Cara Pelatih PSG Maksimalkan Trio Messi-Neymar-Mbappe
BolaSkor.com - Paris Saint-Germain (PSG) akhirnya benar-benar menegaskan statusnya sebagai pemilik lini depan paling berbahaya di dunia. Trio Lionel Messi, Neymar, dan Kylian Mbappe sekarang terbukti menjadi jaminan gol.
Anggapan PSG memiliki lini depan paling berbahaya sudah terjadi sejak datangnya Messi dengan status bebas transfer, musim panas tahun lalu. Les Parisiens bahkan langsung menjadi favorit utama untuk meraih gelar Liga Champions.
Namun memasang tiga pekan kelas dunia sekaligus bukan jaminan kemenangan mudah diraih PSG. Terbukti Les Parisiens harus tersingkir secara dini di Liga Champions tepatnya fase 16 besar.
Baca Juga:
Hasil Liga Champions: Real Madrid dan Manchester City Pesta Gol, PSG Kalahkan Juventus
PSG 2-1 Juventus: Kylian Mbappe Pecahkan Rekor Lionel Messi
Kylian Mbappe Tebar Kode, Anggap Real Madrid Sudah seperti Rumah
Statistik gol trio lini depan PSG juga terlihat jomplang. Saat Mbappe mampu membukukan total 39 gol, Messi dan Neymar hanya mengumpulkan 11 dan 13 gol.
Wajar jika kemudian banyak pihak menganggap trio Messi, Neymar, dan Mbappe tak bisa bermain bersama. Mauricio Pochettino akhirnya harus lengser dari kursi manajer PSG karena dianggap tak mampu memaksimalkan trio ini.
PSG kemudian menunjuk Christophe Galtier sebagai pelatih anyar. Salah satu tugasnya jelas memaksimalkan trio Messi, Neymar, Mbappe.
Banyak yang meragukan kualitas Galtier untuk menyelesaikan tugas tersebut. Ia memang tak punya rekam jejak menangani tim besar yang diisi banyak pemain bintang.
Namun Galtier tak butuh waktu lama untuk menjawab keraguan. Terbukti, trio Messi, Neymar, dan Mbappe tampil menjanjikan sejak awal musim 2022-2023.
Mbappe dan Neymar sama-sama telah mengumpulkan sembilan gol sejauh ini. Sementara Messi berada di belakangnya dengan empat gol dan delapan assist.
Sebuah bocoran diungkapkan Mbappe terkait alasan trio lini depan PSG mampu tampil menggila. Hal itu nyatanya tak lepas dari taktik yang diterapkan Galtier.
"Saya mendapat peran baru dalam tim. Pelatih ingin saya menjadi titik fokus serangan sehingga saya bisa masuk ke belakang pertahanan dan menjadi penghubung antara Leo dan Neymar," kata Mbappe usai mencetak dua gol ke gawang Juventus.
"Saya mencoba untuk beradaptasi sebaik mungkin dengan peran baru ini sambil mencoba untuk tetap membuat perbedaan.”
Cara Galtier memainkan trio lini depan PSG memang cukup berbeda ketimbang Pochettino. Mbappe yang berusia paling muda punya tugas untuk menjelajahi area lapangan dengan lebih luas.
Tak heran ia kerap menjemput bola ke lini tengah. Namun kecepatan yang di atas rata-rata juga membuatnya bisa tiba-tiba muncul di lini pertahanan lawan tanpa terdeteksi.
Selain itu, pergerakan trio lini depan PSG harus diakui lebih cari ketimbang sebelumnya. Hal ini membuat bek-bek lawan sulit untuk mengantisipasinya.
"Ketika tiga pemain penyerang kami terhubung seperti itu ditambah dengan bek sayap, permainan kami hidup dan mengancam. Itu sangat berbahaya bagi lawan kami," kata Galtier.
6.514
Berita Terkait
Sam Allardyce Klaim Hanya Carlo Ancelotti yang Bisa Menyelamatkan Manchester United
Pilihan Mengerucut ke Dua Nama, Manchester United Sudah Tentukan Waktu Pengumuman Pelatih Baru
Resmi Gabung Manchester City, Antoine Semenyo Punya Janji yang Berbahaya untuk Rival
Tanpa Chant Rasis, Viking Siap Pertontonkan Koreo Termahal di Laga Persib vs Persija
Persija Terus Berinovasi, Luncurkan Produk Reksa Dana Pendapatan Tetap
Berita Transfer Inter Milan: Juventus Ganggu Rencana Rekrut Tarik Muharemovic, Davide Frattesi Diincar Klub Inggris
Persib vs Persija, Marc Klok: Rivalitas dan Harga Diri
Pulih Lebih Cepat, Kylian Mbappe Siap Perkuat Real Madrid Melawan Barcelona
AC Milan Tidak Malu Mengakui Inter dan Napoli Lebih Kuat
Klasemen Terkini Premier League Usai Arsenal Gagal Tekuk Liverpool: Jarak Kini Jadi Enam Poin