Bukan Neymar, Ruh Permainan Brasil adalah Philippe Coutinho

Philippe Coutinho sejauh ini selalu jadi pembeda di timnas Brasil ketimbang Neymar.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 27 Juni 2018
Bukan Neymar, Ruh Permainan Brasil adalah Philippe Coutinho
Philippe Coutinho (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Ketika berbicara tentang timnas Brasil, maka nama Neymar akan muncul seperti halnya ketika membahas Cristiano Ronaldo di Portugal dan Lionel Messi di Argentina. Wajar, ketiganya pemain super berkualitas yang dianugerahi kemampuan bermain bola.

Neymar pun demikian. Meski belum meraih Ballon d'Or sebanyak Ronaldo dan Messi, dia memiliki kemampuan untuk mengubah hasil akhir pertandingan bagi tim yang dibelanya. Pada level klub, Neymar sudah membuktikannya di Paris Saint-Germain (PSG).

Namun pada perhelatan Piala Dunia 2018 yang tengah berlangsung, Neymar baru mencetak satu gol dan kesulitan mengeluarkan potensi terbaiknya saat melawan Swiss dan Kosta Rika di penyisihan Grup E.

Dibanding Neymar, Philippe Coutinho justru tampil gemilang dengan kemampuannya mengatur serangan, melepaskan tendangan jarak jauh, men-dribbel bola, dan juga mencetak gol. Dia sudah dua kali mencetak gol masing-masing ke gawang Swiss dan Kosta Rika.

Bersama Neymar, Coutinho paling aktif melepaskan tendangan ke gawang lawan dengan jumlah total 10 tendangan - empat tepat sasaran, tiga melenceng, dan tiga tendangan yang diblok lawan. Legenda Brasil, Kaka, juga setuju jika Coutinho sejauh ini jadi pemain penentu untuk Selecao.

"Neymar pemain terbaik kami dan saya pikir, Tite (pelatih Brasil) melakukan pekerjaannya dengan hebat dalam menanganinya, mencoba membuatnya nyaman sebisa mungkin dan membuat tim semakin kuat," ucap Kaka.

"Skuat sangat kuat dan kita semua melihat Coutinho sebagai protagonis, pemain paling menentukan di Brasil," lanjut legenda AC Milan itu kepada ESPN, Selasa (26/6).

Brasil sendiri belum sepenuhnya aman masuk ke-16 besar Piala Dunia 2018. Mereka masih bisa tersingkir apabila di laga terakhir grup E kalah dari Serbia, lalu Swiss imbang atau menang melawan Kosta Rika. Brasil mengoleksi empat poin, sama dengan Swiss, diikuti Serbia dengan raihan tiga poin. Jadi, nasib sepenuhnya ada di tangan Brasil.

Breaking News Neymar Philippe Coutinho Timnas Brasil Piala Dunia 2018 Kaka

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Lamine Yamal kembali menegaskan ambisi besarnya di Piala Dunia 2026, yakni membawa Spanyol meraih gelar juara.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Julian Nagelsmann resmi mundur dari timnas Jerman usai Piala Dunia 2026. DFB langsung bergerak mendekati Jurgen Klopp sebagai calon pelatih baru. (157 karakter)
Arief Hadi - Jumat, 03 Juli 2026
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Antusiasme publik begitu tinggi hingga jersey tim nasional Norwegia menjadi barang langka menjelang duel seru melawan Brasil di babak 16 besar.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Piala Dunia
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Dari total delapan gol yang telah dicetak Albiceleste sejauh ini, enam di antaranya lahir dari sang kapten Lionel Messi.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Piala Dunia
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, mengaku memahami fungsi VAR, tetapi menilai teknologi tersebut telah mengurangi emosi dan spontanitas yang menjadi bagian penting dari sepak bola.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Piala Dunia
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Prediksi Australia vs Mesir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Football Meets Data memberi Mesir peluang menang 42 persen, sementara Australia tetap berpeluang membuat kejutan.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Piala Dunia
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Pelatih Cape Verde, Bubista, percaya diri timnya mampu memberi kejutan saat menghadapi Argentina di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Simak komentar lengkap dan peluang Cape Verde lolos ke 16 besar.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Timnas Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Aljazair dengan skor meyakinkan 2-0.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Piala Dunia
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Setelah mencatat sejarah dengan lolos ke fase gugur pada penampilan perdana mereka di Piala Dunia, Cape Verde kini bersiap menghadapi tantangan terbesar melawan juara bertahan Argentina.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Piala Dunia
Nilai Spanyol Belum Sempurna, Luis de la Fuente Ungkap Ancaman Terbesar Lamine Yamal Cs
Meski puas dengan performa anak asuhnya, pelatih Luis de la Fuente menegaskan Spanyol belum sempurna.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Nilai Spanyol Belum Sempurna, Luis de la Fuente Ungkap Ancaman Terbesar Lamine Yamal Cs
Bagikan