Build Trust in Society, Nilai Tersembunyi Piala Presiden untuk Kemajuan Bersama

Build trust in society atau membangun kepercayaan dalam masyarakat menjadi tujuan melalui pilar transparansi dalam Piala Presiden.
Frengky AruanFrengky Aruan - Jumat, 12 April 2019
Build Trust in Society, Nilai Tersembunyi Piala Presiden untuk Kemajuan Bersama
Ilustrasi apresiasi terhadap Piala Presiden. (BolaSkor.com/Frengky Aruan)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Build trust in society. Kalimat ini muncul saat pengumuman penunjukkan kembali Maruarar Sirait sebagai Ketua Steering Committee Piala Presiden 2019 dan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) dengan PricewaterhouseCoopers (PwC) di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (27/2) malam.

Kalimat ini menarik di tengah persoalan sepak bola Indonesia, khususnya di tubuh PSSI. Penangkapan pengurus PSSI seperti Dwi Irianto (Komisi Disiplin), Johar Lin Eng (Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah), Mansyur Lestaluhu (Direktur Penugasan Wasit), hingga Joko Driyono (Plt Ketua Umum), kian membuat PSSI berada di titik nadir.

Mereka ditangkap terkait penyelidikan Satgas Anti Mafia Bola menyoal pengaturan pertandingan atau match fixing dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Diantaranya sudah diserahkan ke Kejaksaan.

PSSI, lebih tepatnya orang di dalam yang menjalankan roda organisasi, mulai kehilangan kepercayaan dari publik. Citranya mulai kabur dalam pandangan pecinta olahraga yang paling populer di Indonesia.

Kasus ini juga makin memunculkan wacana kongres, yang mengandung harapan bersih-bersih di tubuh PSSI.

MoU antara Piala Presiden dengan PricewaterhouseCoopers (PwC). (BolaSkor.com/Frengky Aruan)



Build trust in society atau membangun kepercayaan dalam masyarakat menjadi nilai PricewaterhouseCoopers (PwC) sebagai auditor Piala Presiden 2019. Bagi PwC, ini merupakan tahun keempat membantu Piala Presiden, sebuah turnamen yang awalnya muncul untuk mengisi kekosongan lantaran sanksi FIFA terhadap sepak bola Indonesia, 2015 silam.

PWC hadir untuk menjalankan sekaligus mencapai tujuan salah satu pilar dalam penyelenggaraan Piala Presiden, transparansi. Pilar lain yang juga menopang dan ingin dicapai yakni fairplay, prestasi, hiburan rakyat, ekonomi rakyat, dan industri yang maju.

Baca Juga: Kembalinya Mazhab Sepak Bola Pemersatu Bangsa dan Hiburan Rakyat di Tengah Fanatisme Pemilu

"Ada kriteria yang jelas dan yang spesifik, kami minta satu akun untuk penerimaan dan pengeluaran keuangan. Seminggu sebelum kick-off, waktu menetapkan sebagai awal proses dan seminggu setelah final semua ditutup, di mana dokumen, bukti, voucher, kwitansi harus tersedia. Kami akan pastikan semua terdokumentasi dan punya bukti kuat," kata Lok Budianto dari PwC, demi tercapainya transparansi dalam hal keuangan Piala Presiden 2019.

Kehadiran suporter Persebaya Bonek dan Boneka untuk penderita kanker. (BolaSkor.com/Kurniawan)

Tugas PWC menunjukkan transparansi semakin diperkuat dengan hadirnya data pada menit ke-75. Jumlah penonton, pendapatan tiket, hingga jumlah pedagang ditampilkan dan tentu sekaligus menjadi bukti berjalannya pilar lain, hiburan rakyat dan ekonomi kerakyatan.

Sedikit informasi, sepanjang penyisihan grup di lima kota jumlah penonton yang hadir mencapai 195.535 orang dengan pendapatan total Rp 5.056.672.275. Sementara data pedagang kaki lima dan asongan mencapai 2.883.

Baca Juga: Maruarar Sirait Terima Penunjukkan sebagai SC Piala Presiden dengan Syarat

Di Piala Presiden, transparansi saja tidak cukup. Fairplay turut menjadi tonggak, yang ditonjolkan.

Fairplay memang mutlak dalam penyelenggaraan kompetisi. Sedikit saja tercoreng tentu akan ada yang dipertaruhkan.

Ketua Steering Committee Piala Presiden 2019, Maruarar Sirait. (pialapresiden.id)

"Habisi," kata Ara, panggilan akrab Maruarar Sirait mengulang Presiden Joko Widodo atau Jokowi, soal praktik pengaturan pertandingan dan suap.

Ara tidak main-main soal pilar-pilar yang menopang Piala Presiden. Khusus transparansi dan fairplay, Maruarar Sirait sudah jauh-jauh hari mengingatkan agar dikedepankan.

"Kalau tidak, saya tidak di kursi ini. Saya akan bereaksi kalau tidak dijalankan sesuai yang disepakati," tegasnya.

Baca Juga: Hadiah Piala Presiden 2019 Alami Peningkatan, Ini Rinciannya

Bisa dimaklumi jika Piala Presiden ingin terus mendapatkan kepercayaan, termasuk sebagai ajang bergengsi.

Kepercayaan yang juga tentu ingin dikembalikan terhadap PSSI. Termasuk suporter, yang sempat punya citra jelek dan kadang begitu melekat sehingga hal baik menjadi tak terlihat.

Jadi, mari bangun kepercayaan. Semoga prestasi dan industri sepak bola yang positif mengikuti dan berkelanjutan.

Piala Presiden Piala Presiden 2019 Maruarar Sirait Breaking News Pssi Arema FC Persebaya surabaya

Berita Terkait

Piala Dunia
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Lamine Yamal kembali menegaskan ambisi besarnya di Piala Dunia 2026, yakni membawa Spanyol meraih gelar juara.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Julian Nagelsmann resmi mundur dari timnas Jerman usai Piala Dunia 2026. DFB langsung bergerak mendekati Jurgen Klopp sebagai calon pelatih baru. (157 karakter)
Arief Hadi - Jumat, 03 Juli 2026
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Antusiasme publik begitu tinggi hingga jersey tim nasional Norwegia menjadi barang langka menjelang duel seru melawan Brasil di babak 16 besar.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Piala Dunia
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Dari total delapan gol yang telah dicetak Albiceleste sejauh ini, enam di antaranya lahir dari sang kapten Lionel Messi.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Piala Dunia
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, mengaku memahami fungsi VAR, tetapi menilai teknologi tersebut telah mengurangi emosi dan spontanitas yang menjadi bagian penting dari sepak bola.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Piala Dunia
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Prediksi Australia vs Mesir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Football Meets Data memberi Mesir peluang menang 42 persen, sementara Australia tetap berpeluang membuat kejutan.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Piala Dunia
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Pelatih Cape Verde, Bubista, percaya diri timnya mampu memberi kejutan saat menghadapi Argentina di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Simak komentar lengkap dan peluang Cape Verde lolos ke 16 besar.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Timnas Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Aljazair dengan skor meyakinkan 2-0.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Piala Dunia
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Setelah mencatat sejarah dengan lolos ke fase gugur pada penampilan perdana mereka di Piala Dunia, Cape Verde kini bersiap menghadapi tantangan terbesar melawan juara bertahan Argentina.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Piala Dunia
Nilai Spanyol Belum Sempurna, Luis de la Fuente Ungkap Ancaman Terbesar Lamine Yamal Cs
Meski puas dengan performa anak asuhnya, pelatih Luis de la Fuente menegaskan Spanyol belum sempurna.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Nilai Spanyol Belum Sempurna, Luis de la Fuente Ungkap Ancaman Terbesar Lamine Yamal Cs
Bagikan