Belajar dari Kegagalan, Guardiola Akhirnya Bekuk Tuchel
BolaSkor.com - Manchester City tampil gemilang saat membekuk Chelsea 0-1 di Stamford Bridge pada lanjutan Premier League, Sabtu (25/9) WIB. Akhirnya Pep Guardiola mampu mengalahkan Thomas Tuchel yang dalam tiga pertemuan terakhir mengalahkannya.
Tampaknya, masih ada pelajaran yang diambil oleh Tuchel dari sang mentor Pep Guardiola. Pelajarannya yaitu kegagalan bisa menjadi modal berharga di kemudian hari.
Dalam tiga pertemuan terakhir, Tuchel berhasil mengalahkan Guardiola. Tak heran jika Tuchel disebut punya kunci mengatasi City asuhan Guardiola.
Baca juga:
Chelsea 0-1 Manchester City: The Blues Tak Berkutik di Kandang Sendiri
4 Alasan Chelsea dan Manchester City Pantas Mendapatkan Label Kandidat Juara

Bahkan pada final Liga Champions, Guardiola mengubah total taktik yang selama ini dipakainya. Ya, pada final Liga Champions, City bisa dikatakan berganti wajah. Semua dilakukan Guardiola demi meladeni Tuchel.
Kini, Guardiola kembali menghadapi lawan yang dianggap memiliki 'formula" anti-City. Apalagi sang lawan kini lebih membahayakan karena sudah memiliki mesin gol produktif dalam diri Romelu Lukaku.
Lalu apa yang dilakukan Guardiola? Apakah dia akan kembali mencari taktik baru untuk merespons? Jawabannya, City kembali ke dasar. Mereka kembali menjadikan penguasaan bola sebagai senjata utama.
Sejak menit pertama, pasukan Guardiola langsung mengontrol ritme permainan, memaksa para pemain Chelsea menunggu di area pertahanan mereka sendiri. Sedangkan trio City, Jack Grealish, Gabriel Jesus, dan Phil Foden aktif di area pertahanan Chelsea, bergantian berperan sebagai false nine.
Seperti laga-laga sebelumnya, Chelsea menugaskan N'Golo Kante untuk mengawal Kevin De Bruyne. Namun, seperti yang sudah menjadi pakem permainan City, jika ini terjadi, maka kedua bek sayap menjadi motor serangan. Dan ini yang terjadi.
Dalam laga ini, ada satu langkah brilian yang dilakukan Guardiola. Yaitu dengan menempatkan Bernardo Silva sebagai deep-lying midfielder. Di posisi ini, Silva dan Rodri mendikte tempo permainan.
Singkat cerita, City mendominasi lini tengah. Dominasi yang memaksa Chelsea memainkan bola-bola panjang dan membuat Lukaku terisolasi di depan. Alhasil tak satu pun tembakan mampu dilepaskan Chelsea.
Kemenangan Manchester City di kandang Chelsea bisa menjadi salah satu bukti dari kepiawaian Guardiola. Selain itu, teori yang menyebut Tuchel sudah memiliki kunci meredam Guardiola tampaknya sudah dipatahkan.
Yusuf Abdillah
9.931
Berita Terkait
Superkomputer Prediksi Hasil Inter Milan vs Napoli: Kemenangan Nerazzurri Lebih dari 50 Persen
Jadwal Siaran Langsung Persib Bandung vs Persija Jakarta di Super League 2025/2026, 11 Januari 2026
Ditahan Imbang Bekasi City, Garudayaksa FC Siap Bangkit dari Panceklik Kemenangan dengan Pemain Baru
Prediksi Hasil Fiorentina vs AC Milan Versi Superkomputer: Persentase Rossoneri Kurang Meyakinkan
Nasib Xabi Alonso Andai Real Madrid Kalah Lawan Barcelona di Final Piala Super Spanyol
Prediksi Persib Bandung vs Persija Jakarta 11 Januari 2026, Merebutkan Takhta Juara Paruh Musim
Prediksi dan Statistik Inter Milan vs Napoli: Panas di Papan Atas
Prediksi dan Statistik Fiorentina vs AC Milan: Rossoneri Rawan Tergelincir
Prediksi dan Statistik Real Madrid vs Barcelona: Kental Aroma Balas Dendam
Hasil Piala FA: Debut Liam Rosenior Berakhir Manis, Chelsea Menang Telak Kontra Charlton