Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Busi Murah Hancurkan Ambisi Juara Ferrari

Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Rabu, 11 Oktober 2017
Busi Murah Hancurkan Ambisi Juara Ferrari
Pembalap Ferrari Sebastian Vettel. (Foto: Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pantas jika Presiden Ferrari Sergio Marchionne murka dengan kinerja anak buahnya di tim Formula 1 pada dua balapan terakhir.

Masalah kontrol kualitas yang buruk terbukti menghancurkan mimpi menjuarai ajang balapan jet darat untuk yang pertama sejak satu dekade silam.

Kasus yang terakhir di GP Jepang paling menyesakkan dada. Hanya gara-gara kerusakan busi, Sebastian Vettel hanya mampu membalap empat lap di Sirkuit Suzuka.

Mekanik mengaku tak punya cukup waktu untuk mengganti peranti pemantik api di mesin tersebut jelang start. Belakangan diketahui busi tersebut dipasok oleh pabrikan Jepang NGK.
Yang membuat penyesalan tiada habisnya adalah harga busi yang hanya 52 pound atau sekitar Rp925 ribu akhirnya merusak peluang juara Vettel.

Bahkan bisa dikatakan bahwa kesalahan senilai tak sampai sejuta rupiah itu menhancurkan program pengembangan mobil F1 Ferrari selama satu musim penuh. Padahal Ferrari menghabiskan dana 50 juta pound atau lebih dari Rp6 triliun demi mengejar gelar juara F1 2017.

"Omong kosong kalau kita menyebut masalah ini sebagai kesalahan teknis. Tim terlalu meremehkan kontrol kualitas," sebut Marchionne panas.

Setelah masalah turbo menimpa dua pembalap Ferrari di GP Malaysia, Marchionne sebenarnya sudah mengganti beberapa orang di departemen kontrol. Namun problem yang sama tetap terjadi.

Meski begitu Marchionne mengaku tidak percaya dengan nasib buruk. Dia yakin timnya bisa memperbaiki kesalahan dan bangkit di empat seri terakhir.

"Mobil kami cepat. Pace kami lebih baik ketimbang Mercedes. Tidak ada alasan untuk menyerah," tandasnya.

Akibat gagal finis di Suzuka kini Vettel tertinggal 59 poin dari rivalnya Lewis Hamilton di puncak klasemen. Dengan empat seri tersisa hanya keajaiban yang bisa menolong Vettel mencuri gelar juara dari Hamilton. (k-1/ysf)

Formula 1 Ferrari

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Selain Inggris, Lewis Hamilton Punya Tim Favorit Lain di Piala Dunia 2026
Legenda F1 Lewis Hamilton ungkap dua tim jagoannya di Piala Dunia 2026. Selain mendukung negara asalnya Inggris, pembalap Ferrari ini juga memfavoritkan Brasil.
Arief Hadi - Sabtu, 06 Juni 2026
Selain Inggris, Lewis Hamilton Punya Tim Favorit Lain di Piala Dunia 2026
F1
Akhiri Dominasi Max Verstappen, Lando Norris Juara F1 2025
GP Abu Dhabi menjadi saksi sejarah kejayaan Lando Norris, pembalap McLaren, yang menjadi juara Formula One (F1) 2025.
Arief Hadi - Senin, 08 Desember 2025
Akhiri Dominasi Max Verstappen, Lando Norris Juara F1 2025
F1
5 Pembalap Penerima Gaji Terbesar pada F1 2025
Seperti halnya pada olahraga lainnya, pembalap-pembalap Formula One (F1) juga menerima gaji besar.
Arief Hadi - Rabu, 15 Oktober 2025
5 Pembalap Penerima Gaji Terbesar pada F1 2025
MotoGP
Ketika Quartararo Mencuri Ilmu dari Ferrari
Pembalap Yamaha itu memilih mengadopsi cara kerja yang dilakukan Ferrari selama menjalani Formula 1.
Tengku Sufiyanto - Senin, 11 Agustus 2025
Ketika Quartararo Mencuri Ilmu dari Ferrari
MotoGP
Balapan MotoGP dan Formula 1 Direncanakan Digabung di Hari yang Sama
Ini merupakan langkah Liberty Media dalam mengakuisisi Dorna Sport.
Tengku Sufiyanto - Minggu, 10 Agustus 2025
Balapan MotoGP dan Formula 1 Direncanakan Digabung di Hari yang Sama
Bagikan