Callum Hudson-Odoi: Urung Jadi Suksesor Robben di Munchen, Penerus Hazard di Chelsea

Callum Hudson-Odoi teken kontrak baru di Chelsea dan diharapkan jadi suksesor Eden Hazard.
Arief HadiArief Hadi - Jumat, 20 September 2019
Callum Hudson-Odoi: Urung Jadi Suksesor Robben di Munchen, Penerus Hazard di Chelsea
Eden Hazard dan Callum Hudson-Odoi (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Penyerang sayap Chelsea, Callum Hudson-Odoi, teken kontrak baru dengan jangka waktu lima tahun (hingga 2024). Keberhasilan The Blues memperpanjang kontrak Hudson-Odoi merupakan kabar baik yang sudah lama dinantikan fans.

Seperti diketahui, Hudson-Odoi menjadi bahan perbincangan khusus pada musim lalu, ketika Chelsea ditangani oleh Maurizio Sarri, karena talenta besar yang dimilikinya. Apalagi, kontraknya berakhir tahun depan.

Bayern Munchen terang-terangan meminatinya dan berani mengutarakan hasrat mereka merekrut Hudson-Odoi pada Januari lalu. Mereka melihat pemain kelahiran Wandsworth, 7 November 2000, sebagai suksesor Arjen Robben yang notabene juga mantan pemain Chelsea.

Hudson-Odoi, 18 tahun, bahkan kabarnya sempat meminta permintaan transfer kepada Direktur Chelsea, Marina Granovskaia, karena tidak yakin dengan prospek bermainnya di bawah asuhan Sarri. Hudson-Odoi benar-benar memanfaatkan waktunya untuk menilai situasi di Stamford Bridge.

Baca Juga:

3 Pemain Muda yang Mencuri Perhatian pada Jeda Internasional Maret 2019

Penantian Panjang Berakhir, Callum Hudson-Odoi Teken Kontrak Baru dengan Chelsea

Wejangan Eden Hazard kepada Callum Hudson-Odoi

Callum Hudson-Odoi

Berbeda dari saat masih ditangani Antonio Conte sebelumnya, Hudson-Odoi jarang dimainkan oleh Sarri musim lalu, padahal performanya sedang bagus dan ia dalam kondisi prima serta dipanggil Gareth Southgate untuk memperkuat timnas Inggris.

Pergantian manajer menjadi Frank Lampard membuka harapan Hudson-Odoi bertahan. Lampard, meski ada faktor embargo transfer dari FIFA selama dua periode, memaksimalkan potensi pemain-pemain muda produk akademi seperti: Mason Mount, Fikayo Tomori, dan Tammy Abraham.

Ketiganya berkembang di bawah arahan Lampard, jadi Hudson-Odoi pun bisa seperti ketiganya apabila telah pulih dari cedera nanti. Chelsea tidak perlu jauh-jauh mencari suksesor Eden Hazard, yang hengkang ke Real Madrid, karena mereka punya 'berlian muda' yang perlu diasah untuk jadi pemain kelas dunia.

Bersama dengan Christian Pulisic, Hudson-Odoi akan bersaing menjadi suksesor Hazard. Mantan bek Chelsea, David Luiz, telah melihat potensi Hudson-Odoi untuk jadi penerus Hazard.

"Callum Hudson-Odoi adalah jebolan akademi kami dan bocah bertalenta yang mempunyai kesempatan untuk menjadi legenda," ucap David Luiz, beberapa waktu lalu di Guardian.

"Dia mengenal klub ini sejak muda dan mempunyai talenta untuk menjadi seperti Eden Hazard pada masa yang akan datang," lanjutnya.

Digaji sebesar 180.000 poundsterling per pekannya atau setara Rp 3 miliar, Hudson-Odoi diharapkan bisa menjawab ekspektasi untuk menjadi suksesor Hazard di Chelsea.

Membuat debutnya pada Januari 2018 bersama Chelsea pada laga Piala FA melawan Newcastle United, Hudson-Odoi tampil tiga kali sebagai pemain pengganti pada musim tersebut dan tampil di laga kandang Premier League melawan Bournemouth.

Hudson-Odoi dipanggil memperkuat Inggris untuk Kualifikasi Piala Eropa 2020 melawan Republik Ceko dan Montenegro pada Maret 2019. Penampilannya kontra Republik Ceko menjadikannya pemain termuda Inggris di laga kompetitif pada usia 18 tahun 135 hari, mengalahkan rekor Duncan Edwards pada 1955.

Breaking News Callum Hudson-Odoi Chelsea Sosok

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Lamine Yamal kembali menegaskan ambisi besarnya di Piala Dunia 2026, yakni membawa Spanyol meraih gelar juara.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Julian Nagelsmann resmi mundur dari timnas Jerman usai Piala Dunia 2026. DFB langsung bergerak mendekati Jurgen Klopp sebagai calon pelatih baru. (157 karakter)
Arief Hadi - Jumat, 03 Juli 2026
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Antusiasme publik begitu tinggi hingga jersey tim nasional Norwegia menjadi barang langka menjelang duel seru melawan Brasil di babak 16 besar.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Piala Dunia
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Dari total delapan gol yang telah dicetak Albiceleste sejauh ini, enam di antaranya lahir dari sang kapten Lionel Messi.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Piala Dunia
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, mengaku memahami fungsi VAR, tetapi menilai teknologi tersebut telah mengurangi emosi dan spontanitas yang menjadi bagian penting dari sepak bola.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Piala Dunia
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Prediksi Australia vs Mesir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Football Meets Data memberi Mesir peluang menang 42 persen, sementara Australia tetap berpeluang membuat kejutan.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Piala Dunia
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Pelatih Cape Verde, Bubista, percaya diri timnya mampu memberi kejutan saat menghadapi Argentina di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Simak komentar lengkap dan peluang Cape Verde lolos ke 16 besar.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Timnas Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Aljazair dengan skor meyakinkan 2-0.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Piala Dunia
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Setelah mencatat sejarah dengan lolos ke fase gugur pada penampilan perdana mereka di Piala Dunia, Cape Verde kini bersiap menghadapi tantangan terbesar melawan juara bertahan Argentina.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Piala Dunia
Nilai Spanyol Belum Sempurna, Luis de la Fuente Ungkap Ancaman Terbesar Lamine Yamal Cs
Meski puas dengan performa anak asuhnya, pelatih Luis de la Fuente menegaskan Spanyol belum sempurna.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Nilai Spanyol Belum Sempurna, Luis de la Fuente Ungkap Ancaman Terbesar Lamine Yamal Cs
Bagikan