Bukan Jaminan, Tim yang Ada di Puncak Klasemen saat Natal Memenangi Premier League

Liverpool saat ini memuncaki klasemen Premier League.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 25 Desember 2024
Bukan Jaminan, Tim yang Ada di Puncak Klasemen saat Natal Memenangi Premier League
Liverpool 2-0 Manchester City (Laman Resmi Premier League)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Seiring menurun drastisnya performa Manchester City, juara bertahan Premier League empat kali beruntun, persaingan untuk merebutkan titel liga musim ini terbuka. Meski faktanya Man City masih berada di dalamnya.

Saat ini menjelang Boxing Day atau laga selepas Natal, yang juga menjadi pekan 18 Premier League, Liverpool berada di puncak klasemen dengan 39 poin dari 16 laga, diikuti Chelsea (35 poin), Arsenal (33 poin), dan Nottingham Forest (31 poin).

Menilik urutan klasemen tersebut, Liverpool menjadi tim unggulan pemenang titel Premier League musim ini di atas Chelsea dan Arsenal. Tetapi, Liverpool tak bisa lengah karena sejarah mencatatkan: tidak semua tim yang ada di puncak klasemen saat Natal di akhir musim memenangi titel Premier League.

Separuh dari 32 musim Premier League menghasilkan tim yang berada di urutan satu, saat Natal, berhasil memenangi titel liga di akhir musim. Tetapi faktanya itu bukan jaminan.

Baca Juga:

Belum Ada Perpanjangan Kontrak dengan Liverpool, Virgil van Dijk Tidak Mau Terburu-buru

Jadwal Pertandingan Boxing Day: Manchester United dan Liverpool Bertemu Lawan Mudah

Liverpool Punya Catatan Buruk jika Berada di Puncak Klasemen saat Hari Natal

Liverpool (x/LFC)

Liverpool memiliki catatan pada 16 musim ketika mereka tak jadi juara di akhir musim, saat memimpin klasemen. Musim ini jadi kali ketujuh Liverpool berada di puncak klasemen pada 25 Desember, sejak Premier League dikenalkan pada 1992.

Dari enam musim tersebut, Liverpool hanya sekali berakhir sebagai juara liga. Tepatnya pada musim 2019-2020 di era Jurgen Klopp, yang juga mengakhiri 30 tahun trofi Premier League klub, serta titel liga ke-19 Liverpool.

Sisanya tidak berakhir demikian, yakni pada musim 2008-2009, 2013-2014, 2018-2019, dan 2020-2021. Liverpool, diikuti Arsenal (empat kali), tidak memiliki catatan bagus kala memimpin klasemen liga pada Natal dan tidak memenangi titel liga di akhir musim.

Sebaliknya, ada empat klub yang memiliki rekor sempurna pada periode tersebut yaitu Manchester City, Chelsea, Blackburn Rovers, dan Leicester City. Apabila membuat dari segi klasemen, maka catatannya seperti ini:

Statistik Tim saat Memuncaki Klasemen Premier League dan Catatan di Akhir Musim

1. Manchester United: tujuh kali, lima kali memenangi titel, dua kali gagal menang.

2. Liverpool: tujuh kali, satu kali memenangi titel, lima kali gagal menang.

3. Chelsea: lima kali, lima kali memenangi titel, tak pernah gagal.

4. Arsenal: empat kali, tak pernah memenangi titel, empat kali gagal menang.

5. Manchester City: tiga kali, tiga kali memenangi titel, tak pernah gagal.

6. Newcastle United: dua kali, tak pernah memenangi titel, dua kali gagal menang.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Premier League Liverpool Boxing day

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Vonis Manchester City memicu ketegangan Inggris-UEA. Pemerintah UEA dilaporkan mengancam menarik investasi miliaran poundsterling dari Inggris.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Inggris
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Skandal finansial Manchester City menjadi topik pembicaraan di skuad Inggris. Thomas Tuchel memilih tak berspekulasi jelang lawan Kroasia.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Inggris
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Manchester City mengajukan banding atas vonis pelanggaran aturan keuangan Premier League dan menegaskan klub tidak bersalah atas dakwaan tersebut.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Inggris
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak 4 temuan utama Premier League dan respons terbaru The Citizens.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Inggris
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Simak daftar gaji pemain Manchester City. Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, mencapai £27,3 juta atau sekitar Rp559,65 miliar per tahun.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Inggris
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran Premier League. Chairman Khaldoon Al Mubarak buka suara dan bertekad buktikan kebenaran.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 26 September 2026
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Inggris
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak potensi hukuman, dari pengurangan poin hingga pencabutan gelar.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Inggris
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran regulasi Premier League. Sanksi belum diputuskan dan City diperkirakan banding.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Bagikan