BolaSkor.com - Pertandingan pekan 13 Premier League antara Chelsea melawan Manchester United di Stamford Bridge, Sabtu (22/10) malam WIB, berlangsung seru. Pertandingan pun berakhir imbang 1-1.
Laga berjalan sengit tetapi Man United bermain lebih baik, mengambil inisiatif permainan dengan 53 persen penguasaan bola, melepaskan 13 tendangan (enam tepat sasaran). Tuan rumah bertahan dengan baik dan punya enam tendangan (dua tepat sasaran).
Chelsea unggul di menit 87 dari penalti Jorginho setelah Scott McTominay menjatuhkan Armando Broja di kotak penalti. Man United tidak menyerah dan menyamakan kedudukan dari gol Casemiro di waktu tambahan (90+4').
Sisi positif dari laga tersebut adalah Chelsea melanjutkan catatan unbeaten (tak pernah kalah) di era Graham Potter, sementara Man United juga menjaga momentum di bawah asuhan Erik ten Hag.
Baca Juga:
Chelsea Vs Manchester United, The Blues Butuh Sentuhan Magis Graham Potter
Kenangan Graham Potter sebagai Pemain Southampton saat Melawan Manchester United
Chelsea 1-1 Manchester United: Casemiro Selamatkan Setan Merah
Hal positifnya bagi Man United adalah mereka menjaga catatan tak pernah kalah lawan Chelsea di Premier League jadi 10 laga, terakhir kalah pada 2017 dengan detail: tiga kemenangan dan tujuh hasil imbang.
Hasil imbang itu juga jadi sorotan karena menurut Opta, tidak ada laga Premier League yang sering berakhir imbang selain laga Chelsea lawan Man United (total 26 kali).
"Saya pikir itu adalah laga yang bagus. Di babak pertama, kami mendominasi permainan. Tapi juga, itulah mengapa lawan mengganti sistem mereka. Dan mereka membuatnya sedikit lebih sulit bagi kami, seperti yang kami lihat di menit-menit terakhir babak pertama," terang Ten Hag dikutip dari laman resmi Man United.
"Di babak kedua, saya pikir itu seimbang. Itu adalah pertarungan antara dua tim dengan level yang sama. Dan pada akhirnya, saya pikir satu poin dibenarkan."
"Itu layak. Itu sulit, ketika Anda mendapatkan waktu yang sangat singkat, Anda tertinggal 0-1, saya pikir sangat sulit setelah pertandingan keempat dalam 10 hari untuk melawan. Tetapi tim menemukan energi dan kekuatan mereka dan melawan. Dan itu sangat besar untuk tim ini."
Selain memastikan laga Chelsea vs Man United sebagai pertandingan paling sering imbang di Premier League, berikut catatan menarik lainnya:
1. Dari seluruh pemain dengan 20 gol plus di Premier League, Jorginho punya catatan tertinggi gol penalti (90 persen - 19 gol dari 21 gol). Spesialis.
2. Pada menit 67, Kepa Arrizabalaga mencapai catatan 10 jam tanpa kebobolan gol untuk Chelsea di seluruh kompetisi, menyelamatkan 22 dari 22 tendangan tepat sasaran pada periode tersebut.
3. Dalam dua laga beruntun Premier League, tak ada pemain yang bertanding memenangi penguasaan bola lebih atau memenangi duel lebih dari Casemiro: 10 kali penguasaan bola dan tujuh kali memenangi duel lawan Tottenham Hotspur, 10 kali penguasaan bola dan sembilain kali memenangi duel lawan Chelsea.
4. Catatan Trevoh Chalobah di Premier League: 25 laga, 16 kali menang, 12 clean sheets, 11 kali kebobolan gol, tiga kali mencetak gol, 1 assist, tanpa pernah kalah.
5. Lisandro Martinez membuat sapuan bola (tujuh kali) lebih dari pemain lainnya di laga Chelsea vs Man United. Plus tak ada pemain lain dengan catatan teken sukses lebih darinya (lima kali).