BolaSkor.com - Kontingen Indonesia menorehkan prestasi gemilang di ajang Asian Para Games 2026. Target awal yang dipatok sebanyak tujuh medali emas resmi terlampaui saat ajang multievent tersebut baru memasuki hari keempat.
Kepastian ini dipastikan setelah cabang olahraga (cabor) boccia secara luar biasa memborong tiga medali emas sekaligus di Nagoya General Gymnasium, Nagoya, Jepang, Rabu (21/10).
Baca Juga:
Indonesia Berkekuatan 103 Atlet di Asian Para Games 2026, Adaptasi Situasi Nagoya Jadi Kunci
Tambahan manis tersebut mendongkrak total perolehan kontingen Merah Putih menjadi delapan medali emas, sekaligus melewati target yang dicanangkan sebelum keberangkatan.
Aksi Dramatis Wakil Merah-Putih
Tiga medali emas dari cabor boccia dipersembahkan oleh para atlet andalan melalui perjuangan yang sengit dan menegangkan. Dua medali emas pertama disumbangkan dari sektor putri. Gischa Zayana yang turun di nomor Women’s Individual BC2 sukses mengatasi perlawanan wakil Hong Kong, Yeung Hiu Lam, lewat kemenangan tipis 6-5.
Baca Juga:
Kholidin, Pemanah Para Indonesia yang Memanah Pakai Gigi, Bersiap Menuju Asian Para Games 2026
Menyusul kesuksesan tersebut, Handayani yang tampil di nomor Women’s Individual BC1 turut mengamankan podium tertinggi usai membungkam wakil Malaysia, Melissa Angeline, dengan skor 5-4.
Dominasi Indonesia ditutup sempurna oleh Felix Ardi Yudha di nomor Men’s Individual BC2. Tampil solid menghadapi wakil Thailand, Phakphum Linchum, Felix mengunci kemenangan dengan skor akhir 5-3.
Apresiasi Menpora Erick Thohir: Pembinaan Berbuah Manis
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir yang hadir langsung menyaksikan pertandingan sekaligus memberikan dukungan moral, menyambut gembira capaian bersejarah ini.
"Alhamdulillah, target tujuh emas berhasil terlampaui. Selamat untuk Gischa, Handayani, dan Felix yang berhasil mempersembahkan tiga emas sekaligus dari boccia, sehingga total kita sukses meraih delapan emas," ungkap Menpora Erick.
Erick menilai, keberhasilan ini tidak terlepas dari konsistensi pembinaan jangka panjang. Sebelumnya, skuad boccia Indonesia juga sukses keluar sebagai juara umum di ajang World Boccia Championship 2026 di Seoul, Korea Selatan, September lalu.
Baca Juga:
Menpora Erick Thohir Dorong Daerah Garap Potensi Industri Olahraga dan Sport Tourism
Meski target utama telah terlampaui, Menpora mengingatkan para atlet dan ofisial untuk tidak cepat berpuas diri. Perjuangan kontingen Indonesia belum usai karena masih ada sejumlah nomor pertandingan yang berpotensi menambah pundi-pundi medali bagi Merah Putih.
"Kita tidak boleh berhenti di sini. Masih ada atlet-atlet kita yang berjuang dan memiliki peluang untuk menambah emas. Mari terus doakan dan dukung agar mereka bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia," pungkasnya.