Indonesia Berkekuatan 103 Atlet di Asian Para Games 2026, Adaptasi Situasi Nagoya Jadi Kunci

Indonesia mengirim 103 atlet dari 12 cabang olahraga ke Asian Para Games 2026 di Nagoya. Adaptasi lingkungan menjadi fokus sebelum bertanding.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 14 Oktober 2026
Indonesia Berkekuatan 103 Atlet di Asian Para Games 2026, Adaptasi Situasi Nagoya Jadi Kunci
Atlet-atlet Asian Para Games 2026 (Foto: NPC Indonesia)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Bolaskor.com - Kontingen Indonesia yang berkekuatan 103 atlet untuk merebut prestasi dalam ajang Asian Para Games 2026 sudah tiba di Bandar Udara Internasional Chubu Centrair, Nagoya, Jepang, Selasa (13/10) pukul 15.00 waktu setempat.

Rombongan datang dalam kondisi bugar, karena perjalanan dalam durasi waktu 7 jam 20 menit ditempuh menggunakan pesawat carter dari maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA8200.

103 atlet tersebut berasal dari 12 cabang olahraga (cabor) yang diikutsertakan dalam ajang ini.

Baca Juga:

Kholidin, Pemanah Para Indonesia yang Memanah Pakai Gigi, Bersiap Menuju Asian Para Games 2026

Terbagi atas para atletik sebanyak 25 atlet, para bulu tangkis 15 atlet, para renang 12 atlet, para angkat berat 10 atlet, para tenis meja 9 atlet, para panahan 7 atlet, para judo 7 atlet , boccia 5 atlet, para balap sepeda 5 atlet, para menembak 3 atlet, anggar kursi roda 3 atlet serta para taekwondo 2 atlet.

Berdasarkan jadwal yang diterima kontingen Indonesia, dua cabor akan dipertandingkan sebelum upacara pembukaan, yakni para bulu tangkis dan para tenis meja.

Kedua cabor tersebut akan memulai babak kualifikasi pada hari Jumat (16/10).

Fokus Utama Atlet: Adaptasi Lingkungan

Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia, Reda Manthovani (Foto: Komite Paralimpiade Indonesia)

Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia, Reda Manthovani, menjelaskan bahwa setibanya di Nagoya, fokus utama para atlet adalah adaptasi lingkungan.

Mereka masih memiliki waktu cukup mengenal lingkungan sebelum memulai pertandingan pada 15 Oktober.

"Sampai di Nagoya, itu kesempatan bagi mereka untuk menyesuaikan diri dengan tempat karena pertandingan bukan hari ini, tapi mungkin baru mulai nanti di tanggal 16," ujar Reda saat diwawancarai.

Guna menunjang performa atlet di lapangan tim pihaknya telah melakukan survey ke sejumlah lokasi jauh sebelum Asian Para Games 2026 digelar.

Baca Juga:

Hore! Bonus ASEAN Para Games 2025 Cair, Ini Rinciannya

"CDM sudah survei duluan beberapa bulan yang lalu untuk memastikan tempat-tempat yang menjadi posko kita, menjadi sentral headquarter kita, dan juga kita menandai hotel-hotel yang akan menjadi tempat istirahatnya para atlet, sehingga antara tempatnya para tim pendukung atau CDM dengan para atlet tidak berjauhan," beber Reda.

Dalam ajang kali ini, kontingen Indonesia mengerahkan total 210 personel yang terdiri dari 103 atlet dan 107 ofisial atau pendamping.

"Nah, ini karena banyaknya atlet, banyaknya juga tim pendukung, tantangannya itu ya ada miskomunikasi atau miskoordinasi."

"Contohnya dalam, ya masalah-masalah teknis yang detail-detail lah, dalam koper itu enggak boleh ada power bank, tapi ternyata masih ada power bank."

"Jadi, akhirnya diulang lagi, dibuka lagi, ya mis-miskomunikasi kecil-kecilan," katanya.

"Tetapi Alhamdulillah semuanya sudah kita bereskan. Ada hal-hal kecil, tapi bisa segera diatasi karena ada bantuan dari general manajer kita di sini, InJourney di Kota Solo ini, Alhamdulillah semuanya berjalan lancar," imbuhnya.

Optimisme Para Bulu Tangkis

Sementara itu, koordinator tim pelatih para bulu tangkis Indonesia, Jarot Hernowo, mengungkapkan kesiapan para atlet menuju pertandingan pertama hari Jumat (16/10).

Pasangan Leani Ratri Oktila/Hikmat Ramdani menjadi andalan untuk menguasai nomor ganda campuran klasifikasi SL3-SU5.

Namun demikian, Jarot optimistis sumbangan medali juga akan muncul dari nomor-nomor lain.

Baca Juga:

Usai Juara FIFA ASEAN Cup, Emil Audero Bermimpi ke Piala Dunia dengan Indonesia

"Artinya dari seluruh nomor ini kami punya chance untuk masuk ke kuarter final, kemudian nanti ada semifinal dan Insya Allah kami tetap dari berbagai nomor ini kami ke ke ke babak final," ujar Jarot.

Optimisme juga diungkapkan, Hikmat Ramdani. Medali emas adalah target yang ia bidik untuk mengamankan satu tiket di Paralimpiade Los Angeles Amerika Serikat 2028 mendatang.

"Persiapan satu tahun. Soalnya dari Paris, sampai nanti mungkin LA, cari poin cari poin. Setelah ini kan Malaysia, lanjut lagi cari poin untuk Paralympic. Kemarin sempat rangking kesepuluh, terus kami berangkat-berangkat, jadi mix sudah peringkat satu lagi," kata Hikmat. (Laporan kontributor Putra Wijaya)

Asian Para Games Bulu Tangkis Breaking News

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lainnya
Indonesia Berkekuatan 103 Atlet di Asian Para Games 2026, Adaptasi Situasi Nagoya Jadi Kunci
Indonesia mengirim 103 atlet dari 12 cabang olahraga ke Asian Para Games 2026 di Nagoya. Adaptasi lingkungan menjadi fokus sebelum bertanding.
Arief Hadi - Rabu, 14 Oktober 2026
Indonesia Berkekuatan 103 Atlet di Asian Para Games 2026, Adaptasi Situasi Nagoya Jadi Kunci
Klasemen
Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 Usai Persib Menang
Persib Bandung kokoh di puncak klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 setelah menang 1-0 atas The Cong Viettel.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Klasemen Grup E AFC Champions League Two 2026/2027 Usai Persib Menang
Liga Indonesia
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel, Live di Sini!
Persib Bandung vs The Cong Viettel, matchday 2 Grup E ACL Two 2026/2027, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (14/10), pukul 19.15 WIB, Live Vision+
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Persib vs The Cong Viettel, Live di Sini!
Liga Indonesia
Eks Ketum The Jakmania Bantah Video Suporter Bawa Stik Baseball Berkaitan dengan Penyerangan Bus Persib
Mantan Ketum The Jakmania memastikan video suporter Persija membawa stik baseball bukan di Batang. Ia meminta publik tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Eks Ketum The Jakmania Bantah Video Suporter Bawa Stik Baseball Berkaitan dengan Penyerangan Bus Persib
Timnas
PSSI Siapkan Opsi Lawan Baru untuk Timnas Indonesia Setelah Timur Tengah Memanas
PSSI membuka opsi mencari lawan alternatif untuk Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2026 jika situasi keamanan di Timur Tengah tidak kondusif.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
PSSI Siapkan Opsi Lawan Baru untuk Timnas Indonesia Setelah Timur Tengah Memanas
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce, Live di Sini!
Aston Villa vs Fenerbahce di Liga Champions 2026/2027 live Kamis, 15 Oktober pukul 02.00 WIB. Cek link streaming, prediksi skor, starting XI, dan rekor head to head kedua tim di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce, Live di Sini!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming AS Roma vs Real Madrid, Live Gratis di SCTV!
AS Roma vs Real Madrid live di SCTV dan Vidio pada 15 Oktober 2026 pukul 02.00 WIB. Cek jadwal, prediksi susunan pemain, dan link streaming Liga Champions di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming AS Roma vs Real Madrid, Live Gratis di SCTV!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Feyenoord vs Como, Live di Sini!
Link streaming Feyenoord vs Como di Liga Champions 2026/2027 malam ini pukul 23.45 WIB. Cek jadwal pertandingan, prediksi starting XI, head to head, dan cara menonton di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Feyenoord vs Como, Live di Sini!
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce: The Villans Belum Pernah Tumbang
Prediksi Aston Villa vs Fenerbahce di Liga Champions 2026/2027, Kamis 15 Oktober pukul 02.00 WIB. Simak prediksi skor, starting XI, head to head, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce: The Villans Belum Pernah Tumbang
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Feyenoord vs Como: Kondisi I Lariani Tidak Ideal
Prediksi Feyenoord vs Como di Liga Champions 2026/2027. Simak prediksi skor, starting XI, head to head, jadwal, dan link live streaming.
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Feyenoord vs Como: Kondisi I Lariani Tidak Ideal
Bagikan