Bolaskor.com - Persis Solo berharap bisa menghentikan "kesialan" ketika bermain di Stadion Manahan Solo. Tiga poin menjadi harga mati yang harus diraih saat menjamu Madura United, Jumat (13/2) sore.
Rekor kandang Persis Solo sepanjang kompetisi musim ini berjalan sangat buruk. Dari sembilan laga kandang yang telah dimainkan, Persis Solo belum pernah menang. Juara Liga 2 2021 ini mencatatkan dua hasil seri dan menelan tujuh kekalahan.
Dua kemenangan justru didapat saat Persis Solo melakoni laga tandang di markas Madura United dan Semen Padang. Persis Solo juga bisa menahan tuan rumah Bali United dan PSIM Jogja.
Namun kini, Laskar Sambernyawa menjadi tim yang berbeda saat kompetisi menyisakan 14 pertandingan. Total ada 11 pemain asing dan 6 pemain lokal baru yang telah didatangkan pada jendela transfer tengah musim.
Dejan Tumbas, Abu Kamara dan Bruno Gomes menjadi sosok yang baru saja diperkenalkan. Ketiganya sangat penting karena selama ini Persis Solo cukup bermasalah di sektor penyerangan. Ada peluang bagi mereka untuk melakoni debut kontra Madura United.
Baca Juga:
Persebaya Luncurkan Jersey Bertema Imlek, Dipakai untuk Super League 2025/2026
PSSI Tidak Terlibat dalam Eksodus Pemain Diaspora ke Super League
View this post on Instagram
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mengatakan perubahan besar yang dilakukan timnya tak bisa dihindari setelah evaluasi dilakukan sepanjang putaran pertama. Para pemain baru sejauh ini bekerja sesuai jalur yang diinginkan tim pelatih.
"Kita tahu harus melakukan perubahan karena kemarin kita sudah melakukan adaptasi tetapi kita tidak menang, kita tidak cetak gol, atmosfer pemain tidak bagus dan antarpemain juga tidak click. Kita terlalu lama ada di zona nyaman," kata Mimomir Seslija, Kamis (12/2).
"Saya bangga dengan para pemain baru ini. Pemain-pemain yang datang dari Eropa perlu waktu untuk beradaptasi dengan makanan, pola tidur, perbedaan waktu. Meski begitu, mereka siap untuk bermain. Mereka tidak menyerah. Makanya saya apresiasi mereka yang baru datang," imbuhnya.