Buntut Panjang Kerusuhan di Old Trafford

Akibat kejadian itu, kepolisian Greater Manchester melakukan penyelidikan
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Selasa, 04 Mei 2021
Buntut Panjang Kerusuhan di Old Trafford
Manchester United (Twitter Man United)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kerusuhan suporter Manchester United di Old Trafford berbuntut panjang. Kini, kepolisian Greater Manchester melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku.

Awalnya, sejumlah suporter Manchester United melakukan protes kepada keluarga Glazzer hanya beberapa jam sebelum sepak mula melawan Liverpool. Namun, aksi tersebut berujung menjadi kerusuhan. Sejumlah suporter masuk ke stadion dan melakukan perusakan.

Akibat kejadian itu, kepolisian Greater Manchester melakukan penyelidikan. Terlebih, ada polisi yang cedera. Sejauh ini, sudah ada satu oknum suporter yang ditangkap.

Baca Juga:

Manchester United Ungkap Kronologi Kerusuhan, Bantah Orang Dalam Terlibat

Paul Pogba Ungkap Arti Penting Laga Kontra Liverpool

Nostalgia - Mengenang Kemenangan Terakhir Liverpool di Old Trafford

Manchester United

"Sejauh ini, enam petugas polisi dilaporkan cedera dengan satu petugas menerima retak rongga mata. Ia membutuhkan perawatan. Sementara itu, polisi lainnya mengalami luka di wahah setelah botol dan kaleng dilemparkan ke kerumunan," kata kepolisian Greater Manchester dalam pernyataan resminya.

"Seorang petugas ketiga diseret dan ditendang. Petugas yang datang ke rumah sakit sudah dipulangkan."

"Ketika situasi panas meningkat, polisi ditambahkan dari pasukan tetangga untuk membantu polisi di Greater Manchester."

"Seorang pria 28 tahun ditangkat sebagai akibat dari penyelidikan ini. Semua bukti yang tersedia akan ditinjau ulang untuk mengidentifikasi pelaku protes dan mereka yang bertanggung jawab atas serangan kepada petugas."

Kepolisian Mencoba Persuasif

Asisten kepala polisi Greater Manchester, Nick Bailey, merasa apa yang dilakukan para suporter sudah kelewat batas. Petugas yang berusaha meredam kerusuhan justru menjadi korban.

"Aksi yang dilakukan para protes ini sangat mengerikan. Petugas hanya mencoba melakukan tugas dan memfasilitasi protes dengan damai. Namun, sebagian dari mereka yang hadir menjadi bermusuhan dan agresif kepada petugas karena memaksa masuk ke lapangan. Tindakan itu mempertegas protes tidak berjalan damai."

"Polisi mencoba terlibat dengan para pengunjuk rasa, tetapi menghadapi kekerasan dan agresi yang mengakibatkan diambilnya tindakan hukum. Penegakan selalu menjadi pilihan terakhir, tetapi dalam keadaan seperti ini, itu dianggap perlu," kata Bailey.

Manchester United Breaking News Premier League
Ditulis Oleh

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Posts

19.394

Berita Terkait

Liga Indonesia
Rumor Pemain Baru Persija: Dua Bek Eropa dan Eks Timnas Korsel Merapat
Persija dikabarkan berhasil mendatangkan Kerim Memija. Selain itu, ada dua pemain yang disebut merapat, termasuk winger timnas Korsel di Piala Dunia 2022.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Rumor Pemain Baru Persija: Dua Bek Eropa dan Eks Timnas Korsel Merapat
Klasemen
Klasemen Akhir Grup D Piala Dunia 2026: Australia Dampingi Amerika Serikat ke 32 Besar, Turki Juru Kunci
Amerika Serikat tetap memuncaki klasemen Grup D, meskipun kalah oleh Turki di laga terakhir. Bagaimana dengan Australia dan Paraguay?
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup D Piala Dunia 2026: Australia Dampingi Amerika Serikat ke 32 Besar, Turki Juru Kunci
Hasil akhir
Hasil Laga Terakhir Grup D Piala Dunia 2026: Turki Pecundangi Amerika Serikat, Australia Segel Tempat di 32 Besar
Amerika Serikat menutup kiprahnya di fase grup Piala Dunia 2026 dengan kekalahan dari Turki. Sementara itu, Australia merebut tiket 32 besar usai imbang lawan Paraguay.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Hasil Laga Terakhir Grup D Piala Dunia 2026: Turki Pecundangi Amerika Serikat, Australia Segel Tempat di 32 Besar
Piala Dunia
Yuto Nagatomo Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi Piala Dunia
Yuto Nagatomo menorehkan catatan spesial di Piala Dunia 2026. Bek Timnas Jepang itu jadi pemain Asia pertama yang tampil di lima edisi Piala Dunia.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Yuto Nagatomo Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi Piala Dunia
Liga Indonesia
Jese Rodriguez Perpanjang Kontrak di Las Palmas, Persib Gigit Jari?
Pemain asal Spanyol, Jese Rodriguez, yang sempat dikabarkan ke Persib Bandung, memilih memperpanjang kontrak di Las Palmas.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Jese Rodriguez Perpanjang Kontrak di Las Palmas, Persib Gigit Jari?
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Tak Terkalahkan di Grup F, Jepang Samai Pencapaian saat Jadi Tuan Rumah
Timnas Jepang tak terkalahkan di babak grup Piala Dunia 2026 setelah menahan Swedia 1-1 di laga terakhir. Jepang menyamai pencapaian di Piala Dunia 2002.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Tak Terkalahkan di Grup F, Jepang Samai Pencapaian saat Jadi Tuan Rumah
Sosok
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Perjalanan penyerang Ali Al-Hamadi menuju panggung Piala Dunia bukanlah kisah yang biasa.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Piala Dunia
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Bek Spanyol Aymeric Laporte mengingatkan rekan-rekannya agar tidak menganggap remeh Uruguay saat kedua tim bertemu pada laga terakhir Grup H Piala Dunia 2026 di Guadalajara.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Pelatih Jerman Julian Nagelsmann menilai timnya justru berada dalam posisi yang kurang menguntungkan meski sudah memastikan diri sebagai juara Grup E Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Piala Dunia
Park Ji-sung Kritik Permainan Korsel yang Tidak Jelas, Cemas Sejarah Piala Dunia 2014 Terulang
Park Ji-sung melontarkan kritik terhadap penampilan timnas Korea Selatan setelah kalah 0-1 dari Afrika Selatan pada laga terakhir Grup A Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Park Ji-sung Kritik Permainan Korsel yang Tidak Jelas, Cemas Sejarah Piala Dunia 2014 Terulang
Bagikan