagi pemain muda yang ingin mendapatkan tempat bermain di tim utama. Mereka harus terlebih dahulu melawan bintang-bintang senior di sana.
Persaingan itu sudah terjadi di sesi latihan. Apabila para pemain senior berpengalaman itu menjadikan seorang pemain - contoh seperti Hargreaves - sebagai sasaran untuk dijatuhkan atau ditekel, ini mengartikan bahwa ia pemain bertalenta yang tampil bagus.
Hargreaves yang datang ke Jerman dan bermain di akademi Bayern pada usia 16 tahun merasakannya ketika berlatih di tim besutan Ottmar Hitzfeld.
Baca Juga:
Tekad Bayern Munchen Curi Perhatian Dunia di Tengah Pandemi Virus Corona
Agen Philippe Coutinho Bantah Negosiasi dengan Chelsea atau PSG
Jalan Terjal Bayern Munchen untuk Raih Gelar Bundesliga ke-30
"Julukan FC Hollywood muncul karena, ketika sekolah berakhir, kami akan memiliki 10.000 penggemar yang muncul hanya untuk menyaksikan kami berlatih. Percayalah, ini bukan opera sabun. Ini super kompetitif," terang Hargreaves dikutip dari Mirror.
“Kami selalu memulai setiap saat. Akan ada perkelahian dan pertengkaran setiap hari karena itu adalah lingkungan yang sangat kompetitif."
"Menciptakan kompetisi untuk tempat adalah bagaimana Bayern beroperasi. Saya ingat ketika saya pertama kali masuk ke tim utama, itu sama halnya pemain-pemain muda melawan pemain tua (senior berpengalaman)," tutur Hargreaves.
Nama-nama yang sekarang dikenang legendaris di Bayern sebagai legenda seperti Lothar Matthaus, Stefan Effenberg, dan Bixente Lizarazu memperlihatkan kerasnya persaingan internal Bayern.
"Saya ingat Hitzfeld menarik saya ke samping dan berkata 'Owen, satu-satunya cara kerjanya adalah jika mereka membenci Anda. Jika mereka membenci Anda, itu berarti Anda melakukannya dengan sangat baik," tambah Hargreaves.
"Saya ingat Matthaus dan Bixente Lizarazu saling memberi klip - tapi itu menggebrak semua orang. Effenberg menendang saya setiap hari selama sekitar enam bulan."
"Dia menendang saya, lalu membangunkan saya kembali dan saya tidak mengatakan sepatah kata pun. Setelah sekitar enam bulan, Stefan berkata kepada saya 'Anda tahu, Owen, Anda baik-baik saja. Anda mendapatkan hak untuk menjadi salah satu dari kami'."
Kerasnya persaingan internal yang menjadi budaya di Bayern Munchen membentuk mentalitas mereka. Mereka selalu jadi favorit juara lokal dan juga kompetisi Eropa. Bayern telah meraih 29 titel Bundesliga, 19 DFB Pokal, dan lima titel Liga Champions.
Arief Hadi
16.195
Berita Terkait
Hasil Piala FA: Debut Liam Rosenior Berakhir Manis, Chelsea Menang Telak Kontra Charlton
Gustavo Almeida Berpotensi Main Lawan Persib, Mauricio Souza Tak Pusingkan Soal Masalah Ryo Matsumura
Hasil Malaysia Open 2026: Jojo dan Fajar/Fikri Terhenti di Semifinal
Bandung bjb Tandamata Usung Target Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan demi Jadi Penguasa Series Pontianak
Persib vs Persija, Marc Klok: Anggap Pertandingan Harga Diri dan Singgung Kepindahan Luis Figo
Persib vs Persija, Bojan Hodak Pertanyakan Selalu Menggunakan Wasit Asing di Bandung
Bojan Hodak Minta Skuad Persib Jaga Emosi Saat Hadapi Persija
Hasil Super League 2025/2026: Malut United Kalah, Persib vs Persija Jadi Penentu Juara Paruh Musim
Persib Tanpa Andrew Jung dan Saddil Ramdani, Pelatih Persija Cuek dan Sebut Itu Urusan Bojan Hodak
Hindari Awak Media, John Herdman Tiba di Indonesia