Bosan Sudah Raih Sukses Besar di Real Madrid, Alasan Raphael Varane Pindah ke Manchester United

Raphael Varane sudah meraih sukses bersama Real Madrid dan pindah ke Manchester United untuk mencari tantangan baru.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 27 Maret 2025
Bosan Sudah Raih Sukses Besar di Real Madrid, Alasan Raphael Varane Pindah ke Manchester United
Raphel Varane (x/raphaelvarane)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Belum sempat bermain untuk klub promosi Serie A, Como, Raphael Varane memutuskan pensiun karena riwayat cedera. Pensiun pada umur 31 tahun, bek berpaspor Prancis meninggalkan sepak bola tanpa penyesalan karena sukses besar yang diraihnya di Eropa.

Keputusan pindah ke Real Madrid pada 2011 dari Lens menjadi tepat. 10 tahun memperkuat Los Merengues, Varane meraih tiga titel LaLiga, empat Liga Champions, satu Copa del Rey, tiga Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa, dan empat Piala Dunia Antarklub.

Di tengah periode tersebut, Varane mencapai puncak dunia kala memenangi Piala Dunia 2018 bersama timnas Prancis dan pada 2021 juara UEFA Nations League.

Baca Juga:

Dean Huijsen Dikaitkan dengan Real Madrid, Juventus Bisa Kecipratan Untung

Real Madrid Ogah Berikan Gaji Setinggi Langit untuk Trent Alexander-Arnold

Demi Jarrad Branthwaite, Manchester United Rela Depak Harry Maguire

Pada usia 28 tahun ketika Varane masih dalam kondisi prima, ia memutuskan pergi dari Madrid pada 2021 dan menerima pinangan Manchester United yang saat itu dilatih Ole Gunnar Solskjaer.

Alasan Varane Gabung Man United

Raphael
Raphael Varane (@charlotteharpur)

Pindah dari Madrid ke Man United yang kesulitan mencari jati diri pasca ditinggal pensiun Sir Alex Ferguson, keputusan Varane dipertanyakan. Pada podcast The Bridge, Varane menjelaskan mengapa ia pindah ke Man United, salah satunya karena ia sudah meraih segalanya kala membela Madrid.

"Prosesnya panjang. Tidak seperti Anda bangun pagi-pagi dan berkata ingin pergi. Tahun 2018, saya memenangkan segalanya; bahkan, kami dengan cepat merayakan Liga Champions keempat kami. Itu seperti hal yang biasa, langkah selanjutnya adalah memenangkan Liga Champions dan memikirkan yang berikutnya," terang Varane.

"Kemudian saya memenangkan Piala Dunia dan saya berkata pada diri sendiri, saya telah melakukan segalanya. Ada saatnya dalam hidup saya di mana saya merestrukturisasi diri, meninjau beberapa hal terkait manajemen karier saya, dan berkata pada diri sendiri, saya harus terus merasakan emosi, saya butuh sesuatu yang berbeda."

"Madrid tak terlukiskan, luar biasa, tetapi saya sudah mengalaminya. Dan saya berkata pada diri sendiri, saya ingin mengalami sesuatu yang lain."

"Bagi saya, Inggris, dan khususnya Manchester, adalah tempat Anda merasakan gairah untuk sepak bola, Anda merasakannya, Anda menjalaninya setiap hari. Sekarang setelah beberapa waktu berlalu, saya tidak menyesal karena itu adalah pengalaman yang luar biasa," urai Varane.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Raphael varane Madrid Real Madrid Manchester United

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Spanyol
Real Madrid Sudah Lakukan Pemeriksaan, Kapan Kylian Mbappe Bisa Kembali Tampil?
Kylian Mbappe mengalami cedera lutut saat membela Prancis. Simak diagnosis, perkiraan waktu pemulihan, dan peluang tampil bersama Real Madrid.
Johan Kristiandi - Minggu, 27 September 2026
Real Madrid Sudah Lakukan Pemeriksaan, Kapan Kylian Mbappe Bisa Kembali Tampil?
Spanyol
Satu Pesan Jose Mourinho untuk Skuad Real Madrid: Jangan Khianati Saya
Jose Mourinho kembali melatih Real Madrid setelah 13 tahun. The Special One memberi pesan tegas kepada skuad: jangan khianati saya.
Arief Hadi - Sabtu, 26 September 2026
Satu Pesan Jose Mourinho untuk Skuad Real Madrid: Jangan Khianati Saya
Spanyol
Carlo Ancelotti Sindir Real Madrid soal Waktu Bermain Endrick
Carlo Ancelotti mengkritik minimnya menit bermain Endrick di Real Madrid. Roma dan AC Milan dikabarkan siap meminjam sang penyerang pada Januari.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Carlo Ancelotti Sindir Real Madrid soal Waktu Bermain Endrick
Inggris
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Eric Cantona mengkritik pandangan Sir Jim Ratcliffe soal imigrasi. Legenda Man United itu menilai sepak bola dibangun dari berbagai gelombang imigrasi.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Inggris
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Dulu Barcelona diejek karena menjual rumput Camp Nou, kini Manchester United melakukan hal serupa dengan potongan rumput Old Trafford.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Spanyol
Dilepas Real Madrid, Kapten Timnas Austria Merapat ke Udinese
David Alaba segera merapat ke Udinese dengan status bebas transfer setelah dilepas Real Madrid. Kesepakatan verbal sudah tercapai.
Arief Hadi - Rabu, 23 September 2026
Dilepas Real Madrid, Kapten Timnas Austria Merapat ke Udinese
Inggris
Rumor Gabung Manchester United Tidak Penting untuk Full-back Newcastle United
Rumor Manchester United tidak memengaruhi Lewis Hall. Full-back Newcastle itu memilih bertahan dan meneken kontrak baru hingga 2031.
Arief Hadi - Rabu, 23 September 2026
Rumor Gabung Manchester United Tidak Penting untuk Full-back Newcastle United
Inggris
Kursi Manajer Manchester United Semakin Panas, Antonio Conte dan Julian Nagelsmann Jadi Kandidat
Manchester United mulai dikaitkan dengan Antonio Conte dan Julian Nagelsmann setelah Michael Carrick meraih hasil buruk. Siapa calon penggantinya?
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Kursi Manajer Manchester United Semakin Panas, Antonio Conte dan Julian Nagelsmann Jadi Kandidat
Spanyol
Bukan Hanya Cristiano Ronaldo, Kylian Mbappe Ingin Makan Malam dengan Sosok Ini
Kylian Mbappe mengungkap sosok yang ingin diajak makan malam. Selain Cristiano Ronaldo, ada legenda basket Michael Jordan hingga nama terkenal lainnya.
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Bukan Hanya Cristiano Ronaldo, Kylian Mbappe Ingin Makan Malam dengan Sosok Ini
Spanyol
Silat Lidah Madrid dan LaLiga Semakin Meruncing, Sebut Ada Teori Konspirasi Mengatur Barcelona Juara
Konflik Real Madrid dan LaLiga semakin panas. Javier Tebas menyinggung narasi konspirasi, Madrid pun membalas dengan pernyataan keras.
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Silat Lidah Madrid dan LaLiga Semakin Meruncing, Sebut Ada Teori Konspirasi Mengatur Barcelona Juara
Bagikan