Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Cardiff 1-2 Chelsea, Kontroversi Bayangi Kemenangan Dramatis The Blues

Chelsea harus bersusah payah memetik kemenangan di markas Cardiff City.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Minggu, 31 Maret 2019
Cardiff 1-2 Chelsea, Kontroversi Bayangi Kemenangan Dramatis The Blues
Ruben Loftus-Cheek (ChelseaFC)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Chelsea berhasil membawa pulang tiga poin dari markas Cardiff City. The Blues yang tertinggal lebih dulu akhirnya menang 2-1 pada lanjutan Premier League, Minggu (31/3) malam WIB.

Cardiff unggul lebih dulu lewat gol Victor Camarasa di menit 46. Sedangkan dua golChelsea dicatat Cesar Azpilicueta (84) dan Ruben Loftus-Cheek (90+1).

Kemenangan Chelsea sendiri dibayangi kontroversi karena Azpilicueta terlihat ada di posisi offside saat membuat gol penyama.

Baca Juga:

Ketatnya Persaingan di Premier League, Mulai dari Juara Hingga Zona Degradasi

Liverpool Vs Tottenham, Catatan Menarik Wasit Martin Atkinson

Manajer Cardiff, Neil Warnock protes gol penyama Chelsea (BBC)

Tampil di kandang Cardiff, Chelsea mengawali laga tanpa diperkuat Eden Hazard. Manajer Maurizio Sarri mengandalkan Willian, Pedro Rodriguez, dan Gonzalo Higuain di lini depan.

Sementara tuan rumah menampilkan komposisi yang sama saat mereka mengalahkan West Ham United pada laga sebelumnya.

Sepanjang babak pertama, Chelsea menang mendominasi penguasaan bola. The Blues bahkan bisa mencatat penguasaan bola hingga 75 persen di paruh pertama. Namun, mayoritas pasukan Sarri menguasai bola di area sendiri.

Alhasil jarang sekali peluang yang tercipta. Chelsea hanya melepaskan enam tembakan, tak ada satupun yang menemui target.

Sedangkan Cardiff tampil lebih menjanjikan. Beberapa kali serangan tuan rumah sempat menyulitkan pertahanan Chelsea. Sebaliknya, tanpa Hazard Chelsea kesulitan membangun sedangan.

Hingga babak pertama usai, kedua kubu gagal menciptakan gol. Skor tetap imbang tanpa gol.

Baru semenit paruh kedua, tuan rumah langsung menggebrak dan berhasil menjebol gawang Chelsea. Umpan Harry Arter disambut Victor Camarasa dengan sepakan voli. Derasnya laju bola membuat kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga hanya bisa melihat gawangnya terkoyak.

Pada menit ke-52, Sarri akhirnya memainkan Hazard yang masuk menggantikan Pedro. Semenit kemudian, Cardiff merasa diharusnya mendapatkan penalti setelah bola terlihat mengenai tangan Antoni Rudiger. Namun wasit menilai tak terjadi pelanggaran.

Cardiff terlihat lebih nyaman ketimbang Chelsea. Tuan rumah dengan muda mengantisipasi permainan lawan. Suporter Chelsea mulai tampak cemas dan berulang kali meneriakkan chant anti-Sarri.

Pada menit 74, Chelsea mendapatkan kesempatan lewat Willian. Namun bola hasil sepakan pemain Brasil itu masih melenceng dari gawang Cardiff yang dikawal Neil Etheridge.

Dua menit kemudian, Sarri memasukkan Olivier Giroud yang menggantikan Higuain. Artinya, Sarri kembali tak memberi kesempatan kepada Callum Hudson-Odoi, yang tampil gemilang bersama timnas Inggris beberapa hari lalu. Keputusan ini sontak disambut suara kecewa dari suporter tamu.

Gol Cesar Azpilicueta

Di periode akhir laga, Cardiff makin memperkokoh pertahanan. Mereka berusaha mempertahankan keunggulan demi tiga poin penting. Keputusan yang harus dibayar mahal tuan rumah.

Menit 84, lewat skema sepakan pojok, Cesar Azpilicueta meneruskan bola pantulan Marcos Alonso ke dalam gawang. Meski terlihat Azpilicueta berada dalam posisi offside, wasit tetap menyatakan gol. Skor imbang 1-1.

Selang dua menit kemudian, wasit kembali mengambil keputusan kontroversial dengan hanya memberikan kartu kuning kepada Rudiger. Padahal bek Jerman itu terlihat menarik Zohore yang menghadapi gawang.

Usaha Chelsea memburu gol akhirnya berhasil di menit ke-90. Umpan silang Willian disambut tandukan Loftus-Cheek. Bola yang mengarah ke pojok bawah tak bisa diselamatkan Etheridge. Chelsea berbalik unggul 2-1.

Chelsea sejatinya bisa menambah gol di menit ketiga masa tambahan. Namun Barkley membuang kesempatan emas yang didapatnya. Hingga akhir laga, Chelsea unggul 2-1.

Hasil ini tentu sangat mengecewakan bagi Cardiff. Kini mereka masih terpuruk di zona degradasi, kurang lima poin dari area aman.

Sedangkan Chelsea bertahan di posisi keenam dengan raihan 60 poin atau berselisih satu poin dari empat besar Premier League.

Susunan Pemain

Cardiff City: Neil Etheridge, Joe Bennett, Ecuele Manga, Morrison, Lee Peltier, Harry Arter (Ralls 79), Aron Gunnarson, Josh Murphy (Laing 89), Victor Camarasa, Junior Hoilett, Oumar Niasse (Zohore 85)

Chelsea: Kepa Arrizabalaga, Marcos Alonso, David Luiz, Antonio Rudiger, Cesar Azpilicueta, Ross Barkley, Mateo Kovacic, Jorginho (Loftus-Cheek 62), Willian, Pedro Rodriguez (Hazard 52), Higuain (Giroud 76)

Premier League Breaking News Chelsea

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan