Piala Presiden 2019: Kembalinya Mazhab Sepak Bola Pemersatu Bangsa dan Hiburan Rakyat di Tengah Fanatisme Pemilu

Piala Presiden 2019 melahirkan hiburan rakyat berkualitas di tengah fanatisme pemilu.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Kamis, 11 April 2019
Piala Presiden 2019: Kembalinya Mazhab Sepak Bola Pemersatu Bangsa dan Hiburan Rakyat di Tengah Fanatisme Pemilu
Trofi baru Piala Presiden. (BolaSkor.com/Dokumen SC Piala Presiden 2019)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - "Sepak bola merupakan alat perjuangan Bangsa, yang harus dilakukan bersama-sama," tegas Soeratin Sosrosoegondo.

Kalimat selalu diingat oleh para pencinta sepak bola Indonesia hingga saat ini. Kalimat itu terlontar dari sang pendiri Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), yang sekaligus menjadi Ketua Umum Pertama PSSI.

Semua rakyat Indonesia memang berharap sepak bola Tanah Air sesungguhnya menerapkan mazhab yang dilontarkan Soeratin. Mereka berharap tak ada kerusuhan bahkan menghilangkan nyawa di antara suporter. Sepak bola jelas hiburan rakyat.

Wujud dari mazhab itu kini digelorakan dan terwujud di Piala Presiden 2019. Di mana, sepak bola kembali menjadi hiburan rakyat dan pemersatu bangsa.

Baca Juga: Presiden Joko Widodo akan Hadir pada Leg Kedua Final Piala Presiden 2019

Piala Presiden 2019
Laga final Persebaya Surabaya Vs Arema FC. (BolaSkor.com/Kurniawan)

Bagaimana tidak? Piala Presiden 2019 digelar bertepatan dengan kampanye terbuka Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2019.

Semua masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke menggelorakan dukungan terhadap calon legislatif (caleg), partai, dan calon presiden serta wakil presiden (Capres dan Cawapres). Bahkan, saking fanatisme, seseorang tak peduli mau anak, saudara, keluarga, hingga kerabat bertarung untuk memuji pilihan mereka masing-masing di pesta demokrasi.

Dunia maya dipenuhi hoaks dan fitnah menjatuhkan masing-masing pasangan calon (Paslon) Capres-Cawapres. Sungguh mengenaskan.

Namun, kehadiran Piala Presiden 2019 menjadi sebuah oase di tengah fanatisme pesta demokrasi yang semu. Melalui sepak bola, masyarakat Indonesia ajarkan saling menghargai dan menghormati tanpa memandang SARA (Suku, Ras, dan Agama) menggelorakan persatuan bangsa dan negara Indonesia.

Sepak bola menjadi hiburan rakyat menyatukan para mereka yang saling menghina akibat mendukung salah satu Paslon Capres-Cawapres. Buktinya, Piala Presiden 2019 melahirkan rekor penonton yang fantastis.

Baca Juga: Maruarar Sirait Terima Penunjukkan sebagai SC Piala Presiden dengan Syarat

Piala Presiden 2019
Suasana pembukaan Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat. (BolaSkor.com/Budi Harsono Prasetyo)

Tercatat, dari data yang dihimpun dari BolaSkor.com semenjak babak penyisihan, sudah hampir 395.727 ribu orang berbondong-bondong menyaksikan pertandingan langsung ke stadion. Jumlah itu belum yang menyaksikan di layar kaca dan rekor penonton di babak final.

Rekor penonton babak penyisihan grup terjadi ketika PSS Sleman menjamu Persija Jakarta di Stadion Maguwoharjo, dengan jumlah 29.120 suporter. Rekor itu dipecahkan ketika Persebaya Surabaya mengalahkan TIRA-Persikabo 3-1, pada laga babak 8 besar di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (29/3), dengan 42.230 orang.

Rekor terbaru tercipta kala leg pertama final antara Persebaya menghadapi Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa (9/4). Di mana, 50 ribu tiket habis tejual. Artinya, yang datang ke Stadion Gelora Bung Tomo melebihi 50 ribu orang.

Begitupun, antusiasme terjadi di leg kedua final. 40 ribu tiket Arema FC kontra Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Jumat (12/4), sudah habis terjual. Data ini didapatkan langsung dari Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

"Sejak Selasa kemarin, pemesanan tiket sudah kami tutup. Saat ini kami sudah fokus pada pertandingan leg kedua final lawan Persebaya pada Jumat (12/4)," kata Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

Baca Juga: Arema FC dan Persebaya Punya Tiga Pemain Calon Terbaik di Piala Presiden 2019

Bonek
Boneka untuk penderita kanker. (BolaSkor.com/Kurniawan)

Selain itu, Piala Presiden 2019 melahirkan bukti lainnya bahwa sepak bola sejatinya pemersatu bangsa dan hiburan rakyat. Suporter Persebaya, Bonek, membuat kampanye positif Bonek terhadap anak-anak penderita kanker.

Kampanye itu berupa aksi lempar boneka ke lapangan. Boneka yang dilempar akan dibersihkan dan disortir. Sekitar 20.000 boneka berhasil terkumpul pada aksi yang dilakukan pada jeda pertandingan melawan TIRA–Persikabo.

Wujud sepak bola alat pemersatu bangsa dan hiburan rakyat wajib diteruskan. Piala Presiden 2019 sebagai awal mula yang baik. Agar tidak ada lagi perselisihan antar suporter yang menghilangkan nyawa.

Fanatisme hanya 90 menit di dalam lapangan, di luar lapangan semua bersaudara. Salam Satu Jiwa, Wani !!!

Piala Presiden Piala Presiden 2019 Breaking News

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Justin Hubner Sebut Timnas Indonesia vs Bangladesh sebagai Laga Paling Gila: 9 Gol, Tekanan, hingga Drama Menit Akhir
Justin Hubner menyebut kemenangan 9-2 Timnas Indonesia atas Bangladesh sebagai laga paling gila. Skuad Garuda lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Jumat, 02 Oktober 2026
Justin Hubner Sebut Timnas Indonesia vs Bangladesh sebagai Laga Paling Gila: 9 Gol, Tekanan, hingga Drama Menit Akhir
Timnas
Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Justin Hubner Minta Suporter Penuhi SUGBK
Justin Hubner mengajak suporter memenuhi SUGBK pada final FIFA ASEAN Cup 2026. Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand setelah lolos dramatis.
Rizqi Ariandi - Kamis, 01 Oktober 2026
Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Justin Hubner Minta Suporter Penuhi SUGBK
Hasil akhir
Hasil Indonesia vs Bangladesh: Menang 9-2, Timnas Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup
Hasil Indonesia vs Bangladesh berakhir 9-2! Timnas Indonesia mencetak banyak gol dan memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Simak hasil lengkapnya!
Johan Kristiandi - Kamis, 01 Oktober 2026
Hasil Indonesia vs Bangladesh: Menang 9-2, Timnas Garuda Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup
Hasil akhir
Hasil Indonesia vs Bangladesh pada Babak Pertama: Unggul 6-1, Tiket Final Semakin Dekat
Hasil Indonesia vs Bangladesh babak pertama FIFA ASEAN Cup 2026: Garuda unggul 6-1! Mitchell Baker menggila dengan empat gol. Simak selengkapnya!
Johan Kristiandi - Kamis, 01 Oktober 2026
Hasil Indonesia vs Bangladesh pada Babak Pertama: Unggul 6-1, Tiket Final Semakin Dekat
Jadwal
Link Streaming Malaysia vs Singapura, Live Sebentar Lagi di Sini!
Link streaming Malaysia vs Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 malam ini! Cek jadwal, jam tayang, klasemen Grup A, dan cara menonton laga secara live.
Johan Kristiandi - Kamis, 01 Oktober 2026
Link Streaming Malaysia vs Singapura, Live Sebentar Lagi di Sini!
Timnas
Hadapi Duel Penentu Kontra Bangladesh, Skuad Timnas Indonesia Solid di Belakang John Herdman
Rizky Ridho memastikan pemain Timnas Indonesia siap secara mental menghadapi Bangladesh. Skuad Garuda wajib menang demi menjaga peluang ke final.
Rizqi Ariandi - Kamis, 01 Oktober 2026
Hadapi Duel Penentu Kontra Bangladesh, Skuad Timnas Indonesia Solid di Belakang John Herdman
Timnas
Link Streaming Timnas Indonesia vs Bangladesh: Laga Penentuan Gratis di Youtube!
Timnas Indonesia vs Bangladesh, matchday 3 Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10), pukul 19.30 WIB, Live Vidio, Indosiar, SCTV, dan Youtube Rans Entertainment.
Rizqi Ariandi - Kamis, 01 Oktober 2026
Link Streaming Timnas Indonesia vs Bangladesh: Laga Penentuan Gratis di Youtube!
Timnas
Timnas Indonesia Diperkuat Pemain Top Liga Eropa, Bek Bangladesh dari Sheffield United Merasa Diuji
Hamza Choudhury menyoroti kekuatan Timnas Indonesia yang diperkuat banyak pemain dari klub-klub Eropa jelang duel di FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Kamis, 01 Oktober 2026
Timnas Indonesia Diperkuat Pemain Top Liga Eropa, Bek Bangladesh dari Sheffield United Merasa Diuji
Berita
67 Profesional Berebut Posisi Direktur Pengelola Aset dan Usaha Keolahragaan LPUK Kemenpora
Sebanyak 67 profesional mendaftar seleksi Direktur Pengelola Aset dan Usaha Keolahragaan LPUK Kemenpora. Sembilan di antaranya merupakan direktur perusahaan.
Rizqi Ariandi - Kamis, 01 Oktober 2026
67 Profesional Berebut Posisi Direktur Pengelola Aset dan Usaha Keolahragaan LPUK Kemenpora
Timnas
Tak Mau Terbebani Skenario Final, Rizky Ridho: Timnas Indonesia Fokus Tim Sendiri
Rizky Ridho memilih Timnas Indonesia fokus pada pertandingan melawan Bangladesh dan tidak terbebani skenario kelolosan ke final.
Rizqi Ariandi - Kamis, 01 Oktober 2026
Tak Mau Terbebani Skenario Final, Rizky Ridho: Timnas Indonesia Fokus Tim Sendiri
Bagikan